Badan Narkotika Nasional Kota Tangerang Selatan (BNNK Tangsel) menggelar peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Kawasan Tandon Ciater, Serpong, Minggu, 1 Juli 2018.
Kepala BNNK Tangsel, AKBP Stince Djonso dalam sesi peringatan HANI dihadapan masyarakat yang melaksanakan senam bersama sekitar 100 orang menyampaikan bahwa hidup sehat harus diupayakan dan terus dijaga. Selain itu masyarakat diminta agar memerangi narkoba karena dampaknya merusak sendi-sendi kehidupan serta masa depan menjadi suram sehingga perlu dilawan dan dijauhi.
“Kegiatan ini sengaja digelar pada awal setelah libur Lebaran 2018 karena adanya kemungkinan pertambahan jumlah pendatang baru yang masuk ke wilayah Kota Tangsel belum banyak terpapar informasi tentang dampak dan bahaya Narkoba,” kata Stince Djonso yang mengantikan AKBP Heri Istu yang kini bertugas di BNN Pusat.
Selain itu, kata Stince, Kota Tangsel merupakan daerah berkembang penyangga Ibu kota negara yang secara tidak langsung banyak terdapat tempat-tempat hiburan di dalamnya. Lebih dari itu dalam sekala besar melihat kondisi Indonesia di mana merupakan berada dalam segitiga emas perdagangan methamphetamine atau sabu dan sekarang ini trendnya perdagangan melalui transaksi online.
“Pesan narkoba melalui internet dan pesannya keluar negeri lalu dikirim ke Indonesia sekarang ini lagi trend. Untuk itu kita terus mengawasi dengan ketat peredaran gelap via online tersebut”, tambah Stince.
Sekali lagi dirinya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mendukung dan melaporkan segala bentuk peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba yang ada di lingkungan.Upaya pelaporan bagian dari melindungi diri sendiri dan keluarga serta para tetangga. Kepedulian sesama sangat diharapkan agar tidak ada celah potensi penjualan narkoba.
“Setelah acara pra HANI ini, akan ada acara Pasca HANI yaitu Tangsel Youth Festival dengan sasaran generasi muda yang ada di Tangsel,” imbuhnya.
Sedangkan untuk acara puncak peringatan HANI, bakal di peringati bersama dengan BNN pusat yang akan diselenggarakan bertempat di Lido Bogor Jawa Barat pada 12 Juli mendatang. Acara rencananya juga akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
“Setiap tahun peringatan HANI dilakukan secara terpusat tahun ini pun sama. Peringatan bagian dari kesadaran kita bersama bahwa pentingya berkampanye tentang bahaya narkoba itu pesan yang kami sampaikan kepada masyarakat,” tuturnya.
Dalam sosialisasi itu, turut dikenalkan berbagai jenis narkoba dan bahaya serta dampak jika dikonsumsi. Jumlah narkoba kian bertambah, ini menjadi pekerjaan rumah bersama baik pemerintah dan masyarakat bersama-sama bentengi narkoba. (rls/fid)
Banten1 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Sport6 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional6 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional6 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional6 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Techno2 minggu ago3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik
Nasional6 hari agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoJersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”













