Bukan pesawat angkut untuk peserta reuni 212. Pesawat di dalam foto itu adalah prototipe pertama dari pesawat angkut ‘Antonov An-132D’ yang diluncurkan oleh pabrikan pesawat Antonov. Pesawat angkut ini diproduksi dengan bekerjasama dengan King Abdulaziz City Science and Technology (KACST) dan Тaqnia Aeronautics Co. dari Arab Saudi.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
=============================================
Kategori : Konten yang Salah
=============================================
Akun Alex Lumajang (fb.com/alex.lumajang.1) menunggah sebuah gambar yang diberi narasi :
“Bani kolam bisa g bikin reuni sprt ini…?”
Di gambar tersebut terdapat narasi :
“70 pesawat angkut, 80 kapal pesiar 40 kapal selam, dan 5000 bus, dari barbagai negara di sewa untuk antar peserta Reuni 212.. cebong jangan panik.”
Sumber : https://perma.cc/66UY-2X7W (Arsip) – Sudah dibagikan 17 kali saat tangkapan layar diambil.
=============================================
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, ternyata fakta pesawat yang ada di foto itu sama sekali tidak terkait dengan acara reuni 212.
Dari hasil pencarian di google, foto tersebut merupakan momen ketika pabrikan pesawat Antonov meluncurkan prototipe pertama pesawat angkut yang akan dibuat bersama Arab Saudi, “Antonov An−132D aircraft -demonstrator” pada tanggal 20 Desember 2016.
Pesawat angkut ini diproduksi dengan bekerjasama dengan King Abdulaziz City Science and Technology (KACST) dan Тaqnia Aeronautics Co. dari Arab Saudi. Sedangkan pihak Antonov akan mewakili Ukraina dalam kerjasama tersebut.
Dalam upacara roll out, Petro Poroshenko, Presiden Ukraina, mengucapkan terima kasih kepada tim Antonov untuk pekerjaannya yang baik dan mengatakan secara khusus;
“Acara ini adalah hasil dari kerja enerjik dan produktif perusahaan Antonov dan puluhan perusahaan lainnya dari industri pesawat penerbangan Ukraina, ini adalah kemenangan kita bersama! An-132 adalah proyek internasional yang nyata. Untuk pertama kalinya begitu banyak perusahaan terkemuka dibidang penerbangan dunia mengambil bagian dalam pengembangan pesawat angkut serbaguna. Kita bertanggungjwab kepada mitra kami dari Kanada, Inggris, Amerika Serikat, Jerman, Perancis dan negara-negara lain, yang berpartisipasi dalam penciptaan pesawat kompetitif baru ini. Jadi, pada platform An-132 kami mengumpulkan perusahaan-perusahaan terbaik dari industri penerbangan dunia”.
Berdasarkan kontrak kedua negara, Antonov bertindak sebagai pengembang akan membangun An-132 pertam lalu proses produksi pesawat selanjutnya akan dibuat di Arab Saudi.
Kedua perusahaan dari Kedua negaraa menandatangani kontrak pada bulan Februari untuk mendirikan sebuah kompleks pembuatan pesawat terbang untuk pesawat Antonov dan produksi pesawat angkut An-132 di Kerajaan Arab Saudi.
Klaim yang sama mengenai foto ini sebelumnya pernah muncul pada tahun 2018, tepatnya menjelang acara reuni 212, Desember 2018 dan sudah pernah dibuatkan artikel periksa faktanya.
REFERENSI :
https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/789736914692179/
http://militermeter.com/arab-saudi-dan-ukraina-pamerkan-pesawat-angkut-antonov-an-132d
https://en.wikipedia.org/wiki/Antonov/Taqnia_An-132
http://spotters.net.ua/file/?id=113236&size=large
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta
Sport2 minggu agoPSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul
Banten1 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Nasional6 hari agoPurbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan
Sport2 hari agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport2 hari agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Politik7 hari agoWI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya









