Nasional
Kemenag RI Berangkatkan 49 Mahasiswa Penerima Beasiswa Kerajaan Maroko

Kementerian Agama kembali memberangkatkan mahasiswa baru yang lolos seleksi beasiswa dari Kerajaan Maroko. Sebelum terbang, mereka menerima pembekalan dari Ditjen Pendidikan Islam.
“Ananda semua adalah orang-orang pilihan yang terseleksi diantara ribuan orang yang mendaftar. perjalanan yang akan ditempuh ke Timur Tengah adalah langkah besar dan sangat berarti dalam perjalanan akademik dan professional,” ucap Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad saat Pre Departure Mahasiswa Baru ke Maroko, di Jakarta, Sabtu (7/9/2024).
“Kalian berkesempatan untuk mempelajari berbagai ilmu pengetahuan dan pengalaman berharga yang akan menjadi modal berharga dalam mengemban amanah dan tanggung jawab di masa depan, tidak hanya atas nama perwakilan Kementerian Agama tetapi juga negara Indonesia,” sambungnya
Abu Rokhmad berpesan agar mahasiswa baru belajar tekun dan menjadikan setiap kesempatan sebagai pengalaman berharga. “Juga agar aktif berkontribusi pada Komunitas Akademis dan Sosial serta jalin hubungan yang baik dengan dosen dan sesama mahasiswa,” ungkapnya.
Ia berharap selama menjalani perkuliahan, mahasiswa selalu menjaga komunikasi yang baik dengan pihak Kementerian Agama dan sesama penerima beasiswa. Mahasiswa juga diminta terus berbagi pengalaman dan informasi mengenai studi di Maroko.
Menurut Abu Rokhmad, pengalaman dan pengetahuan selama studi sangat berharga dan dapat memberikan inspirasi serta manfaat bagi calon penerima beasiswa di masa depan. “Pengalaman yang kalian bagikan akan sangat membantu dalam menjelaskan manfaat dan tantangan dari program beasiswa ini,” terangnya.
Dirjen menambahkan, beasiswa ini adalah salah satu bentuk kerja sama yang dilakukan Kementerian Agama RI dan Pemerintah Kerajaan Maroko. Sehingga, mahasiswa Indonesia bisa mendapatkan manfaat dalam bidang pendidikan berupa beasiswa studi yang tahun ini masih pada jenjang S1. Menurut Abu Rokhmad, tidak menutup kemungkinan ke depan akan ada jenjang S2 bahkan S3.
Kepala Subdirektorat Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Abdul Rouf menjelaskan, ada banyak pelamar program beasiswa Maroko. Tahun ini, tercatat sebanyak 1.278 yang lolos verifikasi dan ikut proses tes. “Akhirnya tersaring 50 mahasiswa beruntung yaitu kalian semua dengan nilai passing grade yang bagus,” ucapnya.
“Kami sangat berharap, kalian dapat menjaga diri dan juga menjaga nama baik bangsa dan negara sampai menyelesaikan studi hingga nanti kembali ke Tanah Air,” tandasnya.
Bisnis4 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Tangsel3 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan3 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan3 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Pemerintahan3 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Tangerang Selatan3 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026




















