Menanggapi beredarnya informasi tentang vaksin palsu yang beredar di tanah air, Eka Hospital menjamin bahwa pihaknya hanya menggunakan yang asli. Sebagai rumah sakit yang sudah terakreditasi secara nasional oleh KARS (Komite Akreditasi Rumah Sakit) dan internasional oleh JCI (Joint Commission International), Eka Hospital bertekad mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien dengan menerapkan standar layanan medis terbaik.
Menurut Direktur Humas Korporat Eka Hospital, Dr. Rio Hermanto Nurya, MM, EKa Hospital BSD Serpong Tangerang Selatan (Tangsel) maupun Pekanbaru sudah menerapkan standar yang disebut dengan Supply Chain Management dalam menyeleksi pembelian obat, alat kesehatan (alkes), dan vaksin serta penanganannya dari distributor resmi.
’’Sehingga kami dapat menjamin mutu dan keaslian obat-obatan dan vaksin yang diberikan di Eka Hospital. Vaksin yang kami berikan adalah asli dan bukan kemasan ulang,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/6).
Dijelaskan, imunisasi atau vaksinasi merupakan suatu cara membentuk kekebalan tubuh (imunitas) terhadap ancaman suatu penyakit. Imunisasi dilakukan dengan cara memasukkan atau menyuntikan suatu antigen ke dalam tubuh seseorang untuk merangsang tubuh memproduksi antibodi.
’’Pada saat terpapar (kontak) dengan bakteri atau virus, antibodi akan melawannya sehingga dapat terbebas dari penyakit tersebut,’’ katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, akreditasi rumah sakit wajib dilakukan secara berkala minimal tiga tahun sekali, sesuai dengan Undang-Undang No. 44 Tahun 2009, Pasal 40 ayat (1). Akreditasi rumah sakit juga bertujuan untuk memotivasi setiap layanan kesehatan di Indonesia.
’’Jika mutu pelayanan rumah sakit di tanah air sudah baik, diharapkan kepercayaan semakin meningkat dan semakin yakin untuk menjalani pengobatan di dalam negeri,’’ tandasnya. (fid)
-
Bisnis3 hari ago
Tarrasmart Resmi Bergabung dengan NVIDIA Inception: Langkah Besar Menuju Inovasi AI Global
-
Bisnis3 hari ago
Hari-H Lebaran, KAI Divre I Sumut Layani 9.800 Penumpang
-
Bisnis3 hari ago
Mayoritas Prajurit TNI di Papua Pilih Tak Mudik Demi Jaga Keamanan Masyarakat dari Teror dan Serangan OPM
-
Bisnis2 hari ago
PTPP Fasilitasi Lebih dari 4.000 Pemudik dalam Program Mudik Bersama BUMN 2025
-
Bisnis2 hari ago
Lanjutkan Penghijauan, WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability Tanam Lagi 348 Pohon Trembesi
-
Bisnis17 jam ago
Inovasi dan Keunikan dalam Pembangunan Terowongan Karya Anak Bangsa di Samarinda yang digarap oleh PTPP
-
Jabodetabek10 jam ago
Dedi Mulyadi Proses Hukum Pelaku Pungli Supir Angkot Kawasan Puncak Diduga oleh Oknum Dishub Bogor
-
Nasional4 jam ago
Jaringan Muslim Madani Apresiasi Gerak Cepat Menteri Imipas Agus Andrianto Realisasikan Penjara Khusus Koruptor