Mantan Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, meminta kalangan jurnalis dan pegiat media sosial menjadi garda depan dalam upaya pencegahan penyebarluasan paham radikal dan aksi terorisme. Perannya sama pentingnya dengan peran media sosial yang tak jarang disalahgunakan.
Ini disampaikan Yosep saat menjadi pemateri kunci di kegiatan ‘Ngopi Coi’, ngobrol pintar cara orang Indonesia, yang digagas oleh BNPT dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten di Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (5/3/2020).
“Penyebarluasan berita bohong, ujaran kebencian, dan informasi negatif lain yang terjadi terus menerus melalui platform media dan media sosial adalah penyebab terjadinya aksi teror,” ungkap Yosep.
Pria yang akrab disama Stanley itu menjelaskan, penyalahgunaan media dan media sosial untuk tujuan penyebarluasan paham radikal dan mendorong aksi terorisme itu harus dihentikan. “Yang bisa menghentikan adalah jurnalis dan pegiat media sosial sendiri, karenanya penting mereka ada di garda depan. Jadilah jurnalis yang profesional dan pegiat media sosial yang bijak,” jelasnya.
Direktur Perangkat Hukum Internasional BNPT, Joko Sulistiyanto, mengatakan jika ada penyalahgunaan media dan media sosial untuk penyebarluasan paham radikal dan aksi terorisme, sebaliknya sarana yang sama juga dapat dimanfaatkan untuk pencegahan.
“Caranya bagaimana? Jika kita mendapatkan informasi yang diragukan kebenarannya, jangan disebar. Pastikan kebenaran dan manfaatnya terlebih dahulu sebelum kita memilih menyebarkannya,” kata Joko.
Sementara Ketua Bidang Pemuda dan Pendidikan FKPT Banten, Solehudin, mengungkap pemanfaatan media sosial untuk penyebarluasan paham radikal biasanya disamarkan melalui informasi bohong, ujaran kebencian, dan hal-hal negatif lainnya, baik dalam bentuk narasi, gambar, maupun audio video. Berbicara untuk mewakili Ketua FKPT, ia mengajak masyarakat Tangerang Selatan untuk bijak dalam memanfaatkan media sosial. (rls/fid)
Nasional7 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport1 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional1 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport1 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport6 hari agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober
Bisnis1 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Bisnis2 minggu agoTransformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026













