Connect with us

Lifestyle

Cara WNI di Wuhan Tiongkok Menjaga Kesehatan dari Coronavirus

Reza, salah seorang mahasiswa yang masih berada di Wuhan, Tiongkok, terus berupaya menjaga kesehatannya di tengah wabah novel coronavirus. Bagaimana cara Reza tetap terhindar dari virus mematikan itu?

WNI di Tiongkok terisolasi di tengah wabah coronavirus

WNI di Tiongkok, wabah coronavirus

Sejak 23 Januari 2020, Wuhan dan 13 kota lainnya di Provinsi Hubei, China, diisolasi. Akses dari dan ke Wuhan dibatasi. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah 2019 novel-coronavirus

Pada awal Februari, pemerintah China akhirnya mengizinkan evakuasi warga negara asing oleh pemerintahnya. Warga negara asing yang bisa dievakuasi harus memenuhi syarat sehat termasuk suhu tubuh dalam kondisi normal. 

Advertisement

Penjemputan WNI di Tiongkok dilakukan pada Minggu (2/2). Sebanyak 238 warga negara Indonesia pulang ke Tanah Air. Mereka kemudian menjalani karantina di kompleks militer di Natuna, Kepulauan Riau, selama 14 hari sebelum dikonfirmasi bersih dari coronavirus.

Tapi Reza salah satu dari tiga mahasiswa Indonesia yang ditolak untuk ikut dalam rombongan evakuasi. Ia tidak lolos pemeriksaan thermal scanner, tubuh Reza berada di suhu 37,5 derajat celcius dan dinyatakan demam.

“Karena saat itu sedang gerah, jadi suhu tubuh ikut naik,” tutur Reza. 

Setelah itu Reza melakukan cek darah dan cek suhu tubuh selama lima kali setiap satu jam.  Di pengecekan kedua suhu tubuh Reza berhasil turun ke angka di bawah 37 derajat celcius, tapi pesawat sudah lepas landas. Reza gagal lari dari Wuhan. Ia lunglai meninggalkan Bandara Tianhe kembali ke asrama kampus.

Advertisement

WNI di Tiongkok menjaga kesehatan di tengah wabah coronavirus 

WNI di Tiongkok menjaga kesehatan di tengah wabah coronavirus

WNI di Tiongkok menjaga kesehatan di tengah wabah coronavirus

Wuhan sepi, di gedung asrama 6 lantai tempat Reza tinggal hanya tersisa 61 orang mahasiswa yang menempati. Mereka terdiri dari dua orang Indonesia, satu orang India, 11 orang Afrika Selatan, dan 47 orang Pakistan.

Sebagian toko-toko di Wuhan tutup, semua warga diimbau untuk tetap berada di dalam ruangan dan tidak bepergian. 

Tidak ada aktivitas yang bisa dilakukan Reza. Yang tersisa di pikirannya adalah menyusun strategi untuk ‘tetap sehat dan tetap waras’. Sebagai salah satu dari WNI di Tiongkok yang tidak ikut dievakuasi di tengah wabah coronavirus, Reza harus tetap tegar.

“Kondisi saat ini sehat, hanya saja sebenarnya yang paling terganggu itu tekanan mental,” tuturnya.

Advertisement

Untuk menjaga tetap waras dan semangat, Reza menghabiskan waktu dengan berolahraga ringan yang bisa ia lakukan di dalam ruangan seperti sit-up, push-up, pull-up.

“Pokoknya olahraga kecil yang bisa dilakukan di dalam ruangan, karena kalau tidak olahraga jadi sakit punggung,” katanya. “Selain olahraga kegiatan kami ya cuma baca buku, dengerin lagu, main games, baca buku lagi,” lanjutnya.’

Asupan nutrisi yang cukup

WNI di Tiongkok menjaga asupan nutrisi di tengah wabah coronavirus

WNI di Tiongkok menjaga asupan nutrisi di tengah wabah coronavirus

Reza berusaha makan-makanan yang penuh vitamin. Sebetulnya ia lebih suka memasak makanannya sendiri, karena di kantin asrama lebih sering tersedia masakan lokal.

“Tapi justru lebih berisiko bila masak, kan mesti keluar belanja bahan makanan. Paling titip bahan makanan ke penjaga asrama kalau dia sedang keluar, itupun sesekali kalau sudah benar-benar bosan,” terang Reza.

Advertisement

Bosan dengan makanan lokal masih bisa ia tahan, selama makanan itu mencukupi kebutuhan nutrisinya dan bisa menjaga tubuhnya tetap sehat.

Cuci tangan menjadi salah satu rutinitasnya. Sebelum dan sesudah makan, setelah beraktivitas, pokoknya kebiasaan cuci tangan yang sering diabaikan kini menjadi keseharian. Selain itu, ia berusaha untuk tidak banyak beraktivitas di luar ruangan dan selalu memakai masker ketika keluar.

Kampus-kampus di Provinsi Hubei seharusnya sudah mulai memulai kegiatan belajar mengajar masa libur panjang. Tapi karena merebaknya wabah coronavirus maka kegiatan tersebut dialihkan secara online. 

Muhammad Arief, salah satu mahasiswa kedokteran di salah satu universitas di Provinsi Hubei mengatakan sudah memulai kuliahnya secara online sejak awal Februari. 

Advertisement

Menurut Arief, kondisi di Wuhan memang sudah waspada sejak tanggal 29 Desember 2019 saat pemerintah menghimbau masyarakat untuk makan seafood, tidak memakan sesuatu yang mentah, dan mengenakan masker ketika keluar.

Saat itu ia memutuskan untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga di Indonesia. Ia berharap wabah ini segera berakhir, Reza dan WNI lainnya di Tiongkok bisa menjaga kesehatan dan bertahan di situasi yang sama di tengah wabah coronavirus.

Penularan coronavirus

penularan wabah coronavirus

penularan wabah coronavirus

Penularan coronavirus diduga mirip dengan SARS dan MERS, yaitu melalui tetesan pernapasan yang dapat menyebar di udara. 

Menurut CDC, jarak penularan coronavirus dari manusia ke manusia lainnya terjadi ketika berada di dekat orang yang terinfeksi, yaitu sekitar dua meter atau 6 kaki. Pada jarak tersebut kemungkinan tetesan pernapasan dapat langsung mengenai orang lain, misalnya saat batuk atau bersin.

Advertisement

Kemudian, tetesan air tersebut menempel di mulut atau hidung orang yang berada di dekat pasien dan terhirup ke paru-paru. 

Salah satu yang cukup penting adalah lama seseorang berdekatan dengan orang yang sudah terinfeksi. Jika berinteraksi dan berdekatan selama lebih dari 10 menit maka peluang tertularnya akan semakin besar.

“Waktu dan jarak sangat berpengaruh,” kata Direktur Medis Pengendalian Infeksi University of Chicago, Emily Landon.

Maka penting bagi Reza dan WNI yang masih berada di Wuhan untuk menjaga kesehatan dan betul-betul mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Advertisement

Menurut dr. Sita Laksmi Andarini, Ph.D, Sp.P(K), dokter spesialis paru di MRCCC Siloam Semanggi, virus perlu berada di benda hidup agar bertahan. Jadi ketika virus itu tidak menemui benda hidup atau menempel pada benda mati, maka kemungkinan selnya akan mati dalam waktu 15 menit.

Mengurangi risiko penularan infeksi coronavirus

kebersihan tangan mencegah coronavirus

kebersihan tangan mencegah coronavirus

WNI di Tiongkok di tengah wabah coronavirus khususnya dan masyarakat pada umumnya, perlu mengikuti prinsip-prinsip dasar untuk mengurangi risiko penularan infeksi coronavirus.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya, sering mencuci tangan, terutama setelah berdekatan dengan orang sakit, jika batuk atau bersin, jauhi orang lain dan menutup mulut dengan tisu atau lengan. Selain itu, hindari kontak dengan hewan liar atau hewan ternak, menghindari konsumsi daging mentah, konsultasi ke dokter ketika merasa tubuh tidak sehat.

Jumlah kematian akibat infeksi coronavirus per Selasa (11/2) telah mencapai 1.018 orang. Sedangkan jumlah total pasien yang dinyatakan positif terinfeksi coronavirus telah mencapai 43.104 kasus. 

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Properti1 hari ago

Citra Garden Serpong, Hunian Modern di Kawasan Strategis Tangerang

Techno2 hari ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Pemerintahan3 hari ago

HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional3 hari ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan3 hari ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan4 hari ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Pemerintahan4 hari ago

Melalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital

Pemerintahan4 hari ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan6 hari ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Pemerintahan7 hari ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan1 minggu ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan1 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan1 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Sport2 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Sport2 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan3 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Bisnis2 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Serba-Serbi2 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Bisnis2 minggu ago

Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta

Pemerintahan1 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan1 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan3 minggu ago

Cegah Banjir, Pemkot Tangsel Keruk Sungai Ciputat di Kawasan Pondok Hijau

Banten2 minggu ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Bethsaida Hospital Gading Serpong Luncurkan Urology & Nephrology Clinic untuk Penanganan Batu Saluran Kemih, Ginjal, dan Prostat
Tangerang3 minggu ago

Bethsaida Hospital Gading Serpong Luncurkan Urology & Nephrology Clinic untuk Penanganan Batu Saluran Kemih, Ginjal, dan Prostat

Pemerintahan2 minggu ago

Tangkal Hoaks di Era AI, Diskominfo Tangsel dan NU Perkuat Literasi Digital

Pemerintahan2 minggu ago

PPID Tangsel Perkuat Layanan Informasi Publik, Benyamin Davnie: Wujudkan Pemerintahan yang Transparan dan Responsif

Hukum2 minggu ago

Polsek Kelapa Dua Gelar Razia dan Imbauan Kamtibmas Malam Hari

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Populer