Connect with us

Lifestyle

Cacar Api pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mencegah

Cacar api atau herpes-zoster adalah penyakit kulit akibat virus varicella zoster (virus penyebab cacar air), yang kembali aktif menginfeksi tubuh. Pada umumnya, penyakit ini baru dapat dialami setelah berpuluh-puluh tahun sembuh dari cacar air. Itu kenapa sebagian besar penderitanya berusia di atas 60 tahun. Jika begitu, bisakah cacar api terjadi pada anak-anak atau bahkan bayi?

Penyebab cacar api pada anak dan bayi

Penyebab cacar api pada anak dan bayi

Jika sebagian besar (90 persen) penderita cacar air merupakan anak-anak, cacar api termasuk penyakit yang langka terjadi pada anak-anak.

Pasca sembuh dari cacar air, virus varicella-zoster (VZV) tidak hilang melainkan menetap di antara sel-sel saraf kulit tanpa aktif bereplikasi (dorman). Namun ketika virus penyebab cacar air ini kembali memperbanyak diri, ia tidak secara tiba-tiba bangun dari tidur panjangnya begitu saja.

Advertisement

Mekanisme re-aktivasi virus VZV memang belum diketahui secara jelas dan mendetail, tapi kondisi sistem imun yang lemah ikut berperan memicu virus yang semula dorman kembali bereplikasi.

Oleh karena itu, baik orang lanjut usia yang mengalami defisiensi imun maupun orang dengan gangguan imunitas (immunocompromised) sangat berisiko terkena penyakit ini setelah terinfeksi cacar air.

Meskipun cacar api merupakan penyakit yang kerap menyerang manula, tapi kini kasus cacar api pada anak terus bertambah. Dalam penelitian tahun 2015 berjudul Herpes Zoster in Children, mencatat rata-rata terdapat 110 kasus cacar api dari 100.000 anak.

Kondisi gangguan imunitas merupakan pemicu utama dari re-aktivasi virus VZV pada anak-anak. Gangguan imunitas dapat disebabkan oleh penyakit yang menyerang sistem imun, seperti autoimun, HIV, dan kanker, atau menjalani pengobatan yang juga melemahkan daya tahan tubuh.

Advertisement

Peluang terjadinya cacar api pada anak bisa lebih besar jika anak pernah terinfeksi VZV saat berusia di bawah satu tahun atau ketika bayi masih di dalam kandungan. Kendati demikian, beberapa kasus cacar api dapat terjadi pada anak yang imunokompeten atau memiliki imunitas yang abnormal.

Gejala cacar api pada anak

Gejala cacar api pada anak dan bayi

Gejala cacar api pada anak dan bayi

Berdasarkan studi pengamatan dalam  Open Journal of Pediatrics tahun 2015, gejala cacar api yang dialami anak-anak umumnya lebih ringan dibandingkan dengan orang berusia lanjut.

Anak-anak tidak terlalu berisiko mengalami komplikasi nyeri syaraf post-herpetic neuralgia (PHN) sebagaimana orang berusia di atas 60 tahun.

Setiap jenis cacar umumnya menunjukkan gejala bintik-bintik ruam kemerahan. Namun, cacar api memiliki gejala awal yang khas berupa rasa nyeri dan sensasi terbakar pada kulit. Setelah ruam muncul, rasa nyeri ini bisa berkurang atau bahkan bertambah parah.

Advertisement

Pola penyebaran ruam cacar api juga berbeda dengan gejala cacar air. Ruam cacar api akan muncul berdekatan membentuk pola melingkar, mengelilingi bagian tubuh tertentu.

Dalam kebanyakan kasus ruam hanya muncul pada salah satu sisi tubuh saja, pola ruam yang melingkar juga tidak pernah melewati tubuh bagian tengah. Pada anak-anak ruam biasanya muncul pada pinggang bagian belakang atau pangkal paha.

Dalam waktu 7-10 hari, ruam merah ini akan berubah menjadi vesikel atau lenting (kulit melepuh dan terisi cairan) untuk selanjutnya mengempis menjadi pustula.

Pustula akan mengering dan mengelupas dari kulit dengan sendirinya dalam waktu 2-4 minggu. Selain ruam, gejala cacar api pada anak seperti demam, kelelahan, dan sakit kepala juga kerap ditunjukkan.

Advertisement

Cara mengatasi cacar api pada anak-anak

Dokter mengobati cacar api

Dokter mengobati cacar api

Infeksi virus VZV lama-kelamaan memang akan melemah dengan sendirinya. Namun, anak-anak bisa merasa sangat terganggu atau tidak nyaman dengan gangguan kesehatan yang disebabkan cacar api.

Pada kasus yang parah, terutama apabila menyerang bagian tubuh tertentu seperti mata dan telinga, infeksi bisa meningkatkan komplikasi kerusakan saraf pada organ tersebut.

Oleh sebab itu, baik pengobatan medis maupun pengobatan suportif yang dilakukan di rumah sangat dibutuhkan. Obat untuk mengatasi cacar api adalah antivirus seta obat pereda nyeri dan demam.

Pengobatan medis

Antivirus yang digunakan adalah acyclovir atau valcyclovir. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk memperoleh resep obat ini, Dokter akan memberikan dosis obat beserta aturan penggunaan yang sesuai dengan  tingkat keparahan gejala cacar api pada anak Anda.

Advertisement

Cara kerja obat ini tidak untuk menghilangkan virus di dalam tubuh. Akan tetapi, konsumsi acyclovir dalam waktu 24 jam setelah ruam pertama muncul memberikan efek seperti:

  • Mempersingkat masa infeksi virus.
  • Menurunkan kemampuan infeksi virus.
  • Mempercepat proses mengeringnya lenting cacar api.
  • Mencegah munculnya ruam-ruam cacar api yang baru.

Sementara obat pereda neyri untuk meringankan gejala nyeri dan sensasi terbakar di kulit yang biasanya diberikan adalah obat analgesik, seperti acetaminophen (parasetamol), atau obat topikal berupa krim seperti capsaicin dan lidocaine.

Pengobatan rumahan

Anak yang mengalami cacar api harus melakukan istirahat total di rumah, menjaga jarak, dan membatasi interaksi dengan orang-orang disekelilingnya. Pasalnya, anak yang terjangkit cacar api dapat menularkan virus VZV dan menyebabkan cacar air pada orang yang belum terinfeksi.

Selama di rumah Anda bisa melakukan cara perawatan ini pada anak:

  • Mencegah anak untuk menggaruk ruam yang terasa nyeri atau gatal.
  • Mengoleskan losion calamine secara rutin pada bagian kulit yang terdampak.
  • Mencoba tips mandi untuk cacar air dengan berendam dalam air hangat yang dicampur dengan oatmeal dan baking soda.

Cara mencegah cacar api pada bayi dan anak

Ciri-ciri cacar api di kaki

Ciri-ciri cacar api di kaki

Ada vaksin yang bisa memberi perlindungan terhadap infeksi virus varicella-zoster. Vaksin ini terbukti efektif mencegah penyakit cacar air, tapi tidak dapat mencegah terjadinya re-aktivasi virus yang menyebabkan cacar api pada anak dan bayi.

Advertisement

Akan tetapi, vaksin cacar air yang diberikan pada orang yang pernah terinfeksi bisa mengurangi keparahan gejala cacar api seandainya terjadi re-aktivasi virus.

Selain itu, vaksinasi juga memperkecil peluang untuk anak yang pernah terinfeksi cacar air untuk terkena cacar api saat mereka dewasa nanti.

Hal ini dibuktikan oleh penelitian dari American Academy of Pediatrics. Peneliti mengamati rangkuman rekam medis dari 6,3 juta anak yang melakukan vaksin cacar air selama 12 tahun, dan menyimpulkan vaksin cacar air mengurangi risiko anak mengalami herpes zoster setelah dewasa sebanyak 78 persen.

Meskipun tidak pasti dapat menangkal aktifnya replikasi virus VZV, tapi tidak ada salahnya untuk melakukan vaksinasi pada anak baik yang pernah terinfeksi cacar air maupun yang belum.

Advertisement

Vaksinasi yang dianjurkan untuk anak-anak adalah 2 kali dosis yang diberikan ketika berumur 12-18 bulan dan ketika usia 4-6 tahun.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan1 hari ago

Berkolaborasi dengan Gerakan Pejuang Subuh, Tangsel Digital Academy Lanjut di Masjid At-Taubah Pamulang

Bisnis1 hari ago

Tiga Penghargaan BASF dalam Dua Tahun Perkuat Rekam Jejak Bahtera Adi Jaya sebagai Mitra Distribusi 

Pemerintahan1 hari ago

Syarat Mendapat Bantuan Bedah Rumah di Tangsel Sesuai Perwal 110/2022

Pemerintahan1 hari ago

Jaga Kesehatan Mental, Walikota Benyamin Davnie Ingatkan Remaja Tangsel Bijak Gunakan Teknologi

Pemerintahan1 hari ago

CKG Tangsel Capai 48 Persen, Benyamin Davnie Dorong Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis

Pemerintahan1 hari ago

Rp75 Juta per Rumah, Program Bedah Rumah Tangsel Tuntas Perbaiki 329 Hunian di 2026

Sport1 hari ago

Persita Tangerang Siap Arungi BRI Super League 2026/2027, Kampanyekan #STAYFOCU53D

Jabodetabek1 hari ago

Tiket Persija Jakarta vs Brisbane Roar di JIS Dijual Mulai Rp130 Ribu untuk Kategori 2

Sport1 hari ago

Jersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”

Banten2 hari ago

Hasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub

Tangerang Selatan2 hari ago

Indah Kiat Tangerang Latih KWT Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme

Pemerintahan2 hari ago

Pemkot Tangsel Tuntaskan Bedah 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tahun 2026, Tersebar di 7 Kecamatan

Properti6 hari ago

Citra Garden Serpong, Hunian Modern di Kawasan Strategis Tangerang

Techno7 hari ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional1 minggu ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan1 minggu ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Sport3 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Sport3 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Sport3 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis3 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Serba-Serbi2 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport2 minggu ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Bisnis3 minggu ago

Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta

Pemerintahan2 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Banten2 minggu ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Sport2 minggu ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan2 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Hukum3 minggu ago

Polsek Kelapa Dua Gelar Razia dan Imbauan Kamtibmas Malam Hari

Banten2 minggu ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Bisnis3 minggu ago

Nasabah Mekaar Studi Banding Gratis, PNM Buka Jalan Inovasi Usaha Ultra Mikro

Pemerintahan3 minggu ago

Melalui Program SIGAP Anak Sehat 2026, Pemkot Tangsel dan Swasta Kolaborasi Perkuat Intervensi Stunting

Pemerintahan3 minggu ago

Pelantikan PCNU Tangsel 2026-2031, Benyamin Davnie Tekankan Kolaborasi Perkuat Manfaat bagi Masyarakat

Populer