Connect with us

Guru-guru Taman Pendidikan Alquran (TPQ) harus profesional dalam mengajar, karena nasib anak-anak muslim Tangsel sangat tergantung pada guru-guru TPQ dalam kemahiran membaca Alquran.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak, saat menghadiri acara Halal Bi Halal Ikatan Pendidik Alquran (IPQ) Tangsel, Ahad (30/05/2021) yang diselenggarakan di aula kantor Kemenag Tangsel.

Turut hadir Kasi Pakis Kemenag Tangsel, Muhammad Edi Suharsongko, Ketua IPQ Tangsel, Amin Chumaedi, dan para guru TPQ se-kota Tangsel.

Advertisement

Lebih lanjut Kepala Kantor menyampaikan guru TPQ harus terus meningkatkan disiplin dan tanggung jawab dalam mengajar, ikhlas, dan senantiasa terus meningkatkan wawasan ilmunya.

“TPQ merupakan wadah untuk membentuk karakter generasi muda Islami yang kuat. Oleh karena itu orangtua harus memberikan perhatian khusus kepada anak-anak, dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga tercipta generasi muda yang tangguh berguna bagi nusa dan bangsa,” tuturnya.

Sementata itu Kasi Pakis Kemenag Tangsel, Muhammad Edi Suharsongkso, mengingatkan agar seluruh pengurus IPQ dan kepala TPQ mendukung bulan data Seksi Pakis. Dengan data TPQ yang legal dan lengkap maka negara akan memberikan bantuan.

“Bulan data Pakis adalah updating data untuk para guru PAI, Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah, dan Taman Pendidikan Al-Qur’an,” jelasnya.

Advertisement

Ketua IPQ Tangsel, Amin Chumaedi, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kepala Kantor, Kasi Pakis, dan seluruh guru TPQ yang telah bersedia hadir. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada panitia yang telah bersusah payah melaksanakan acara Halal Bi Halal ini.

”Mohon maaf lahir batin, semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal ibadah untuk kita semua,” pungkasnya. (afm/fid)

Advertisement

Populer