Sayur Asem Betawi H. Masa, merupakan salah satu usaha rumah makan yang legendaris di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Sayur asem H. Masa yang telah berdiri sejak tahun 1980 ini memiliki ciri khas tersendiri.
“Membangun usaha kuliner tidak mudah, dibutuhkan kegigihan seperti yang dimiliki oleh bapak saya, H. Masa, sehingga rumah makan bisa sesukses sekarang. Saya juga masih ingat bagaimana bapak bersama ibu dengan sabar mencoba berbagai metode masak dan meracik bahan-bahan untuk menemukan resep sayur asem Betawi yang otentik dan ikonik. Beliau juga selalu memastikan hanya menggunakan bahan-bahan yang berkualitas terbaik, termasuk bahan-bahan yang tergolong sudah langka,“ kata Mpok Yuli, salah satu penerus usaha RM Sayur Asem Betawi H. Masa generasi kedua menjelaskan kepada media yang hadir saat acara Santap Mantap Day 2017, Selasa (22/8/2017).

Mpok Yuli juga memaparkan nilai luhur jiwa Indonesia lain yang dijunjung tinggi oleh sang bapak sejak merintis usahanya. Yaitu saat mengolah masakan, mereka melakukannya secara gotong royong, bekerjasama memerhatikan tingkat kematangan sayuran untuk menjaga tekstur sayuran tetap renyah dan tidak terlalu matang, ataupun secara bergantian mengolah bahan masakan menggunakan peralatan masak tradisional.

Baca juga:
- Santap Mantap Day 2017 di Rumah Makan Sayur Asem Betawi H. Masa Pondok Aren
- Mengenal Sayur Asem Betawi
“Bapak juga mengajari kami untuk tetap rendah hati, jadi ketika ada kelebihan makanan, kami pasti akan berbagi dengan tetangga dan saudara sekitar,” terangnya.
Ciri khas sayur asem di RM Sayur Asem Betawi H. Masa yang menjadi daya tarik ini adalah penggunaan jengkol bewe (jengkol yang ditanam selama seminggu) serta kecipir. Kedua bahan yang sudah mulai jarang ditemukan ini diolah secara teliti bersama isian sayuran lain yang begitu beragam seperti kacang tanah, melinjo, jagung manis, dan lainnya untuk menghasilkan rasa yang unik dan kaya. (fid)
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku













