Klaim postingan akun R-Man tidak benar. Tercatat seorang warga China, Zhang Moumou, terpapar virus Corona atau COVID-19 setelah pulang dari Indonesia ke Shaanxi, China. Lalu, kasus pasien 1 COVID-19 terpapar bukan dari warga China.
Kategori: Misleading Content/Konten yang Menyesatkan
=====
Sumber: Facebook

Archive:
=====
Narasi:
“IMIGRAN CN SENGAJA MEMBAWA VIRUS DAN MEREKA TELAH MENYUNTIKAN ANTI BODI SEBELUMNYA DI TUBUH MEREKA, TUJUANNYA ADALAH MEMBASMI RAKYAT +62 BUKTINYA TAK SATUPUN WARGA CN YANG KENA VIRUS CORONA DI INDONESIA
Analisa saya”
=====
Penjelasan:
Akun R-Man memposting pernyataan bahwa imigran asal China sengaja membawa virus ke Indonesia. Klaim itu, menurut akun tersebut, tidak ada satu pun warga China yang terkena virus Corona atau COVID-19 di Indonesia.
Melalui hasil penelusuran, diketahui bahwa klaim tersebut tidak benar. Sebab, tercatat bahwa ada satu warga negara China terpapar COVID-19 pasca berkunjung ke Indonesia. Hal itu dilaporkan oleh Komisi Kesehatan Provinsi Shaanxi, China dalam laman resminya.
Menurut laporan tersebut, seorang warga negara China asal Shaanxi terpapar COVID-19 setelah ia pulang dari Indonesia. Pada laporan tersebut, warga bernama Zhang Moumou sudah merasakan gejala batuk dan demam pada tanggal 10 Maret 2020. Pada 13 Maret, diketahui Zhang terbang dari Indonesia menuju Shanghai, China melalui
Hong Kong. Lalu, pada tanggal 14 Maret 2020, ia mengambil ke penerbangan ke Xi’an, Ibukota Provinsi Shaanxi.
Mendarat di Xi’an, Zhang melapor kepada petugas bahwa dirinya merasa tidak sehat dan setelah diperiksa suhu tubuhnya, ia dibawa ke rumah sakit setempat. Pemeriksaan dilakukan kepada Zhang. Butuh dua kali pemeriksaan sebelum akhirnya Zhang dinyatakan positif virus Corona.
Lalu, perihal kasus COVID-19 di Indonesia, ketahui bahwa pasien 1 di Indonesia terpapar penyakit tersebut setelah melakukan kontak dengan warga Jepang yang menetap di Malaysia. Diketahui bahwa, pasien 1 COVID-19 Indonesia itu melakukan kontak dengan warga Jepang di sebuah acara klub dansa Paloma & Amigos di Jakarta
pada tanggal 14 Februari 2020.
Berdasarkan penjelasan tersebut, klaim akun R-Man tidak mendasar. Sebab, terdapat kasus warga China yang terpapar COVID-19 saat berada di Indonesia. Selain itu, diketahui pula penularan pada kasus pasien 1 COVID-19 Indonesia terjadi lantaran kontak dengan warga Jepang, bukan warga China. Atas dasar itu, maka konten tersebut
masuk ke dalam kategori Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.
=====
Referensi:
https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1149665948699272/
http://sxwjw.shaanxi.gov.cn/art/2020/3/17/art_9_68997.html
https://tirto.id/kronologi-penularan-pasien-positif-corona-covid-19-di-indonesia-eD6x
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku














