Cek Fakta
Cek Fakta: [SALAH] Seorang Anak Alami Gangguan Saraf Motorik Akibat Kecanduan Game Mobile Legends
![[SALAH] Seorang Anak Alami Gangguan Saraf Motorik Akibat Kecanduan Game Mobile Legends](https://kabartangsel.com/wp-content/uploads/2023/05/Cek-Fakta-SALAH-Seorang-Anak-Alami-Gangguan-Saraf-Motorik-Akibat.png)
Informasi yang menyesatkan dan merupakan kasus lama. Faktanya, bukan karena kecanduan game mobile legends. Anak tersebut didiagnosis oleh dokter mengalami Hemmibalismus yang merupakan infeksi bakteri yang menyerang sistem saraf, akibatnya menimbulkan gerakan di tangan dan kakinya tanpa bisa dikendalikan.
======
[KATEGORI]: KONTEN YANG MENYESATKAN
======
[SUMBER]: INSTAGRAM (http://bitly.ws/Gdif)
======
[NARASI]:
“Kecanduan mobile legends !!!! Saraf motorik rusakkkk”
======
[PENJELASAN]:
Sebuah akun Instagram bernama lambe.turahid mengunggah video yang memperlihatkan seorang remaja yang diklaim mengalami gangguan saraf motorik akibat dari kecanduan bermain game online mobile legends.
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut merupakan kasus lama dan telah lama beredar setidaknya sejak tahun 2019 dan berlokasi di puskesmas Dukun, Magelang, Jawa Tengah.
Kepala Puskesmas Dukun, dr. Didik Guntur Saputra menyatakan bahwa pihak dokter Puskesmas tidak mengetahui ada perekaman video dan pihak dokter Puskesmas tidak mengeluarkan rujukan dengan diagnosa akibat game online.
Mereka juga meminta masyarakat utnuk berhenti menyebarkan videonya. Hal ini diperkuat dengan adanya surat pernyataan klarifikasi dari pihak puskesmas dan ditanda tangani oleh kepala puskesmas Dukun.
Di samping itu, pihak keluarga juga telah menyatakan hal serupa, diwakili oleh kakak sepupu pasien, yang menggunakan akun Facebook Shifara Branded Kids. Hasil pemeriksaan pun mengatakan bahwa pasien mengalami gangguan yang bukan disebabkan oleh kecanduan game online, melainkan Hemmibalimus.
Hemmibalimus sendiri adalah infeksi bakteri yang menyerang sistem saraf, akibatnya menimbulkan gerakan di tangan dan kakinya tanpa bisa dikendalikan.
Berdasarkan tangakapan layar obrolan di WhatsApp yang ia sertakan, infeksi bakteri yang menyerang pasien dipicu oleh demam dan sering telat makan.
Dirinya juga menerangkan bahwa adiknya ternyata direkam oleh petugas puskesmas tanpa izin dari pihak keluarga saat menunggu untuk diperiksa.
======


REFERENSI:
Source:Turnbackhoaks
Nasional2 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Nasional2 minggu agoProfil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo
Nasional2 minggu agoProfil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri
Nasional2 minggu agoPernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri
Nasional2 minggu agoSuyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri Hari Ini Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
































