Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).Faktanya, sel kera hijau Afrika (Vero Cell) bukan merupakan kandungan dalam vaksin Sinovac, melainkan digunakan untuk menguji keefektifan vaksin terhadap virus SARS-CoV-2.= = = = =
KATEGORI: Konten yang Menyesatkan/Misleading Content
= = = = =
SUMBER: Facebook
https://archive.vn/nweua
= = = = =
NARASI:
“Vero Cell = Sel Vero
Sel Ginjal Monyet Hijau Afrika”
= = = = =
PENJELASAN:
Pengguna Facebook Andini Octavia Pertiwi mengunggah informasi (29/11) yang menyatakan bahwa vaksin Sinovac mengandung Vero Cell atau sel kera hijau Afrika. Dalam pesan tersebut juga disertakan foto kemasan vaksin Sinovac serta foto hasil tangkapan layar definisi Sel Vero menurut situs Wikipedia.
Berdasarkan hasil penelusuran, sel kera hijau Afrika (Vero Cell) bukan merupakan kandungan dalam vaksin Sinovac, melainkan digunakan untuk menguji keefektifan vaksin terhadap virus SARS-CoV-2, dengan cara menyuntikkan virus SARS-CoV-2 ke dalam paru-paru kera hijau Afrika yang menjadi objek penelitian. Penyuntikkan melalui paru-paru dinilai paling efektif lantaran virus SARS-CoV-2 yang menyerang jaringan pernapasan. Virus kemudian berkembang di Sel Vero kera hijau Afrika. Vaksin Sinovac kemudian bekerja melawan virus SARS-CoV-2 yang berkembang di dalam Sel Vero kera tersebut.
Melansir dari Okezone.com, PT Bio Farma telah menegaskan bahwa klaim yang beredar mengenai vaksin Sinovac mengandung sel kera hijau Afrika tersebut adalah tidak benar. Lebih lanjut, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Dr. Zubairi Djoerban, melalui akun Twitter resminya, ProfesorZubairi, juga telah menyatakan bahwa klaim mengenai kandungan vaksin Sinovac tersebut adalah hoaks.
Dengan demikian, informasi yang diunggah oleh pengguna Facebook Andini Octavia Pratiwi tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
= = = = =
REFERENSI:
https://blogs.biomedcentral.com/on-health/2020/08/25/the-use-of-african-green-monkeys-to-battle-covid-19/
https://virologyj.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12985-020-01396-w
https://twitter.com/ProfesorZubairi/status/1345340009058975744
https://lifestyle.okezone.com/read/2021/01/03/481/2337847/viral-vaksin-sinovac-mengandung-ginjal-monyet-hijau-afrika-hoax
Nasional4 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan4 minggu ago379 Masjid dan 376 Musala di Tangsel Terhubung Internet Gratis, Diskominfo Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Edukasi
Pemerintahan3 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Pemerintahan4 minggu agoPagar Alam Studi Tiru ke Tangsel, Pilar Saga Ichsan Paparkan Inovasi Digital dan Optimalisasi Pendapatan Daerah
Bisnis2 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Pemerintahan4 minggu agoHadapi Era AI, Benyamin Davnie: Pemkot Tangsel Siapkan ASN yang Adaptif dan Kompetitif














