Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memulangkan para pengemis jalanan ke daerah asal. Dari data Dinsos Tangsel menyebutkan pada tahun 2017 lalu sebanyak 66 orang pengemis yang berasal dari Brebes, Cirebon, Indramayu dan Tangerang dipulangkan oleh Dinsos Tangsel. Sedangkan dari Januari hingga Juli tahun 2018 sebanyak 42 orang pengemis yang sudah ditangani dipulangkan kekampung asal mereka yakni Indramayu sebanyak 4 orang, dan 1 orang ke Jampang Tengah Sukabumi.
Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial dan Tunasusila pada Dinsos Tangsel Hadiana, menjelaskan, pada kenyataannya mereka yang direkrutmen menjadi pengemis di Tangsel sebenarnya dari kampung halamannya dijanjikan untuk bekerja sebagai tukang pijat .
“Dari hasil penelusuran setelah sampai di kampong halamannya seperti pernyataan ibu Cartem yang berasal dari Desa Suka Slamet, Kecamatan Kroya Indramayu, mereka mengungkapkan kalau mereka ke Tangsel untuk menjadi tukang pijat bukan pengemis,” jelasnya, Sabtu (21/7).
Para perekrut pengemis menggunakan keluguhan dan kurang pengetahuan mereka, sehingga mereka mau ikut untuk ke Tangsel.
“Perekrut mereka sangat pintar mengelabuhi para pengemis, sehingga mereka mau datang untuk mengemis di Tangsel, namun kita pun terus melakukan pengawasan dengan memulangkan mereka,” tutupnya. (red/fid)
Serba-Serbi6 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Sport5 hari agoJadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu
Pemerintahan2 hari agoParade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen
Serba-Serbi6 hari agoApa Itu DESIL?
Pemerintahan4 hari agoJelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan
Pemerintahan6 hari agoKemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan













