Kondisi bumi dan iklim yang semakin tidak menentu membuat banyak orang turut mengambil langkah. Salah satunya adalah melakukan penghematan energi dengan memasang panel surya di rumah. Apa itu panel surya? Panel surya adalah seperangkat papan yang dirancang sedemikian rupa untuk mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Wow, luar biasa banget, kan!
Seperti yang Anda ketahui, energi cahaya matahari bisa didapatkan di Indonesia secara berlimpah dan gratis. Bayangkan jika setiap rumah memasang panel surya, tentunya setiap orang bisa menekan tagihan listrik, bahkan tidak perlu membayar sepeser pun untuk mendapatkan daya listrik.
Bagaimana, semakin tertarik menghubungi toko yang jual panel surya untuk dipasang di rumah Anda? Eits.. sebelumnya perhatikan dulu langkah-langkah instalasinya berikut, yuk!
1. Berapa Kapasitas Daya Listrik yang Diinginkan?
Perlu diketahui saat ini rata-rata daya listrik rumah tangga adalah 1300 VA dan 2200 VA. Tetapi, ada juga yang daya listrik yang lebih dari 2200 VA.
Maka itu, sebelum memasang panel surya di rumah, Anda harus menentukan terlebih dahulu berapa besaran daya listrik yang diinginkan. Hal ini berkaitan dengan jumlah panel yang akan dipasang di atap rumah.
Dari situ nanti dapat dikalkulasikan perhitungan biaya instalasi pemasangan solar panel serta akan memakai tipe sistem solar panel yang seperti apa.
2. Berapa Luas Atap Rumah?
Faktor selanjutnya yang perlu dipertimbangkan dalam pemasangan solar panel di rumah adalah luas atap. Konsepnya, semakin luas atap atau lahan untuk menyerap energi cahaya matahari, maka semakin besar pula daya listrik yang bisa diperoleh.
Sebagai gambaran, 1 kWp sistem solar panel dapat menghasilkan rata-rata 1000 watt listrik setiap jam. Sedangkan, untuk lahan atau atap panel yang dipakai luasnya sekitar 2.3 meter persegi.
Selain itu, pertimbangkan pula atap rumah menghadap ke arah mana, serta apakah listrik akan terus menyala selama 24 jam. Dari segi pemasangan sebenarnya sistem panel surya tidak begitu rumit, hanya saja dibutuhkan tenaga dan keahlian khusus agar prosesnya berjalan lancar dan bisa berfungsi sesuai ekspektasi.
Sekadar informasi, agar lebih menghemat anggaran, Anda bisa memakai besaran daya panel surya yang lebih rendah dari daya kWh meter di rumah.
3. Brand Panel Surya Berkualitas
Tidak perlu ragu untuk bertanya langsung pada penjual atau supplier yang jual panel surya tentang kualitas produknya. Cek juga website perusahaan atau ulasan produk di Google sebelum membeli.
Kemudian, pastikan jasa pemasangan panel surya juga memiliki tim yang berpengalaman dan ahli setidaknya memberikan garansi minimal 1 tahun pemakaian.
Dimana Supplier yang Jual panel surya Profesional?
Anda butuh rekomendasi supplier yang jual panel surya berkualitas? Jangan ragu untuk mengunjungi website https://www.indotrading.com/. Sebab, Indotrading merupakan direktori bisnis, supplier, dan distributor barang-barang berkualitas dengan konsep marketplace B2B (business to business).
Hadirkan kemudahan berbelanja untuk kebutuhan panel surya di rumah atau tempat bisnis Anda bersama Indotrading. Jangan segan menghubungi tim kami atau langsung gunakan fitur RFQ (Request for Quotation) agar Anda bisa mendapatkan penawaran harga menarik dari ribuan supplier yang jual panel surya berkualitas di seluruh Indonesia. (red/fid)
Tangerang7 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport7 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden







