Nasional
Hutama Karya Tuntaskan Proyek EPC Talavera, Indonesia Punya Dermaga Ekspor Semen Berkapasitas Besar

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menuntaskan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi milik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) di Desa Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Proyek yang dimulai sejak tahun 2022 ini telah dinyatakan layak beroperasi (ready for operating) dan siap mendukung peningkatan kapasitas distribusi semen, khususnya untuk pasar ekspor.
Penyelesaian proyek ditandai dengan diterbitkannya Taking Over Certificate (TOC) pada 11 April 2026, yang mengonfirmasi bahwa pekerjaan telah memenuhi seluruh persyaratan teknis dan operasional.
Salah satu keunggulan utama proyek ini adalah implementasi tube conveyor sepanjang 4,2 km yang merupakan tube conveyor kapasitas terbesar di Asia Tenggara serta menjadi tulang punggung efisiensi distribusi dari area produksi menuju dermaga dan kapal. Sistem ini memungkinkan proses pemuatan berlangsung lebih cepat, stabil, dan andal, sehingga meningkatkan daya saing logistik dalam skala besar. Proyek ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SBI dan Taiheiyo Cement Corporation (TCC). Dalam kerja sama ini, disampaikan bahwa ekspor tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar TCC di Amerika Serikat.
Ruang cakupan pekerjaan mencakup pembangunan jetty trestle dan jetty platform baru yang terintegrasi dengan fasilitas yang ada. Dengan infrastruktur dermaga yang semakin modern dan terhubung langsung dengan sistem distribusi berkapasitas tinggi, Solusi Bangun Indonesia—sebagai bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG)—kini memiliki transmisi lebih besar dalam memperluas distribusi melalui jalur laut serta meningkatkan efisiensi biaya logistik jangka panjang.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti kapabilitas Hutama Karya dalam menangani proyek EPC industri berskala besar.
“Penyelesaian proyek ini menunjukkan bahwa Hutama Karya mampu menghadirkan infrastruktur industri yang tidak hanya memenuhi standar teknis dan keselamatan, tetapi juga siap beroperasi secara optimal untuk mendukung kebutuhan klien bisnis,” ujarnya.
Keberhasilan proyek Talavera ini semakin memperkuat portofolio Hutama Karya di sektor industri Engineering, Procurement, and Construction (EPC) , melengkapi pengalaman perusahaan di bidang jalan tol dan energi. Hutama Karya terus berkomitmen menghadirkan proyek dengan standar saling menguntungkan, keselamatan, dan kepuasan yang tinggi, sekaligus memberikan nilai tambah bagi rantai pasok nasional.
Nasional5 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport6 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Nasional6 hari agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport6 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Bisnis2 minggu agoTransformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026
Bisnis6 hari agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi
Bisnis6 hari agoBogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting








































