Tanamkan mimpi yang tinggi tetapi para mahasiswa harus fokus terhadap mimpimu, Fokus apakah ingin menjadi pengusaha, pemilik Rumah Sakit, pemilik perusahaan penerbangan. Harus optimistis bahwa mimpimu suatu saat pasti terwujud, tetapi jangan hanya menjadi pemimpi tetapi kamu harus aksi.
“Barack Obama kecil, waktu sekolah di SD Menteng bila ditanya apa cita-citamu kelak, dimana-mana jawabannya selalu ingin menjadi Presiden Amerika Serikat,” ungkap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Panglima TNI, memberikan contoh.
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI saat memberikan pembekalan kepada 4.604 mahasiswa UPH dan siswa UPH College di Aula Universitas Pelita Harapan (UPH) Kelapa Dua, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Jumat (19/8).
Tidak mudah mewujudkan mimpi karena berbagai kesulitan dan keterbatasan akan selalu hadir seiring dengan dinamika kehidupan itu sendiri, adakalanya beruntung tetapi sekali-kali juga mengalami kegagalan dan jatuh untuk menghadapi situasi seperti ini Panglima TNI memberi nasehat kepada para mahasiswa muda untuk selalu berdoa kepada Tuhan YME dan membawakan diri secara Fleksibel.
Di hadapan para mahasiswa baru Jenderal TNI Gatot menguraikan ancaman yang sedang dan akan dihadapi bangsa Indonesia serta tantangan era persaingan global yang harus dihadapi dengan kesiapan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Jenderal mantan Pangkostrad ini kembali memberikan kunci sukses berikutnya untuk Fokus meraih mimpinya dan tetap belajar (Keep Learning).
“Aksinya, kalian tidak boleh frustasi hadapi kesulitan belajar, jangan cuma percaya pada pelajaran yang ada disini, cari tambahan sehingga apabila diberikan pekerjaan atau tugas oleh dosenmu akan dapat mengerjakan dengan baik,” kata Panglima TNI seperti siaran pers Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G.
Panglima TNI juga menekankan bahwa pentingnya membangun network karena para Mahasiswa tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan mimpinya. Para mahasiswa berkumpul bersama teman lainya dari berbagai daerah dengan berbagai kelebihan yang dimiliknya masing-masing itu merupakan aset dan modal untuk saling bertukar dan berbagi serta membangun relasi sejak dini.
Setelah menguraikan kiatnya, ternyata kunci diatas segala kunci keberhasilan itu menurut jenderal mantan Kasad ini terletak pada hati kita sendiri.
“Belajarlah dari kehidupan dan yang paling utama semua harus dilakukan dengan hati yaitu bekerja dengan hati (Do by Hart),” ujar Jenderal Gatot Nurmantyo. (rls/jp)
Sport5 hari agoDaftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim
Sport4 hari ago18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027
Sport5 hari agoJadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026
Bisnis6 hari agoKolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif
Bisnis6 hari agoPuluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta
Serba-Serbi3 hari agoCara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK
Banten3 hari agoDewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027
Pemerintahan6 hari agoTangkal Hoaks di Era AI, Diskominfo Tangsel dan NU Perkuat Literasi Digital













