Connect with us

Bisnis

Kehadiran Satelit SATRIA-1 Dorong Pencapaian Lima Poin SDGs

Penetrasi internet di Indonesia pada 2023 baru mencapai 78,19 persen, dimana 87,55 persen merupakan penetrasi di wilayah Urban, sedangkan di wilayah rural baru 79,79 persen. Demikian data yang dirilis BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) Kominfo.

 

Oleh karena itu, guna meningkatkan akses interntet, terutama di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T), Satelit Republik Indonesia pertama atau yang dikenal dengan SATRIA-1 diluncurkan pada pertengahan Juni 2023 lalu. SATRIA-1 akan mengisi orbit di 146 Bujur Timur (BT), dengan kapasitas 150 Gbps. Satelit ini diharapkan akan menghadirkan layanan internet di 50.000 titik fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, kantor pos, dan sebagainya. Selain itu, diharapkan kehadiaran SATRIA-1 dapat berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat Indonesia.

Dituturkan Project Manager SATRIA-1 PT Pasifik Satelit Nusantara Nia Asmady, tidak mudah dan butuh waktu lama untuk membuat SATRIA-1 sampai bisa meluncur pertengahan Juni kemarin. Kini, satelit sedang bergerak menuju orbit dengan sistem propulsi elektrik, yang disebut sebagai salah satu inovasi teknologi satelit terkini.

Advertisement

“Satelit masih dalam masa orbit raising, sampai dengan November 2023. Setelah sampai di orbit 146E, akan dilakukan uji coba akhir untuk sistem payload (In-Orbit Testing) dan juga sistem secara secara keseluruhan (End-to-End Testing) sebelum memulai Masa Operasi. Instalasi komponen ruas bumi seperti RF equipment dan sistem monitoring masih berjalan. Perencanaan untuk deployment kapasitas masih dalam tahap finalisasi,” papar Nia dalam Talkshow yang diadakan Forum Wartawan Teknologi (FORWAT) di Kafe Greyhound, Jakarta, pada akhir Juli ini.

Selain dampak ekonomi, menurut Kepala Divisi Infrastruktur Satelit BAKTI Kominfo Sri Sanggrama Aradea, SATRIA-1 juga berdampak pada pencapaian lima SDGs (Sustainability Development Goals) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang telah ditetapkan PBB (Persatuan Bangsa Bangsa). Pertama adalah SDGs No. 2, Tanpa Kelaparan. Kehadiran SATRIA-1 dapat menciptakan konektivitas memberdayakan petani untuk mengakses program pertanian digital, meningkatkan produktivitas, mengurangi kegagalan dan meningkatkan ketahanan pangan.

Kedua adalah SDGs No. 4, Kualitas Edukasi, di mana konektivitas yang terbentuk berkat SATRIA-1 memungkinkan sekolah-sekolah pedesaan untuk mengintegrasikan teknologi digital ke dalam kelas, termasuk meningkatkan kesempatan belajar bagi kaum muda.

Ketiga, SDGs No. 5, Kesamaan Gender. Konektivitas dari SATRIA-1 dapat memberdayakan perempuan dan anak perempuan di daerah pedesaan dengan akses yang lebih besar ke layanan keuangan, kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan.

Advertisement

Keempat, SDGs No. 10, Mengurangi Kesenjangan, di mana konektivitas yang dihadirkan SATRIA-1 dapat mendorong kewiraswastaan di desa-desa terpencil, hingga membantu mengurangi kesenjangan di Indonesia.

Kelima, SDGs No. Perdamaian, Keadilan, Lembaga yang Kuat. Sejatinya, konektivitas yang dihadirkan SATRIA-1 memungkinkan pemerintah untuk menjadi inklusif dan memberikan layanan kepada mereka yang tinggal di daerah terpencil.

“Satelit SATRIA-1 akan memberikan akses internet gratis kepada sekolah, puskesmas, kantor pemerintah, dan fasilitas publik lainnya di wilayah 3T. Hal ini akan memungkinkan masyarakat di wilayah 3T untuk mendapatkan informasi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik secara online. Selain itu, satelit SATRIA-1 juga akan membuka peluang bagi masyarakat di wilayah 3T untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital, misalnya dengan menjadi penjual atau pembeli di platform e-commerce, menggunakan layanan perbankan digital, atau mengembangkan usaha kreatif berbasis digital,” papar Aradea.

Peran satelit SATRIA-1 yang lain adalah dengan mendukung pengembangan sektor-sektor strategis di wilayah 3T. Satelit SATRIA-1 akan memberikan konektivitas yang andal dan berkualitas kepada sektor-sektor seperti pertanian, perikanan, pariwisata, pertambangan, dan energi di wilayah 3T. Dengan adanya akses internet berkecepatan tinggi, sektor-sektor ini dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan inovasi melalui pemanfaatan teknologi digital.

Advertisement

Dia mencontohkan, petani dapat memantau kondisi tanaman dan cuaca secara real-time, nelayan dapat mengetahui lokasi ikan dan harga pasar secara akurat, pelaku pariwisata dapat mempromosikan destinasi dan layanan mereka secara luas, dan pengusaha pertambangan dan energi dapat mengoptimalkan operasi dan manajemen mereka secara terintegrasi.

Sementara itu, diungkapkan Guru Besar Universitas Airlangga Prof. Henri Subiakto, dampak satelit SATRIA-1 akan sangat luar biasa. Sebab, ketika jutaan manusia terkoneksi secara teknologi, mereka juga akan terkoneksi secara sosial, politik, dan ekonomi.

Namun begitu, kata Prof. Henri, Satria bukan milik Kominfo atau Bakti, melainkan milik Republik Indonesia. Jadi seluruh kementerian dan lembaga harus memanfaatkannya sesuai trend program transformasi digital. “Segera diwujudkan unit yang bertanggung jawab dan mengoperasionalkan pelayanan dan pemanfaatan Satelit SATRIA secara kolaboratif. Dengan demikian, kedaulatan Indonesia di darat dan di angkasa bisa dijaga dengan Satria,” tandasnya.

Menurut Prof. Henri, yang terpenting saat ini adalah kolaborasi dan inovasi. Saat ini, kelemahan banyak terjadi karena adanya egosentrisme dan kolaborasi atau koordinasi hanya menjadi jargon yang sulit dilaksanakanan. “Kolaborasi bisa dengan siapa saja. Dengan daerah atau negara lain, dengan rakyat atau smart society. Juga dengan pemerintah pusat, BUMN, dan lembaga pusat,” pungkasnya.

Advertisement

(rls/MC)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport22 jam ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan1 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi1 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi1 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport2 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport2 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten2 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport2 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten2 hari ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Nasional2 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Kuota Haji Reguler Terisi 70%, Pelunasan Sampai 14 Maret 2025
Hukum2 hari ago

Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri

Sport3 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis3 hari ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin
Pemerintahan3 hari ago

Diskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan

Banten3 hari ago

Andra Soni: Sekolah Rakyat Mengurangi Angka Putus Sekolah di Provinsi Banten

Hukum3 hari ago

Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter

Hukum3 hari ago

Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba

Hukum3 hari ago

Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer

Hukum3 hari ago

Polsek Cisauk Salurkan 5.000 Liter Air Bersih ke Kampung Koceak

Hukum3 hari ago

Antisipasi Tawuran dan Balap Liar, Polsek Curug Gelar Razia Stasioner

Pemerintahan3 minggu ago

Penataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Otomotif2 minggu ago

6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan

Sport4 hari ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Pemerintahan1 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Otomotif2 minggu ago

GIIAS 2026 Digelar 30 Juli sampai 9 Agustus

Sport3 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis2 minggu ago

PNM Excellence Awards 2026, Apresiasi 70 Ribu Insan di Usia 27 Tahun

Techno2 minggu ago

Dugaan Penipuan Neva Convert, Banyak Korban Keluhkan Tukar Pulsa ke Saldo DANA Tidak Masuk

Bisnis2 minggu ago

Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Bisnis2 minggu ago

SCG Dorong Inovasi Konstruksi Berkelanjutan dan Perluas Kapasitas Produksi

Bisnis2 minggu ago

Bersama PNM Mekaar Mesin Jahit Tua Utari Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Sport4 hari ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Bisnis2 minggu ago

Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan, Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi

Bisnis2 minggu ago

Cetaphil Derm On Tour Hadirkan Edukasi Kulit Sensitif

Bisnis2 minggu ago

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Nasional2 minggu ago

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Kepala BPOM Teken MoU, Luncurkan Program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Bisnis2 minggu ago

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi Berbasis Kebermanfaatan

Nasional2 minggu ago

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional, Kementerian UMKM Sambut Baik Terbentuknya PEWIRA

Bisnis2 minggu ago

Menu Baru Burger Bangor

Populer