Pemerintahan
Gedung Puspemkot Tangsel Dibangun dengan Konsep Ramah Lingkungan

Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangsel dibangun dengan konsep ramah lingkungan. Di kawasan ini, tak hanya terdapat pepohonan, melainkan juga bakal dibangun sistem daur ulang air hujan.
Sarana ini, bakal menjadi tempat menampung air hujan sehingga tidak ada yang dibuang ke saluran. Sekretaris Dinas Tata Kota Bangunan dan Permukiman (DTKBP) Kota Tangsel Mukkodas Syuhada mengatakan, dalam proses perencanaan awal, pembangunan gedung puspem dibuat dengan konsep ramah lingkungan. Pada perjalanannya, rencana itu banyak yang diubah.
“Kita tidak menebang pohon eksisting. Bahkan, jalan saja yang rencana awalnya harus menebang jalan, kita ubah,” ujarnya, saat coffe morning di kantornya, Kamis lalu (12/3).
Mukkodas menjelaskan, Pemkot Tangsel juga menambahkan rencana pembangunan bak penampung air. Sarana ini, dibuat untuk menadah air hujan untuk kemudian diolah. Setelah itu, air hujan bisa digunakan untuk berbagai kepentingan.
“Kita menggunakan sistem panen air hujan. Sama dengan musim buah-buahan, hujan akan kita jadikan sebagai musim panen air, bukan lagi masalah,” terangnya.
Dasar pikirannya, selama ini hujan kerap menjadi momok menakutkan. Karena air hujan, membuat banjir atau musibah lain. Padahal semestinya, air hujan bisa dimanfaatkan. Ketika, dikelola dengan baik. “Nanti air hujan yang kita kelola bisa dipakai mencuci, menyiram tanaman, bahkan bisa diminum,” jelasnya.
Meski sudah masuk dalam perencanaan, Mukkodas belum bisa memaparkan sistem ini dengan gamblang. Seperti, lokasi bak penampung air hujan, besarannya hingga sistem sanitasinya sehingga air hujan dari kawasan itu masuk semua ke bak penampungan. “Masih akan kita bahas dengan ahlinya,” ujarnya.
Selain membuat bak penampung air hujan, di Puspem Tangsel juga akan bersih dari kendaraan bermotor. Di tempat ini, akan dibangun gedung parkir delapan lantai. Kapasitasnya, bisa menampung 600-an unit kendaraan roda empat.
“Tidak boleh ada motor atau mobil di depan gedung. Nanti, akan kita sediakan sepeda dari gedung parkir ke balaikota atau ke SKPD,” tuturnya.
Targetnya, gedung puspem ini bisa selesai tahun ini. Saat ini, gedung balaikota sudah selesai dan tinggal proses finishing interior dan lanscapingnya. (te/kt)
Pemerintahan6 hari agoWakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan Resmikan Rumah Pastori GPIB Jurang Mangu
Nasional6 hari agoMomen Wapres Gibran Rakabuming Raka Dampingi Presiden Prabowo pada Rapat Kerja Pemerintah
Hukum6 hari agoPolsek Pagedangan Polres Tangsel Dampingi Pemasangan Larangan Buang Sampah di TPS Ilegal Jatake
Pemerintahan6 hari agoSekda Bambang Noertjahjo Tegaskan Pentingnya Penguatan dan Inovasi Layanan BLUD Kesehatan di Tangsel
Banten6 hari agoPetani Muda Banten Diberangkatkan Magang ke Jepang, DPRD Banten Dukung Peningkatan Kompetensi SDM Pertanian
Nasional6 hari agoPenerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah Rumah Zakat Tembus Rp468 Miliar di Tahun 2025
Nasional6 hari agoKemhan Siap Dukung SDM Program Prioritas Presiden
Bisnis6 hari ago96 Persen Masyarakat Jarang ke Dokter Gigi, Pepsodent Luncurkan Program Dentfluencer



















