Bukan vaksin Eropa. Juru Bicara PT Bio Farma (Persero) Bambang Heriyanto, menyatakan klaim tersebut adalah hoaks. Faktanya, Jokowi menggunakan vaksin Sinovac setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Sinovac pada Senin (11/1/2021).
==============
Kategori: Konten yang Menyesatkan
==============
Sumber: Facebook
==============
Narasi:
“Gue bocorin vaksin yang di gunakan presiden itu bukan buatan China..tapi buatan Eropa,tapi botol dan bungkusnya kardusnya tulisan sinovac 😂😂😂”
==============
Penjelasan:
Akun Facebook Albert Situmorang mengunggah status pada 13 Januari 2021 berupa informasi yang mengklaim vaksin yang digunakan Presiden Joko Widodo bukan buatan China melainkan buatan Eropa, hanya botol beserta bungkus kardusnya bertuliskan vaksin Sinovac.
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim informasi tersebut adalah tidak benar. Faktanya, Jokowi sebagai orang pertama yang disuntik vaksin Corona telah menerima suntikan dosis pertama vaksin Sinovac di istana Kepresidenan, Jakarta dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Rabu (13/1/2021).
Program vaksinasi Covid-19 ini dimulai setelah BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Sinovac pada Senin (11/1/2021). Izin penggunaan itu dikeluarkan usai hasil evaluasi BPOM menunjukkan bahwa Sinovac memiliki efikasi sebesar 65,3 persen.
Pada proses vaksinasi tersebut, vaksinator terlebih dahulu menunjukkan vial dan kemasan vaksin Corona Sinovac sebelum menyuntikkan vaksin Corona pada Jokowi. Vaksin tersebut dikemas dalam kotak putih bertuliskan “SARS-CoV-2 Vaccine (Vero Cell), Inactivated”. Di bawah tulisan itu terdapat barcode dan tulisan berkelir hitam-merah “Sinovac”.
Dilansir dari Liputan6.com, Juru Bicara PT Bio Farma (Persero) Bambang Heriyanto, menyatakan klaim Jokowi menggunakan vaksin Eropa adalah hoaks. Ia mengatakan, vaksin Eropa belum mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk dipergunakan di Indonesia.
Dengan demikian, klaim Jokowi menggunakan vaksin Eropa adalah tidak benar karena tidak sesuai fakta dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
==============
Hasil Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta).
Referensi:
Penulis: Konaah
Editor: Bentang Febrylian





Nasional4 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan4 minggu ago379 Masjid dan 376 Musala di Tangsel Terhubung Internet Gratis, Diskominfo Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Edukasi
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Pemerintahan4 minggu agoPagar Alam Studi Tiru ke Tangsel, Pilar Saga Ichsan Paparkan Inovasi Digital dan Optimalisasi Pendapatan Daerah
Bisnis2 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Pemerintahan4 minggu agoHadapi Era AI, Benyamin Davnie: Pemkot Tangsel Siapkan ASN yang Adaptif dan Kompetitif














