Nasional
Indonesia Kerja Sama Transformasi Kesehatan Dengan Amerika Serikat

Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante S. Harbuwono, didampingi Plt. Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alkes, melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat pada tanggal 13-17 September 2021. Kunjungan kerja dilakukan untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara yang telah ditandai dengan ditandatanginya MOU Kerja Sama Kesehatan RI-AS di Jenewa tanggal 21 Mei 2019.
Terlebih, kunjungan kerja juga dilakukan untuk menjajaki kerja sama transformasi kesehatan dengan Amerika Serikat, khususnya pilar transformasi layanan kesehatan rujukan (sister hospital), transformasi SDM kesehatan (pelatihan dan pendidikan), transformasi resiliensi (kemandirian vaksin), transformasi teknologi kesehatan, serta menindaklanjuti kerja sama penanganan Covid-19.
Dalam pertemuan bilateral dengan Deputy Secretary of Health, Andrea Palm, di Washington D.C., 14 September 2021, Wamenkes menyampaikan usulan kerja sama transformasi kesehatan di Indonesia 2021-2024, “Perlu dibuka akses untuk Dokter Indonesia melakukan training di Amerika Serikat. Indonesia juga ingin bermitra dengan Amerika dalam konteks Sister Hospital, seperti yang dikembangkan oleh Mayo Clinic dan salah satu RS di Bali,” jelas Dante. Selain bertemu Wamenkes AS, Wamenkes RI juga bertemu dengan U.S. Agency, yaitu: Center for Disease Control and Prevention (CDC) dan National Institute of Health (NIH).
Misi pertama Wamenkes ke Amerika Serikat adalah kerja sama pelayanan kesehatan melalui sister hospital. Dalam mempersiapkan strategi transformasi kesehatan, khususnya pilar pelayanan kesehatan rujukan, Wamenkes bertemu dengan beberapa institusi Rumah Sakit, diantaranya: Boston Children’s Hospital dan MD Anderson Cancer Center. Wamenkes mengusulkan kerja sama sister hospital antara RSAB Harapan Kita dan Boston Children’s Hospital serta kerja sama sister hospital antara RS Kanker Dharmais dan MD Anderson, dengan area kerja sama mencakup: joint research, fellowship pelatihan dokter, co-branding dan pasien rujukan langsung dari Indonesia.
Misi kedua adalah kerja sama dengan universitas. Untuk melaksanakan transformasi kesehatan di pilar SDM kesehatan, Wamenkes bertemu dengan Harvard Medical School dan mengusulkan kerja sama antara Kemenkes dan Harvard Medical School dengan fokus kerja sama, antara lain: rekomendasi pelatihan klinis; pelatihan Global Health Delivery dan Leadership in Medicine; serta pemberian rekomendasi pendidikan S2 di Harvard.
Terakhir, Wamenkes juga menjajaki kerja sama industri kesehatan. Bersama dengan Menteri Luar Negeri, Wamen BUMN dan Dirut PT. Biofarma, Wamenkes berkesempatan menyaksikan penandatanganan MOU antara PT Biofarma dan beberapa industri dan institusi Amerika Serikat, yaitu Dynavax, Google Health dan Baylor College Medicine.
Menutup kunjungannya ke Amerika Serikat, Wamenkes RI mengundang Kementerian Kesehatan Amerika Serikat beserta Rumah Sakit, Universitas dan industri kesehatannya untuk hadir pada Health Business Gathering (HBG) yang akan diselenggarakan di Bali, akhir bulan November 2021 guna mengkonkritkan detail kerja sama yang akan diimplementasikan.
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional1 minggu ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional1 minggu agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional1 minggu agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”


































