Melalui media sosial Facebook, sebuah akun mengunggah narasi bahwa Pelabuhan Merak-Bakauheni tutup alias tidak beroperasi hingga Hari Raya Idul Adha akibat adanya persebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Unggahan tersebut berbanding terbalik dengan pemberitaan yang ada, yakni Pelabuhan Merak-Bakauheni masih beroperasi atau beraktivitas seperti biasa.
Selengkapnya terdapat di penjelasan!
KATEGORI: FABRICATED CONTENT
===
SUMBER: MEDIA SOSIAL FACEBOOK
===
NARASI:
pelabuhan merak Lampung penyembarangan di tutup katanya bukak lagi abis Lebaran Hj … lebaran indul fitri gak boleh mudik Gara Virus covid-19 😢 padahal udah rindu banget sama Keluarga😢 Gagal mudikk.
===
PENJELASAN:
Sebuah akun Facebook @CindyCitraEfendi membagikan unggahan berupa informasi yang menyebut bahwa Pelabuhan Merak-Bakauheni tutup alias tidak beroperasi akibat persebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Hingga saat ini, unggahan tersebut telah mendapat 143 respon dan 27 komentar dari para pengguna
Facebook lainnya.
Namun pasca dilakukan penelusuran lebih lanjut, tidak ditemukan fakta seperti halnya yang diunggah oleh akun @CindyCitraEfendi. Meski sempat mengalami penuruan penumpang, Pelabuhan Merak-Bakauheni kembali mengalami kenaikan penumpang sebanyak 12 persen. Melansir dari detik.com, fakta tersebut diungkapkan oleh GM ASPD Indonesia Ferry Cabang Merak, Hasan Lessy.
Hasan menjelaskan, PT ASPD Indonesia Ferry Cabang Merak mencatat ada kenaikan sebanyak 12 persen kendaraan roda dua atau motor melalui Pelabuhan Merak-Bakauheni, Lampung. Kenaikan tersebut dihitung berdasarkan rata-rata, terhitung dari Maret atau saat kasus Covid-19 muncul di Indonesia.
“Sampai dengan kemarin, tanggal 29 Maret, sesuai dengan kita lihat data, ini rata-rata kapal beroperasi 28 kapal di lintar Merak-Bakauheni, tapi terhadap golongan 2 (motor) rata-rata naik 12 persen,” pungkas Hasan.
Pernyataan senada juga dilontarkan oleh Humas PT ASDP Indonesia Ferry Bakauheni Syaifullahil Maslul Harahap. Melansir dari antaranews.com, Humas PT ASDP menyatakan bahwa hingga saat ini aktivitas di Pelabuhan Merak-Bakauheni berjalan seperti biasa atau dalam kata lain tidak terdapat penutupan seperti halnya yang diunggah oleh akun @CindyCitraEfendi. Ferry menambahkan, sejauh ini tidak ada perintah penutupan pelabuhan oleh Pemerintah Pusat.
“Sementara ini tidak ada perintah penutupan baik dari kantor ASPD pudat dan Pemerintah Pusat,” imbuhnya.
===
REFERENSI:
Pemerintahan4 hari agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Pemerintahan4 hari agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel
Pemerintahan4 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Pemerintahan1 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan4 hari agoHUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan
Pemerintahan3 hari agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan














