Vendor ponsel asal China, Vivo, menjalin kemitraan dengan peritel ponsel Erafone dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Setelah kesepakatan ini, ponsel Vivo akan secara resmi tersedia di sekitar 90 gerai Erafone yang tersebar di 11 kota di Indonesia.
CEO PT Vivo Mobile Indonesia, James Wei mengatakan, Indonesia adalah salah satu negara yang penting bagi strategi marketing Vivo, karena pertumbuhan pasar smart phone Indonesia terus menunjukkan peningkatan.
“Selanjutnya, Vivo Indonesia akan meningkatkan investasi di marketing, menyediakan produk-produk yang lebih kompetitif, layanan yang lebih baik dan mengintensifikasikan promosi kami melalui berbagai saluran promosi, seperti televisi, internet dan iklan,” ujar James Wei pekan kemarin.
Sementara itu CEO Erajaya Retail Jeremy Sim mengungkapkan bahwa Erafoneoptimistis, dengan spesifikasi produk dan serta harga yang ditawarkan oleh Vivo, konsumen akan mempertimbangkan ponsel Vivo untuk dibeli.
Asal tahu saja, Vivo baru memasuki pasar Indonesia pada 2014. Untuk memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari pemerintah Indonesia, pada Maret 2016 Vivo sudah mengoperasikan pabrik di Cikupa, Tangerang. (rls)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap
Sport2 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026
Sport2 minggu agoBali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27
Sport2 minggu agoHasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Nasional2 minggu agoHasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031
Hukum2 minggu agoKapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti
Banten2 minggu agoDewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa













