Isu hoaks. Klaim penculikan anak di angkot Lebak Bulus-Parung adalah rekayasa yang dibuat oleh pelaku karena sebenarnya pelaku tidak pernah hamil sampai saat ini.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
Kategori : Konten Palsu
Beredar isu tentang adanya kasus penculikan bayi yang terjadi di dalam angkutan umum jurusan Lebak Bulus-Parung, tepatnya di kawasan pondok Cabe, Tangerang Selatan pada Sabtu (29/2/2020).
“Telah diculik Keponakan Dari ibu yulianah
Umur anak 5 bulan
Jenis kelamin perempuan
Kejadian d Angkot lebak bulus parung
Ibunda si bayi dihipnotis d Angkot, Diturunkan di pondok cabe oleh pelaku.penculikan
Kejadian Hari sabtu 29feb 2020 sekitar jam 16.00″
Salah satu sumber : https://perma.cc/MQ2M-PW3A (Arsip) – Sudah dibagikan 322 kali saat tangkapan layar diambil.
=============================================
PENJELASAN
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Muharram Wibisono menegaskan bahwa informasi mengenai penculikan bayi di angkot jurusan Lebak Bulus-Parung tidak benar alias hoaks.
“(Informasi dalam pesan berantai) itu hoaks. Berita itu membuat resah masyarakat,” kata Wibisono sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Minggu (1/3/2020).
“Hasil pendalaman kasus penculikan bayi dan keterangan dari ibu Tia teman pelapor, bahwa pelapor tidak pernah punya bayi dan laporan yang dibuat tidak benar,” terang Kompol Hadi Supriatna, Kapolsek Pamulang kepada Okezone, Minggu (1/3/2020).
“Tujuannya, motifnya adalah selama ini dia (Aura Indah Permata) sering meminta uang ke kakaknya untuk biaya hidup dan sebagainya. Dia menyampaikan sudah mempunyai bayi,” kata Hadi.
Setelah hampir 2 tahun, kata Hadi, kakak Aura yang kerap memberi uang ingin melihat bayi itu. Aura panik karena sebenarnya dia tidak pernah hamil sampai saat ini.
“Pada saat kakaknya pengin ketemu keponakannya, dia bingung akhirnya dia merekayasa itu,” imbuhnya.
Khawatir dituduh pembohong, Aura berpura-pura kehilangan bayi lalu dilaporkan ke kakaknya tersebut.
“Lagian pelaku ini sering minta uang akhirnya dia berbohong bilang ke kakaknya kalau bayinya hilang. Kakaknya pun memposting di media sosial sehingga viral,” tambah Hadi.
Aura pun dijerat hukum karena telah membuat laporan palsu. Sedangkan kakak Aura disebut tidak diproses hukum karena tidak tahu kejadian yang sebenarnya.
“Yang menyebarkan di media sosial, kakaknya, itu juga tidak tahu, dia juga dibohongi,” kata Hadi.
REFERENSI
https://www.kompas.tv/article/69171/polisi-pastikan-penculikan-bayi-dalam-angkot-lebak-bulus-parung-hoaks?page=all
https://megapolitan.okezone.com/read/2020/03/01/338/2176334/viral-bayi-diculik-penumpang-angkot-di-tangsel-ternyata-laporan-palsu
https://kumparan.com/kumparannews/perempuan-di-pamulang-buat-laporan-palsu-penculikan-bayi-untuk-tutupi-kebohongan-1swMOwK8EAK
https://news.detik.com/berita/d-4920602/karang-cerita-bayi-diculik-aura-indah-pura-pura-pingsan-di-kantor-polisi/2
Jabodetabek5 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pemerintahan7 hari agoPilar Saga Ichsan Buka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna ke-14 Tingkat Kota Tangsel
Nasional6 hari agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Banten7 hari agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Jabodetabek5 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Pemerintahan5 hari agoLomba Inovasi TTG ke-14 Tingkat Kota Tangsel 2026, Unpam dan SMAN 1 Tangsel Raih Juara Pertama
Pemerintahan6 hari agoSekda Tangsel Bambang Noertjahjo Lepas 357 Atlet untuk POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten 2026












