Cek Fakta
Cek Fakta: [SALAH] Cara Cek Jantung Dalam 30 Detik
![[SALAH] Cara Cek Jantung Dalam 30 Detik](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2022/09/Cek-Fakta-SALAH-Cara-Cek-Jantung-Dalam-30-Detik.png)
Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.
Menurut Prof Ari Fahrial Syam, Akademisi dan Praktisi Klinis tutorial tersebut hoaks. Tidak ada pemeriksaan jantung dengan cara seperti yang disebutkan dalam dunia kedokteran.
=====
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan
=====
NARASI:
“Langkah pertama
Tuang air yang sangat dingin ke dalam baskom yang cukup besar. Pastikan baskom tersebut cukup untuk dimasuki kedua tanganmu. Untuk hasil yang lebih baik, masukkan es ke dalam air dingin tersebut.
.
Langkah kedua
Masukkan tanganmu ke dalam air dengan es batu selama 30 detik. Ini membantumu mengetahui bagaimana darahmu akan merespons ketika bersentuhan dengan air dingin. Dari kedua langkah tadi, ada dua hasil yang mungkin terjadi:
.
(lanjutan setelah referensi)..”
=====
SUMBER: Instagram
https://archive.cob.web.id/archive/1663773397.873615/singlefile.html
=====
PENJELASAN:
Beredar postingan melalui media sosial Instagram tentang cara mengecek kondisi jantung hanya dalam waktu 30 detik dengan cara mencelupkan kedua tangan ke dalam wadah berisi air dan es batu selama 30 detik. Dalam unggahan tersebut mengatakan apabila setelah dicelupkan dalam air es dan jari berwarna merah, maka jantung dalam kondisi sehat atau aman. Sedangkan apabila jari menjadi pucat, maka hal tersebut menunjukkan jantung tidak aman atau tidak sehat. Postingan tersebut diunggah pada bulan September 2022 dan sudah disukai oleh 94 orang.
Setelah ditelusuri ternyata klaim tidak benar. Melansir Kompas.com, dokter spesialis jantung dari RS Awal Bros Bekasi Timur Ivan Noersyid mengatakan bahwa cara cek jantung seperti yang diklaim dalam informasi tersebut tidak benar. Kemudian Prof Ari Fahrial Syam, Akademisi dan Praktisi Klinis juga mengatakan bahwa tidak ada pemeriksaan jantung dengan cara seperti yang disebutkan dalam dunia kedokteran.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim mengenai cara cek jantung dalam 30 detik adalah salah dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
=====
REFERENSI:
https://www.kompas.com/tren/read/2021/10/27/180500065/hoaks-cek-jantung-dengan-mencelupkan-kedua-tangan-ke-air-es?page=all

(lanjutan narasi)
“.. Jari memerah
Jika jari-jarimu memerah, ini adalah pertanda baik. Kamu tidak memiliki masalah dengan oksigenasi darahmu. Jantung dan sirkulasi darahmu sehat.
.
Jari menjadi pucat atau sianosis
Jika ujung jari-jarimu menjadi pucat atau sianosis (memiliki warna kebiruan), kamu mungkin memiliki masalah sirkulasi darah. Ini terjadi karena ada kadar oksigen yang rendah dalam sel darah merahmu. Atau, ada masalah pada darah yang teroksigenasi dalam tubuhmu. Dalam hal ini, kamu masih dapat mencoba menghangatkan atau memijat area ujung jari agar kembali normal.
.
.
.
Terimakasih sudah membaca semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu.
.
Follow @waktunyasehat
.
Tag orang2 terdekat yang kamu sayangi.
Apa pendapatmu ? .
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
jangan lupa di FOLLOW ya !
👉 @waktunyasehat
👉 @waktunyasehat .
.
waktunyasehat #indonesiasehat #hidupsehat #eksplore #viral #fakta #viralkan #jakarta #batam”
Source:Turnbackhoaks
Banten7 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional4 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional4 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Sport4 hari agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional4 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin





































