Banten
Ini Alasan KPK Mengapa Menahan Ratu Atut Chosiyah

Tiga hari setelah menetapkan sebagai tersangka, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Ratu Atut Chosiyah. Gubernur Banten itu diduga terlibat kasus suap Pilkada Lebak, Banten. Padahal banyak tersangka KPK yang perlu waktu lama sebelum akhirnya ditahan.
Lalu apa alasan di balik penahanan yang terkesan tergesa-gesa ini? Juru Bicara KPK, Johan Budi, menjelaskan penahan Ratu Atut Chosiyah karena alasan subjektif dan objektif.
“Seorang tersangka tentu ditahan penyidik dengan alasan subjektif dan objektif. Alasan subjektif ada beberapa hal. Salah satunya dikhawatirkan tersangka menghilangkan barang bukti atau melarikan diri,” ujar Johan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (20/12/2013).
Tak hanya itu, lanjut dia, berkas perkara Atut memang sudah memenuhi unsur dan dapat ditahan. Apalagi kasus ini juga berawal dari operasi tangkap tangan. “Juga dikhawatirkan tersangka dapat mempengaruhi saksi-saksi,” kata Johan.
Sementara untuk alasan objektif, lanjut Johan, seseorang yang terkait tindak pidana dengan hukuman di atas 5 tahun juga dapat langsung ditahan.
Beri Bantuan Hukum
Sementara Wakil Sekertaris Jenderal Partai Golkar, Tantowi Yahya, mengatakan bahwa pihaknya telah menugaskan koordinator bidang Hukum dan HAM untuk memberikan bantuan hukum kepada Ratu Atut.
“Serta pendampingan untuk nemastikan proses berjalan adil dan tidak ada maksud lain selain penegakan hukum itu sendiri,” kata Tantowi.
Ratu Atut Chosiyah ditahan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus suap penanganan sengketa Pemilukada Kabupaten Lebak di Mahkamah Konstitusi.
Atut ditahan di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur, selama 20 hari ke depan. (l6/vvn/kt)
Banten4 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis4 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis4 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Nasional4 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis4 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Bisnis4 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis4 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Ajak Industri Kreatif Perkuat Kolaborasi Strategis
















