TANGERANG – Dalam era baru ini, perubahan terus terjadi. Untuk bisa megejar dan beradaptasi dengan perubahan itu, hendaknya Badan Usaha Milik Negara terus berinovasi dan melakukan efisiensi. Penegasan itu disampaikan Deputi II Kepala Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho dalam malam puncak ‘Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) Award 2018’ di Indonesia Convention Centre, Serpong, Tangerang, Jum’at, 6 April 2018.
Yanuar Nugroho menyampaikan tantangan yang valid pada Indonesia saat ini, yaitu adanya ketimpangan pemerataan pembangunan. Menurut Impian Presiden 2015 – 2085, ada empat hal pokok yang perlu diperhatikan khusus saat yaitu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi, sumber daya manusia dan aparatur yang unggul (bebas korupsi), dukungan inovasi, serta daya saing dan pengaruh di kancah internasional.
Yanuar menekankan, saat ini terjadi perkembangan jaman yang cukup drastis, di mana lebih banyak orang yang menggunakan informasi teknologi. “Artinya cara orang bekerja dan berinteraksi dalam keseharian tidak lepas dari gadget dan internet. Inilah yang menjadi indikasi adanya revolusi keempat,” urainya.
Tantangan lain dunia industri saat ini yakni adanya revolusi mekanisasi, di mana produksi menjadi lebih berbasis robot dan komputer. “Jutaan pekerjaan berkurang digantikan mesin dan artificial intelligence atau kecerdasan buatan,” jelasnya.
Untuk itu, upaya yang wajib segera dipunyai setiap BUMN adalah menyusun rencana strategis yang memfokuskan pada empat hal yaitu mencari sumber pendapatan baru, memaksimalkan efisiensi, mendorong produktivitas, dan mengembangkan inovasi perbaikan sistem serta inovasi pengembangan usaha.
Sebagai penutup, Yanuar Nugroho menyampaikan bahwa BUMN sebagai salah satu ujung tombak pembangunan dan penggerak motor ekonomi harus mampu beradaptasi dan menyesuaikan perkembangan jaman.
“Salah satu contoh dampak konkret yang telah dilakukan PT RNI adalah masalah distribusi pangan dan gula yang terbukti telah menurunkan disparitas harga di Indonesia timur. Hal seperti ini perlu tetap dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah,” harapnya.
RNI Award
RNI Award bertujuan memberikan penghargaan kepada seluruh lapisan pegawai di PT RNI dan anak perusahaannya. Dalam acara itu hadir beberapa perwakilan dari BUMN, Kantor Staf Presiden, Perwakilan Kementerian BUMN, Komisaris dan pada direktur dari PT RNI dan anak perusahaannya.
Tema dari RNI Award 2018 yakni ‘RNI Go Global’. Direktur utama PT. RNI Bernadus Didik Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai di jajarannya yang telah mampu terus bersaing memperbaiki kualitas hingga RNI dapat bangkit kembali.
“Saat ini PT RNI memiliki laba bersih 353 Milyat dan aset seniai 11 Triliun. PT RNI sedang mengembangkan usaha ke luar negeri, antara lain Korea Selatan, Myanmar dan Thailand,” ungkap Didik.
Pada kesempatan itu, PT. RNI memberikan penghargaan kepada anak perusahaan yang berperstrasi dalam beberapa kategori antara lain: Operational terbaik, Manufacturing terbaik, Financial Performance terbaik, Eksebisi Karya Inovasi terbaik dan CEO terbaik. (rls/fid)
Bisnis4 hari agoBRI Life Gelar “The Board’s Charity Engagement”
Bisnis5 hari agoManfaat Utama Promo Ramadhan di Blibli
Hukum4 hari agoLewat Apel Siaga Kamtibmas, Polres Tangsel Gaungkan “Jaga Warga – Jaga Tangsel”
Bisnis6 hari agoInterSystems Sabet Empat Penghargaan Global Best in KLAS 2026 untuk Asia, Oseania, dan Eropa
Nasional4 hari agoSelama Ramadan, AQUVIVA Hadirkan Sejuknya Air Mineral ke 321 Masjid di Indonesia
Pemerintahan4 hari agoSafari Ramadan 1447 H, Benyamin Davnie Salurkan Total Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot hingga Guru Ngaji
Hukum4 hari agoPolres Tangsel Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Etomidate
Bisnis5 hari agoMie Porang Dietmeal Viral, Inovasi Rendah Kalori yang Tembus Pasar Ekspor Qatar












