Memasuki bulan Ramadhan, mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Muslim mengalami perubahan kegiatan aktivitas sehari-hari. Mulai dari jam kerja, pola makan, pola tidur, hingga pola pengeluaran uang. Jika Anda tidak berhati-hati, maka bisa jadi pengeluaran Anda akan lebih boros daripada bulan-bulan di luar Ramadhan.
Sebagian orang mungkin berpikir bahwa dengan tidak makan siang akan menghemat banyak pengeluaran untuk makanan. Kenyataannya, pengeluaran di bulan puasa cenderung lebih tinggi secara signfikan dibandingkan bulan lain. Ada banyak pengeluaran seperti persiapan buka puasa dan sahur, belanja kebutuhan Lebaran, dan mudik yang tentu memakan biaya yang tidak sedikit.
Managing Director dari situs pembanding produk keuangan paling populer di Indonesia HaloMoney.co.id, Jay Broekman, menyatakan bahwa pemborosan yang tidak diantisipasi di bulan Ramadhan dapat berakibat buruk dalam jangka panjang.
Jika Anda sampai menggunakan pinjaman demi memenuhi kebutuhan di masa Lebaran, tentu akibatnya Anda perlu menunggak hutang jangka panjang dan juga membayar biaya bunga. Untuk mencegah pemborosan di bulan Ramadhan, ada 4 cara cerdas yang dapat Anda lakukan.
Cara pertama yang dapat Anda lakukan adalah membuat anggaran khusus bulan Ramadhan. Bagaimanapun juga, Anda perlu cermat membuat anggaran sederhana untuk pengeluaran sehari-hari di musim Ramadhan ini. Misalnya, Anda dapat memperkirakan berapa jumlah uang yang digunakan untuk membeli hidangan berbuka puasa dan sahur, yang mungkin tadinya tidak ada dalam komponen pengeluaran sehari-hari. Usahakan agar Anda tetap membuat penyisihan untuk tabungan, setidaknya 10% dari penghasilan Anda.
Cara kedua yang umum dilakukan lagi adalah membeli berbagai persiapan Lebaran sedini mungkin. Saat memasuki bulan Ramadhan, berbagai harga kebutuhan pokok dan persiapan Lebaran cenderung naik tinggi. Selain itu, pusat perbelanjaan yang cenderung penuh di musim ini membuat Anda akan kesulitan untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Ini akan menghemat banyak tenaga dan waktu Anda, di samping menghemat uang juga tentunya.
Cara ketiga tentunya dengan memanfaatkan kreativitas dalam memenuhi beberapa kebutuhan Ramadhan. Beberapa kebutuhan Ramadhan dapat dibuat sendiri atau bersama dengan keluarga dan teman-teman untuk berhemat. Misalnya, Anda dapat membuat sendiri desain kartu ucapan Lebaran dan angpao Lebaran. Anda juga dapat membuat parsel Lebaran sendiri dengan membeli isian dan keranjang pembungkus terpisah. Cara ini jauh lebih hemat daripada membeli parsel yang sudah jadi.
Cara terakhir adalah dengan memanfaatkan promo khusus bulan Ramadhan. Di bulan ini, akan banyak toko atau merchant yang menghadirkan promo berkaitan dengan Ramadhan. Umumnya, promo yang dihadirkan dapat berupa diskon dan cicilan 0% saat belanja dengan kartu kredit, atau belanja dengan nominal tertentu untuk mendapatkan diskon. Anda dapat mencari informasi seputar promo di internet, atau tanyakan kepada teman Anda yang sering update dengan informasi promo belanja. (HaloMoney)
Bisnis4 hari agoBRI Life Gelar “The Board’s Charity Engagement”
Bisnis5 hari agoManfaat Utama Promo Ramadhan di Blibli
Bisnis6 hari agoInterSystems Sabet Empat Penghargaan Global Best in KLAS 2026 untuk Asia, Oseania, dan Eropa
Hukum4 hari agoLewat Apel Siaga Kamtibmas, Polres Tangsel Gaungkan “Jaga Warga – Jaga Tangsel”
Nasional4 hari agoSelama Ramadan, AQUVIVA Hadirkan Sejuknya Air Mineral ke 321 Masjid di Indonesia
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Gelar Bazar Ramadan 1447 H Serentak di 7 Kecamatan pada 5 Maret 2026
Pemerintahan4 hari agoSafari Ramadan 1447 H, Benyamin Davnie Salurkan Total Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot hingga Guru Ngaji
Hukum4 hari agoPolres Tangsel Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Etomidate













