SERANG, kabartangsel.com — Kapolda Banten Brigjen Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta kepada masyarakat Banten agar tidak pergi ke Jakarta untuk ikut aksi 112. Hal itu disampaikannya di hadapan para ulama se-Banten yang hadir dalam kegiatan “Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan Ulama, Pengasuh Pondok Pesantren dan Syuriah Pengurus Cabang NU se-Banten” yang digelar di Pesantren An-Nawawi, Tanara, Serang Banten, Rabu (8/2/2017).
“Pada kesempatan ini, saya memohonkan kepada warga Banten, agar tidak datang ke Jakarta,” ujarnya.
Ia meminta agar seluruh warga Banten untuk mementingkan pelaksanaan Pilkada Banten, karena berdasarkan laporan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, tingkat partisipasi pemilih pada pilkada dan pilpres lalu cukup rendah, nyaris di bawah 50 persen.
“Jadi lebih baik mengikuti pelaksanaan Pilkada di Banten,” tegasnya.
Banten menurutnya merupakan daerah atau wilayah yang berpengaruh terhadap perkembangan politik nasional, karena jaraknya berdekatan dengan Ibukota Negara DKI Jakarta.
Pada kesempatan itu, di tengah situasi politik yang kian dinamis, ia meminta perlu dimunculkannya komitmen atau harapan yang menjadi pedoman bersama-sama untuk menjaga NKRI, salah satunya diwujudkan oleh masyarakat Banten dengan peran para ulamanya.(sm/fid)
Pemerintahan1 minggu agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis4 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum4 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Otomotif1 minggu ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia Piala AFF 2026
Jabodetabek4 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda














