Cek Fakta
Cek Fakta: [SALAH] AIDS jenis baru yang merupakan hasil dari pencampuran Covid-19, vaksin, dan Cacar Monyet atau Monkeypox
![[SALAH] AIDS jenis baru yang merupakan hasil dari pencampuran Covid-19, vaksin, dan Cacar Monyet atau Monkeypox](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2022/09/Cek-Fakta-SALAH-AIDS-jenis-baru-yang-merupakan-hasil-dari.jpg)
Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)
Berdasarkan pernyataan dari Stephen Gluckman MD, Profesor Penyakit Menular di Perelman School of Medicine University of Pennsylvania dan Direktur Medis Penn Global Medicine menyebutkan tidak ada bukti yang menunjukkan adanya imunodefisiensi dari vaksin Covid-19. Sejauh ini AIDS hanya disebabkan dari HIV. Sedangkan Cacar Monyet atau Monkeypox adalah dari sebaran virus yang ada pada hewan sejak lama.
=====
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan
=====
NARASI:
“Monkey Pox yang mereka pilih jadi the Next PANDEMIC.
Adonan COVID + Vaksin + Monkey Pox akan menghasilkan
Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) yang menjadi Masalah Kesehatan luas di 2023.
AIDS jenis ini bahkan lebih cepat membunuh dibandingkan AIDS karena HIV.”
=====
SUMBER:
Twitter (https://archive.cob.web.id/archive/1662096497.374439/singlefile.html)
=====
PENJELASAN:
Beredar sebuah informasi berasal dari cuitan akun @doktertifa yang mengklaim bahwa perpaduan Covid-19, vaksin, dan Cacar Monyet atau Monkeypox menghasilkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) jenis baru. Cuitan yang diposting pada 24 Juli 2022 tersebut ramai, hingga disukai oleh 830 orang, dan disebarkan kembali lebih dari 300 orang.
Dilansir dari grid.id sehari sebelum cuitan Dokter Tifa, tepatnya pada hari Sabtu (23/07/2022), WHO baru saja menyatakan bahwa wabah Cacar Monyet atau Monkeypox telah memasuki kategori darurat kesehatan global. Kemudian terkait AIDS baru akibat percampuran Covid-19, vaksin dan Cacar Monyet atau Monkeypox, berdasarkan pernyataan dari Stephen Gluckman MD, Profesor Penyakit Menular di Perelman School of Medicine University of Pennsylvania dan Direktur Medis Penn Global Medicine menyebutkan tidak ada bukti yang menunjukkan adanya imunodefisiensi dari vaksin Covid-19. Sedangkan sejauh ini AIDS hanya disebabkan dari HIV serta, Cacar Monyet atau Monkeypox adalah dari sebaran virus yang ada pada hewan sejak lama.
Dapat dikatakan untuk adonan AIDS jenis baru yang merupakan hasil dari pencampuran Covid-19, vaksin, dan Cacar Monyet atau Monkeypox akan terjadi seperti yang disebutkan oleh Dokter Tifa, belum ada penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.
Kompas.com pada 19 Februari 2022 menelusuri narasi serupa hingga disimpulkan, tidak ada bukti yang menunjukkan adanya imunodefisiensi terkait dengan vaksin Covid-19. Menurut epidemiolog Indonesia untuk Griffith University Australia, Dicky Budiman. AIDS merupakan kondisi penyakit kronis yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Sedangkan Cacar monyet atau Monkeypox terjadi karena infeksi virus melalui transmisi atau kontak erat, bukan karena suntikan vaksin.
Berdasarkan penjelasan di atas klaim AIDS jenis baru adalah hasil dari pencampuran Covid-19, vaksin dan Cacar Monyet atau Monkeypox adalah keliru dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
=====
REFERENSI:

Source:Turnbackhoaks
Pemerintahan5 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan4 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan5 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Pemerintahan5 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Nasional4 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Pemerintahan4 hari agoHUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba






































