Kabartangsel.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perlindungan Perempuan, Perlindungan anak dan Keluarga Bernecana (DPMP3AKB) terus berupaya menekan jumlah angka kelahiran serta mengatasi naiknya jumlah penduduk. Salah satunya yang dilakukan oleh DPMP3AKAB adalah dengan menyiapkan 75 Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).
Melalui PLKB ini, diharapkan seluruh masyarakat bisa mengetahui informasi mengenai program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB). Program KKB ini tidak hanya mengenai program penekanan angka kelahiran saja, akan tetapi mencakup upaya yang terkait dalam pemberdayaan dan perencanaan keluarga sejahtera.
Pelaksana tugas DPMP3AKB Kota Tangsel, Khairati, mengatakan sampai saat ini tugas PLKB belum dirasa maksimal dalam mengurangi jumlah angka kelahiran dan ledakan penduduk. Karena itu, bersama dengan jajaran Pemkot Tangsel, kini pihaknya kian aktif memberikan penyuluhan serta pelatihan kepada seluruh PLKB mengenai metode, sistem serta informasi mengenai program yang semestinya mereka lakukan.
”Salah satunya dengan bimtek atau seminar dan penyuluhan. Mereka yang bertugas memberikan informasi kepada masyarakat pun akan menerima materi bagaimana memberikan informasi kepada masyarakat, agar mudah diterima,” kata Khairati saat bimbingan teknis PKLB di Serpong pada Kamis, 24 Agustus 2017.
Khairati menambahkan, PLKB merupakan ujung tombak dari program ini. Sebab, melalui PLKB lah seluruh program bisa sampai ke masyarakat.
”Karena itu PLKB merupakan orang-orang terpilih yang kita anggap mampu menyebarkan informasi terkait program-program ini. Namun untuk mematangkan kemampuannya, yang kita perlukan adalah pelatihan seperti ini, agar lebih matang saat turun ke dalam masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie berharap agar PLKB bisa berperan aktif di dalam masyarakat. Sehingga dapat mewujudkan Kota Tangsel yang lebih sejahtera. Karenanya, Pemkot siap memfasilitasi kebutuhan PLKB dalam menyampaikan informasi mengenai program KKB ini.
”Untuk mencapai Kota yang maju, masyarakat karus merasakan kesejahteraan terlebih dahulu. Karena itu, PLKB merupakan ujung tombak dari Pemkot dalam mencapai Kota yang sejahtera tersebut. Hasil yang akan kita rasakan, tentu saja adalah buah dari usaha para PLKB,” kata Benyamin. (rls/fid)
Pemerintahan7 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Pemerintahan7 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall














