Hukum
Kasus Pembunuh Sopir Angkot di Kota Tangerang Dipicu Rebutan Penumpang

Polisi mengamankan seorang pria berinisial H, pelaku pembunuhan sopir angkutan kota (Angkot) di Kota Tangerang. Dia ditangkap di wilayah Lampung Timur setelah tiga pekan buron.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan kasus pembunuhan ini berawal dari cekcok antara pelaku dan korban saat tengah bekerja.
Saat itu, lanjut Zain, korban dan pelaku saling salip menyalip untuk memperebutkan penumpang sehingga timbul rasa dendam dan terjadi duel di antara keduanya.
“Tersangka H (36) teman seprofesi korban D alias O (35) sebagai sopir angkot. Peristiwa berawal dari cekcok mulut karena saling salip memperebutkan penumpang,” ungkap Zain Dwi Nugroho kepada wartawan, Sabtu (5/11/2022).
Pasca kejadian tersebut, kata Zain, korban rupanya masih menyimpan rasa dendam kepada pelaku sehingga selama tiga hari berturut-turut terus mencari pelaku dan menantang berduel.
“Korban mengajak pelaku untuk duel di tempat sepi di TKP di wilayah Cikokol Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Polres Metro Tangerang Kota menyampaikan telah mengantongi identitas pelaku penusukan sopir angkot yang mayat korban ditemukan di saluran air di Kota Tangerang.
“Iya, kita sudah berhasil ungkap identitasnya, inisial H dan kini dalam pengejaran,” jelas Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat dikonfirmasi, Selasa (11/10/2022) lalu.
Lebih lanjut Zain mengatakan, terduga pelaku berprofesi sama dengan korban sebagai sopir angkutan umum jurusan Serpong-Pasar Lama. Diketahui, korban tewas dengan luka tusuk di bagian dada.
“Pelaku sama-sama sopir angkot, dan kita masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya. (pmj)
Nasional1 minggu agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Nasional2 minggu agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport2 minggu agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Bisnis2 minggu agoBogasari Baking Center Latih Puluhan UKM
Sport1 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Bisnis2 minggu agoIndustri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

































