Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)
Narasi tersebut salah. Faktanya MUI sendiri telah membantah kabar terkait jenis-jenis bumbu masakan yang mengandung babi pada tahun 2018.
Selengkapnya ada di penjelasan.
=====
[KATEGORI]:
MISLEADING CONTENT/Konten Menyesatkan
=====
[SUMBER]

=====
[NARASI]:
“Buuuuuuu… …Ibuuuu…
INI BUMBU MASAK
mengandung Hewan BABI & TIDAK…???
DIPERINGATKAN KPD SELURUH UMAT ISLAM TDK MEMBELI ATAU MENJUAL BUMBU MASAK/MAKANAN YG MENGADUNG BABI..ATAU BARANG HARAM SBGMN DAFTAR DIBAWAH INI: Hati2 sekali yaa memilihnya…
TOLONG DI SHARE KE GRUP LAIN ATAU KPD TEMAN2 SEBANYAK MUNGKIN SESAMA MUSLIM SAMBIL BERIBADAH.
Kabar dari Pondok Wali Barokah, Burengan, Kediri, untuk intern.
Wanhat (Dewan Penasehat) meminta penelitian kesehatan untuk bahan makanan yg mengandung babi…
Dari 8 barang yang diteliti:
- Masako; positif (mengandung babi);
- Royko, negatif (tidak mengandung babi);
- Micin sasa; positif (mengandung babi);
- Micin ajinomoto positif (mengandung babi);
- Indomie goreng bumbunya positif (mengandung babi);
- Saori-saos tiram negatif (tidak mengandung babi);
- Tepung bumbu sasa negatif (tidak mengandung babi);
- Tepung bumbu sajiku negatif; (tidak mengandung babi):
Supaya diperhatikan…
Alhamdulillah akhirnya Umat Muslim tahu juga, semoga bermanfaat.
Posting darri;
K.H. DR. MUCHYIDIN JUNAIDI, LC, MA
BIDANG KERJA SAMA INTERNASIONAL – MUI PUSAT hati hati ibu ibu yg suka pakai bumbun penyedap pilih lah yg halal.
Smg bermanfaat.”
=====
[PENJELASAN]:
Beredar sebuah narasi melalui media sosial Whatsapp tentang daftar bumbu masakan yang mengandung babi. Narasi ini pun mengatasnamakan Bidang Kerjasama Internasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, sebagai validasi atas informasi tersebut.
Namun setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa hoaks ini merupakan hoaks lama yang kembali muncul. Setidaknya pada 2018 lalu, hoaks yang beredar ini telah dibantah oleh Wakil Sekretaris Jendral MUI, Dr. Najamudin Ramli.
Melansir dari media Kompas.com, Najamudin membantah kabar yang beredar tersebut.
“Berita bohong itu,” ujar Najamudin saat dikonfirmasi oleh Kompas.com.
Berita yang sama juga beredar di tahun 2020. Saat itu kabar yang beredar adalah tentang sejumlah bumbu masakan dan bumbu indomie yang mengandung babi.
Namun Wakil Direktur LPPOM MUI Muti Arintawati mengatakan, informasi klaim MUI menetapkan Masako, Sasa, Ajinomoto dan bumbu Indomie goreng haram karena mengandung babi adalah hoaks.
Muti menambahkan jika masyarakat ingin mengetahui apakah sebuah produk memiliki sertifikat halal, bisa langsung memeriksa produk tersebut di www.halalmui.org, atau aplikasi “Halal MUI”.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa narasi yang mengklaim jenis-jenis bumbu masakan yang mengandung babi adalah narasi hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.
=====
[REFERENSI]:
Banten5 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional2 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Pemerintahan2 minggu agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf












