Rekening palsu. Pihak PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sudah melaporkan pemalsuan dokumen yang menggunakan simbol – simbol perusahaan dalam kasus King of The King kepada pihak Kepolisian.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
Kategori : Konten Palsu
Beredar foto yang diklaim sebagai dokumen yang isinya soal kepemilikan rekening khusus Rp 720 triliun yang seolah dikeluarkan oleh PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Jakarta Kota Branch.
Salah satu akun yang mempublikasikan foto ini adalah akun Big Alpha (twitter.com/bigalphaid) dengan narasi “”Saldo” rekening King of The King di BNI sebanyak Rp 720 T. Wuow!”.
Dan akun Sri Wahyuni (fb.com/busri.wahyuni) dengan narasi “”Saldo” rekening King of The King di BNI sebanyak Rp 720 T. Wuow! Pantas saja SBY gerah..”
Sumber : https://perma.cc/4ZYX-KKEB & https://perma.cc/RNE9-X5R3 (Arsip)
=============================================
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, faktanya dokumen rekening khusus yang diklaim sebaga rekening khusus milik Dony Pedro atau yang dikenal sebagai King of The King adalah rekening palsu.
Pihak PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI pun melaporkan pemalsuan dokumenyang menggunakan simbol – simbol perusahaan dalam kasus King of The King kepada pihak Kepolisian RI.
Corporate Secretary BNI Meiliana mengatakan, langkah hukum ini dilakukan sebagai bentuk upaya memberikan efek jera kepada terduga pelaku dan pihak lain yang berniat melakukan pelanggaran yang sama. BNI pun menghimbau masyarakat agar selalu waspada jika menemukan pihak-pihak yang bermaksud melakukan penipuan dengan menggunakan dokumen bersimbol BNI.
“Setiap dokumen yang berlogo BNI dan berisi informasi kepemilikan sejumlahdana sebaiknya diverifikasi ke cabang-cabang BNI terdekat,” kata Meiliana, saat berbincang dengan Liputan6.com.
Laporan disampaikan oleh BNI kepada Polri melalui Kepolisian Resor Kutai Timur,Kalimantan Timur pada 31 Januari 2020. Laporan ini ditujukan kepada terlapor berinisial BU terkait perkara Pemalsuan Dokumen dengan menggunakan logo dan nama perusahaan BNI.
“Dengan laporan ini, BNI mengharapkan akan dapat menekan jumlah kasus pemalsuan dokumen serupa ke depan,” tegasnya.
Sebelumnya, BU dan Z, dua orang kaki tangan King of The King yang bergerak di Kalimantan Timur (Kaltim), berupaya merekrut anggota sebanyak-banyaknya. Untuk meyakinkan calon anggota, BU memalsukan dokumen yang isinya soal kepemilikan rekening Rp 720 triliun.
“Jelas (dokumen) palsu. Kita sudah kroscek ke BNI di wilayah sini,” ujar Kapolres Kutai Timur, Kaltim, AKBP Indras Budi Purnomo saat dihubungi, Kamis (30/1/2020).
Peristiwa kerajaan fiktif ini bermula ketika adanya spanduk atau baliho di Kutai Timur, Kaltim yang bertuliskan selamat datang kepada Dony Pedro. Pasalnya, sosok Dony disebut sebagai orang yang bisa melunasi utang Indonesia.
Kenyataannya, kalimat provokasi tersebut hanya untuk mengajak masyarakat untuk bergabung kepada organisasi gadungan tersebut. Masyarakat yang tertarik masuk pun nantinya akan diminta uang oleh para pengurus kerajaan fiktif itu. Dengan iming-iming, para anggotanya akan diberikan uang senilai miliaran rupiah.
Pihak TNI Angkatan Darat mengonfirmasi bahwa Dony Pedro, yang diklaim sebagai King of The King, merupakan anggota TNI aktif. Informasi tersebut sebelumnya diungkapkan oleh pengikut sekaligus petinggi King of The King, Juanda, yang lebih dulu tertangkap.
“Benar bahwa Saudara Dony Pedro anggota TNI aktif,” ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispen AD) Brigjen TNI Candra Wijaya kepada Kompas.com, Rabu (5/2/2020).
Menurut dia, saat ini Pedro sedang menjalani proses hukum melalui pengadilan militer di Bandung.
“Yang bersangkutan sudah mulai menjalani proses hukum sejak tanggal 31 Januari 2020 di Pomdam III/Siliwangi karena diduga telah melakukan tindak pidana penipuan,” ujarnya.
REFERENSI
https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4171832/cek-fakta-hoaks-king-of-the-king-memiliki-rekening-rp-720-triliun-di-bni
https://www.cnbcindonesia.com/news/20200131195145-4-134407/terkait-king-of-the-king-bni-laporkan-penebar-dokumen-palsu
https://www.vivanews.com/bisnis/ekonomi/33786-bni-laporkan-tersangka-king-of-the-king-catut-logo-dan-nama-di-kutai?medium=autonext
https://news.detik.com/berita/d-4879228/kaki-tangan-king-of-the-king-pamer-dokumen-rekening-rp-720-triliun
https://nasional.kompas.com/read/2020/02/05/08005521/tni-ad-king-of-the-king-dony-pedro-anggota-tni-aktif
Jabodetabek5 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pemerintahan7 hari agoPilar Saga Ichsan Buka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna ke-14 Tingkat Kota Tangsel
Nasional6 hari agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Banten7 hari agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Jabodetabek5 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Pemerintahan5 hari agoLomba Inovasi TTG ke-14 Tingkat Kota Tangsel 2026, Unpam dan SMAN 1 Tangsel Raih Juara Pertama
Pemerintahan6 hari agoSekda Tangsel Bambang Noertjahjo Lepas 357 Atlet untuk POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten 2026












