Bukan di Jerman. Video tersebut direkam di kota Istanbul di Turki. Para pemain musik di dalam video tersebut adalah anggota orkes musik Prancis, Poil O’Brass Band.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
Kategori : Konten yang Salah
Akun Cahaya Mata (fb.com/profile.php?id=100010009634166) menunggah sebuah video dengan narasi:
“Maa Syaa Allah……di jerman Negara Eropa saja menghargai waktu Adzan .. di Indonesia waktu Adzan masih saja membunyikan musik atau TV dengan volume yang keras baik di pasar di Mall ataupun di rumah .. menyedihkan”
Sumber : https://perma.cc/V3W3-RYJ6 (Arsip) – Sudah dibagikan 44.269 kali saat tangkapan layar diambil.
=============================================
PENJELASAN
Klaim tersebut salah; video itu menunjukkan orkes musik Prancis Poil O’Brass Band berhenti sejenak memainkan musik setelah terdengar suara azan dari sebuah masjid di kota Istanbul, di Turki.
Di video menyesatkan itu terdapat tanda air logo koran Turki Yeni Safak. Pencarian dengan kata kunci tertentu untuk mendapatkan video aslinya di situs Yeni Safak menemukan video berita bertanggal 9 Agustus 2019.
Diterjemahkan dari bahasa Indonesia ke bahasa Indonesia, judul berita itu adalah: “Musisi Prancis berhenti memainkan musik untuk menghargai panggilan azan di Istanbul.”
Sedangkan keterangan video berdurasi satu menit itu tertulis: “Anggota orkes musik Prancis, Poil O’Brass Band, yang terdiri atas 18 orang, berhenti memainkan musik setelah mendengar panggilan azan di Istanbul.”
Poil O’Brass Band adalah orkes musik asal Prancis.
Akun Twitter Yeni Safak juga mengunggah video aslinya pada tanggal 9 Agustus 2019 yang kemudian dicuitkan ulang oleh akun Twitter orkes musik Prancis tersebut.
Terjemahan cuitan berbahasa Turki itu adalah: “18 orang dari orkes musik jalanan Prancis, Poil O’Brass Band, bermain musik di hadapan pecinta musik di Jalan Istiklal. Warga yang melintas bersuka cita mendengarkan grup band itu. Ketika suara azan terdengar, pertunjukan musik sejenak dihentikan.”
Tim Periksa Fakta AFP telah melacak di mana titik persisnya pertunjukan musik itu berlangsung dan menemukannya di Google Street View. Pada detik ke-34, kamera terlihat memindahkan sudut pengambilan gambar ke arah sumber suara azan, sehingga memperlihatkan bagian-bagian yang bisa dikenali dari jalanan itu.




REFERENSI :
https://periksafakta.afp.com/video-ini-menunjukkan-pemusik-prancis-berhenti-memainkan-musik-setelah-azan-dilantunkan-di-turki
https://www.yenisafak.com/en/video-gallery/life/french-musicians-pause-performance-to-honour-muslim-call-to-prayer-in-istanbul-2202088
https://twitter.com/yenisafak/status/1159725893931163649
https://www.google.com/maps/@41.0348316,28.9805421,3a,90y,34.04h,115.43t/data=!3m6!1e1!3m4!1sbJcGO481wSdgDNwWrqxv_Q!2e0!7i13312!8i6656
http://www.poilobrass.com/
http://platform.twitter.com/widgets.js
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas4 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional4 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden











