Connect with us

Lifestyle

Jam Kerja Berganti? Ini Kiat Jitu Mengubah Pola Tidur Anda

Jika selama ini Anda sudah terbiasa dengan pola tidur yang saklek, mengubah kebiasaan ini tentu tidak mudah. Apalagi jika harus memperbaiki pola tidur yang berantakan untuk mengikuti jadwal kerja yang baru. Baca tips mudahnya di sini!

Tips mengubah pola tidur saat berganti jam kerja

Beberapa tipe profesi tertentu menuntut Anda untuk bekerja pada waktu yang berbeda dari kebiasaan pada umumnya. Sebagai contoh, tenaga kesehatan di rumah sakit yang memiliki shift malam sampai pagi atau pramugari yang jadwal tidurnya tak tentu.

Nah, bagaimana jika Anda termasuk orang yang baru berganti profesi? Dari yang terbiasa bekerja dari pagi hingga petang kini harus menjalani shift kerja malam, atau sebaliknya.

Advertisement

Agar tetap fokus bekerja, Anda perlu cukup istirahat. Sayangnya, tubuh Anda mungkin tak bisa secepat itu beradaptasi dengan siklus tidur dan rutinitas harian yang baru. Perubahan jam tidur bahkan bisa berdampak pada kesehatan tubuh.

Dalam salah satu studi pada jurnal Sleep Medicine and Disorders, berubahnya jam tidur secara drastis dapat mempengaruhi ritme kerja jantung sehingga mengarah pada gangguan tidur, kecemasan berlebih, depresi, dan penurunan kualitas hidup.

Oleh karena itu, Anda perlu menerapkan cara tertentu dalam mengubah pola tidur sehingga bisa meminimalisir dampak kesehatannya.

1. Mengubah pola tidur secara bertahap

Akan sangat sulit untuk mendapatkan pola tidur yang baru, jika Anda mengubah seluruh jam tidur Anda secara langsung. Sleep Foundation menganjurkan untuk memajukan jam tidur Anda secara bertahap selama beberapa minggu, apabila jam kerja Anda berubah secara drastis.

Advertisement

Setiap harinya, Anda perlu tidur 15 menit lebih awal dari biasanya. Cara mengubah pola tidur ini perlu dilakukan hingga Anda bisa bangun pada akhir jam tidur diinginkan. Misalnya, Anda diharuskan bekerja 6 jam lebih awal dari biasanya, maka Ada memerlukan waktu 24 hari untuk memperoleh pola tidur yang baru.

Memang membutuhkan waktu yang lama, tapi perubahan kecil bisa membuat tubuh Anda lebih mudah beradaptasi. Jika Anda mengetahui perubahan jam kerja lebih awal, maka Anda bisa menerapkan cara ini dari jauh-jauh hari.

2. Manfaatkan lampu dan sumber cahaya

Cahaya dapat memengaruhi kerja melatonin, yaitu hormon yang merangsang rasa kantuk dan membantu mengistirahatkan organ tubuh.

Manfaatkanlah penerangan dari lampu dan jendela yang membawa masuk sinar matahari pada saat Anda bangun. Sementara, cobalah untuk tidur dengan keadaan penerangan yang lebih redup.

Advertisement

Jika Anda harus mengubah pola tidur dari malam ke siang hari, maka Anda perlu membuat kondisi ruangan gelap di siang hari dan menggunakan penerangan maksimal di malam hari.

3. Kondisikan tubuh senyaman dan serileks mungkin

Terkadang Anda bisa kesulitan untuk tidur saat harus tidur pada waktu yang lebih awal. Agar lebih mudah mengubah pola tidur, Anda perlu melakukan rutinitas yang bertujuan menenangkan diri saat mendekati jam tidur.

Menurut penulis buku The Insomnia Workbook, Stephanie Silberman, satu jam sebelum tidur hindari melakukan aktivitas yang melelahkan atau mengganggu pikiran, termasuk menggunakan perangkat elektronik yang memicu otak untuk terus aktif bekerja. Anda juga perlu menghindari konsumsi kafein dalam waktu 12 jam sebelum waktu tidur.

Temperatur ruangan juga bisa diatur sehingga memberikan atmosfer yang menenangkan. Suhu kamar yang ideal untuk tidur adalah berkisar 19-21 derajat Celsius. Selain itu, menerapkan latihan olahraga rutin setiap hari juga dapat mempermudah Anda untuk tidur.

Advertisement

4. Sediakan waktu lebih untuk beristirahat

Perubahan pola tidur yang drastis bisa menyebabkan Anda mengalami kelelahan berlebih di tengah jam kerja. Oleh karena itu, Anda perlu mengalokasikan waktu istirahat yang lebih ssetidaknya 20 menit sampai benar-benar bisa beradaptasi.

Akan tetapi, jangan mengistirahatkan tubuh dalam waktu yang terlalu lama saat berupaya mengubah pola tidur, termasuk memperpanjang jam tidur sehingga tidur terlalu lama. Hal ini dapat membuat tubuh semakin sulit beradaptasi dengan jadwal tidur yang baru.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional17 menit ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport4 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis7 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis7 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis7 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis7 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis7 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis7 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis7 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis7 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis7 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis7 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis7 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis7 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis7 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis7 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan8 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional8 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan9 jam ago

Benyamin Davnie Paparkan Prioritas RAPBD Tangsel 2027: Penanganan Banjir, Rumah Tidak Layak Huni hingga Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer