Nasional
Instagram Kenalkan Penyaring Komentar Berbau Kebencian hingga Seksual

Kabartangsel.com – Platform populer berbagi foto dan video Instagram punya jurus baru guna menyaring hal negatif. Jurus tersebut berupa penyaring komentar berbahasa Indonesia.
Dalam penjelasan tertulisnya yang diterima JawaPos.com, Kamis (13/12), pihak Instagram menerangkan, perluasan fitur penyaring komentar dalam bahasa Indonesia dibuat dengan teknologi pembelajaran mesin (machine learning). Ini akan secara otomatis akan menyaring komentar yang membuat pengguna merasa tidak nyaman, seperti perundungan (bullying), ujaran kebencian, pelecehan seksual, hingga komentar spam.
“Dengan teknologi ini komentar-komentar yang mengganggu akan secara otomatis disaring dan disembunyikan, sehingga orang tidak dapat melihat atau menyadari keberadaan komentar tersebut,” jelas pihak Instagram.
Kategori pertama yang disaring oleh fitur ini adalah komentar bersifat perundungan atau bullying. Hal tersebut mengacu pada pedoman komunitas Instagram yang melarang keberadaan konten perundungan di Instagram.
Filter ini akan menyaring tingkah laku yang dapat membuat orang merasa tidak nyaman dan bersifat agresif terhadap pengguna lain. Fitur tersebut juga dapat memberikan notifikasi kepada Instagram apabila sebuah akun mem-posting konten agresif berulang kali, sehingga Instagram dapat segera mengambil tindakan untuk menghapus keberadaan akun tersebut.
Selain itu, fitur ini juga dikatakan bakal menyaring komentar yang berkaitan dengan ujaran kebencian atau hate speech, terutama komentar yang mengancam kelompok agama atau etnik tertentu. Dua kategori komentar lainnya yang disaring adalah komentar yang menggunakan bahasa seksual yang ditujukan untuk melecehkan orang lain, serta komentar tidak otentik yang dikenal sebagai spam.
Penyaring komentar merupakan fitur yang tersedia secara otomatis di Instagram. Pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur dengan mengakses profil, pilih ‘Pengaturan’ kemudian ‘Kontrol Komentar’. Untuk menonaktifkan fitur ini, matikan pilihan ‘Sembunyikan Komentar Ofensif’ pada pengaturan Kontrol Komentar.
Pihak Instagram juga menyebut bahwa fitur ini dikembangkan guna menemukan dan menyembunyikan komentar yang tidak pantas, juga memungkinkan Instagram untuk melakukan proses peninjauan dan penghapusan komentar maupun konten yang melanggar pedoman komunitas dengan lebih efektif.
Tingkat akurasi fitur penyaring komentar di Instagram diklaim telah mencapai 95 persen dengan pemeriksaan berkelanjutan oleh tim Instagram. Setiap komentar ditinjau oleh tim Instagram setidaknya dua kali sebelum diinput ke dalam machine learning untuk menjamin akurasi.
Fitur penyaring komentar secara otomatis ini pertama kali diperkenalkan pada Oktober 2016 untuk menyaring komentar dalam bahasa Inggris di Feed. Pada Juni 2017, fitur ini diperluas ke dalam delapan bahasa lainnya, yaitu Spanyol, Portugis, Arab, Perancis, Jerman, Rusia, Jepang, dan Mandarin.
Pada Oktober 2018, fitur ini kembali dikembangkan untuk dapat menyaring komentar di Feed, Profil, dan Instagram Live hingga kini fitur filter komentar kembali dikembangkan dan tersedia dalam bahasa Indonesia. (ryn/JPC)
Sport2 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27
Sport2 minggu agoHasil Drawing League Cup 2026/2027
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport1 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda
Sport1 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak
Sport2 minggu agoLeague Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final
Nasional6 hari agoGrand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik






































