Nasional
Cek Fakta: [SALAH] Pesan Berantai yang Mencatut Nama Gus Sholah Disertai Tulisan Umat Islam Hukumnya Haram Pilih Jokowi
![[SALAH] Pesan Berantai yang Mencatut Nama Gus Sholah Disertai Tulisan Umat Islam Hukumnya Haram Pilih Jokowi](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2019/03/Untitled-7.png)
“Gus Sholah tidak pernah menggunakan kata mengharamkan untuk hal-hal yang tidak secara tegas dinyatakan oleh hukum Islam,” keterangan tertulis akun resmi Twitter milik Pesantren Tebuireng, Selasa (26/3).
======
Kategori : DISINFORMASI / False Connection
======
Sumber : Pesan Berantai Whatsapp
======
Penjelasan :
Beredar di pesan berantai aplikasi obrolan Whatsapp yang mencatut nama K.H Salahuddin Wahid biasa dipanggil Gus Sholah, isi pesan berantai tersebut adalah “UMAT ISLAM HUKUMNYA HARAM PILIH JOKOWI” yang disertai Berita eramuslim.com berjudul :KH. Salahuddin Wahid: Struktur NU Tak Boleh Instruksikan Pilih Jokowi-Ma’ruf .
Pesan berantai yang mengandung unsur hasutan tersebut membuat pihak Pesantren Tebuireng yang merupakan pesantren asuhan dari Gus Sholah ini memberikan klarifikasinya melalui akun Twitter resmi milik Pesantren Tebuireng @tebuirengonline.
“Gus Sholah tidak pernah menggunakan kata mengharamkan untuk hal-hal yang tidak secara tegas dinyatakan oleh hukum Islam,” keterangan tertulis akun resmi Twitter milik Pesantren Tebuireng, Selasa (26/3).
“Tersebar di WhatsApp, sebuah berita yang benar, tapi diberi caption yang salah oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Mari membaca beritanya dengan seksama, bukan hanya membaca caption yang menyesatkan,” tambahnya.
Selain itu, akun Twitter Pesantren Tebuireng juga berpesan kepada masyarakat bahwa untuk cerdas memanfaatkan media sosial dengan baik dan benar.
“Stop hoaks. Saatnya cerdas memanfaatkan media sosial dengan baik dan benar untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia,” imbauan dari Pesantren Tebuireng.
Referensi :
https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/862387247427145/
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoFAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh
Sport1 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport2 minggu agoTamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional2 minggu agoPresiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya


































