Hasil Periksa Fakta Fachrun Nisa (Universitas Muhammadiyah Luwuk).
Informasi palsu. Merupakan hoaks lama yang kembali beredar. Pihak kepolisian telah membantah informasi terkait modus kejahatan baru tersebut pada tahun 2019 lalu.
Selengkapnya pada penjelasan!
= = = = =
KATEGORI: FABRICATED CONTENT
= = = = =
SUMBER: Facebook
https://archive.vn/uqCPP
= = = = =
NARASI:
“Info dari POLRI & TNI AD=
Sampaikan Pesan Ini Kepada Keluarga Dan Kawan_Kawan Anda?
Pesan Ini Ditujukan Kepada Setiap Pria Dan Wanita Yang Bepergian Sendirian Ke Kampus, Tempat Kerja Atau Kemana Saja.
Jika Kalian Menemukan Anak Menangis Di Jalan Dengan Menunjukkan Sebuah Alamat Dan Memintamu Untuk Mengantarnya Ke Alamat Tersebut, Bawalah Anak Itu Ke Kantor POLISI Atau Kantor KORAMIL Terdekat Dan Mohon JANGAN BAWA ANAK ITU KE ALAMAT Tersebut.. Ini Adalah Modus Baru PENJAHAT Untuk MERAMPOK, MEMPERKOSA, MENCULIK.
Mohon Informasikan Ke Semua Kawan_Kawan. Jangan Ragu Untuk Membagikan Pesan Ini Kepada Yang Lainnya. Pesan Ini Bisa Membantu Menyelamatkan Wanita Dan 0rang Yang Penting Dalam Hidup Anda.
INFO : HUMAS MABES POLRI & TNI, Karena Sudah Banyak Korban. Jadi Biarkan Polri & TNI Yang Mengantarkan Anak Itu Ke Alamat yg diminta anak tersebut.
AYO.. Dicopy Paste, Sebarkan Ke Group Manapun Yang Anda Punya, Partisipasi Anda Akan Menyelamatkan & Kehormatan Keluarga, Teman Kita, Maupun 0rang Lain. AYO Peduli Sesama.Tolong share ke group2 yang lain…terima kasih.`
HATI HATI WASPADA SEGALA MODUS MENIPU 🙏🙏🙏”
= = = = =
PENJELASAN:
Telah beredar sebuah broadcast di media sosial yang mencatut nama Humas Mabes & Polri, informasi tersebut berisi modus baru kejahatan baik berupa perampokan, pemerkosaan maupun penculikan.
Informasi yang sama
sebelumnya sempat beredar pada tahun 2019 dan telah dilakukan klarifikasi oleh pihak Mabes Polri bahwasaanya pihak mereka tidak pernah mengeluarkan imbauan terkait modus baru kejahatan seperti yang beredar di media sosial.
Bahkan kabar tersebut telah lama beredar. Setidaknya sejak tahun 2012 lalu melalui Blackberry messenger demikian dikabarkan Merdeka.com dalam artikel berjudul “Blackberry messenger anak minta tolong hoax”.
Dengan demikian informasi yang beredar di media sosial berkaitan dengan modus baru kejahatan tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten palsu.
=====
REFERENSI:
https://www.merdeka.com/jakarta/blackberry-messanger-anak-minta-tolong-hoax.html
Bisnis4 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan4 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan4 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Banten4 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta4 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Banten4 minggu agoBank Banten Kembali Dipercaya sebagai Penyalur Bansos
Banten4 minggu agoBank Banten Lanjutkan Kerjasama dengan PT TASPEN


















