Juru bicara pemerintah khusus penanggulangan COVID-19, Achmad Yurianto menyebut provinsi DKI Jakarta sebagai daerah terbanyak sebaran kasus positif COVID-19 dikarenakan dua alasan. Pertama, banyaknya pintu masuk dari berbagai daerah menuju Jakarta dan kedua, mobilitas masyarakatnya yang tergolong tinggi.
=====
KATEGORI: Misleading Content
=====
SUMBER: Media Sosial Facebook
=====
NARASI:
jakarta menjadi daerah paling banyak terinfeksi virus covid-19 karena salah pilih gubernur,” tulis akun Facebook Bunga Indah atau @puspa.indah.1069, Kamis (2/4).
=====
PENJELASAN:
Akun Facebook Bunga Indah atau @puspa.indah.1069 mengklaim bahwa Ibu Kota Indonesia, yakni DKI Jakarta menjadi daerah yang paling banyak terinfeksi virus Corona atau COVID-19 karena salah memilih gubernur. Berikut tulisan lengkapnya:
jakarta menjadi daerah paling banyak terinfeksi virus covid-19 karena salah pilih gubernur,” tulis akun Facebook Bunga Indah atau @puspa.indah.1069, Kamis (2/4).
Setelah ditelusuri melalui mesin pencari, diketahui klaim yang dibuat oleh akun Facebook @puspa.indah.1069 adalah tidak benar atau keliru.
Juru bicara pemerintah khusus penanggulangan COVID-19, Achmad Yurianto menyebut provinsi DKI Jakarta sebagai daerah terbanyak sebaran kasus positif COVID-19. Alasannya menurut Yuri karena mobilitas masyarakat ibu kota tergolong tinggi. Banyak pula pintu masuk dari berbagai daerah menuju Jakarta.
“Ini adalah bentuk tracing. Kita bersyukur cukup banyak yang didapatkan,” kata Yuri, Selasa (17/3).
Diketahui data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedikitnya terdapat lima (50 provinsi dengan kasus COVID-19 yang cukup tinggi per Minggu (29/3) pukul 12.00 WIB yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Sementara untuk provinsi yang belum terpapar COVID-19, diketahui berdasarkan data dari BNPB pada Kamis (2/4) yaitu Provinsi Gorontalo dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menko Polhukam, Mahfud MD pun menyatakan bahwa pemerintah pusat dan daerah sudah kompak mengatasi COVID-19.
Dengan begitu, postingan akun Facebook @puspa.indah.1069 menurut kategori misinformasi atau disinformasi dari First Draft dapat masuk ke dallam misleading content atau konten yang menyesatkan.
=====
REFERENSI:
1. https://archive.fo/Vgxsk
2.https://web.facebook.com/groups/bebasberdaulat/permalink/572544140340085/
3.https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200317170648-20-484278/172-kasus-positif-corona-paling-banyak-pasien-dari-jakarta
4.https://www.kompas.tv/article/71719/dua-faktor-penyebab-jakarta-paling-banyak-kasus-pasien-positif-virus-corona?page=all
5.https://nasional.okezone.com/read/2020/03/29/337/2190805/berikut-5-provinsi-paling-banyak-pasien-positif-corona-jakarta-tertinggi
6. https://www.solopos.com/2-provinsi-masih-zero-kasus-ini-sebaran-corona-di-indonesia-1054778
7.https://www.liputan6.com/news/read/4216156/mahfud-md-pemerintah-pusat-dan-daerah-sudah-kompak-atasi-corona
https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1151136128552254/
Bisnis4 hari agoBRI Life Gelar “The Board’s Charity Engagement”
Bisnis5 hari agoManfaat Utama Promo Ramadhan di Blibli
Bisnis6 hari agoInterSystems Sabet Empat Penghargaan Global Best in KLAS 2026 untuk Asia, Oseania, dan Eropa
Hukum4 hari agoLewat Apel Siaga Kamtibmas, Polres Tangsel Gaungkan “Jaga Warga – Jaga Tangsel”
Nasional4 hari agoSelama Ramadan, AQUVIVA Hadirkan Sejuknya Air Mineral ke 321 Masjid di Indonesia
Pemerintahan4 hari agoPemkot Tangsel Gelar Bazar Ramadan 1447 H Serentak di 7 Kecamatan pada 5 Maret 2026
Pemerintahan4 hari agoSafari Ramadan 1447 H, Benyamin Davnie Salurkan Total Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot hingga Guru Ngaji
Hukum4 hari agoPolres Tangsel Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Etomidate












