Kementerian Kesehatan membagikan masker sebanyak 1 juta pcs di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kampanye menggunakan masker di era Adaptasi Kebiasaan Baru untuk menghindari penularan COVID-19.
Pembagian masker ini dilakukan serentak di 34 provinsi yang merupakan bagian dari kampanye kepada masyarakat untuk selalu memakai masker dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Kampanye ini dilakukan bertahap, tahap pertama adalah kampanye pakai masker, tahap kedua adalah kampanye cuci tangan pakai sabun, tahap ketiga kampanye jaga jarak.
Kegiatan yang sama akan dilakukan juga di Gelora Bung Karno, pada Minggu (30/8) yang akan dihadiri oleh Menteri Kesehatan dan menteri Pemuda dan Olah Raga. kegiatan juga akan dihadiri oleh komunitas pecinta olah raga yang ada di Jakarta.
Di wilayah Jabodetabek pembagian masker telah dilakukan di 16 pasar pada Selasa (25/8), di 5 terminal besar pada Rabu dan Kamis (26-27 Agustus), dan di 10 Stasiun besar pada hari ini Kamis (27/8).
Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat dr. Kirana Pritasari, MQIH hadir di Stasiun Tebet untuk membagikan masker secara langsung kepada penumpang yang turun dari kereta. Ia juga memberi tahu penumpang cara memakai masker yang benar.
“Maskernya harus dipakai menutupi hidung dan mulut, dan bagian tali harus dikencangkan, jangan sampai terbuka. Jangan sampai kendor masker kita jangan sampai kendor,” katanya kepada salah satu penumpang.
Untuk mencegah, lanjut Dirjen Kirana, kuncinya masyarakat semua harus berkomitmen mencegah penularan salah satunya memakai masker.
“Paling utama kita harus pakai masker agar kita terlindung dan melindungi orang lain. Gunakan masker kapan saja, dimana saja, siapa saja saat melakukan aktivitas apa saja,” katanya.
Masker dibagikan langsung kepada penumpang yang naik kereta dari arah Bogor menuju Jakarta. Stasiun kereta menjadi salah satu tempat dengan mobilitas warga yang tinggi dan lebih rawan terjadi penularan COVID-19.
Pembagian masker ini mendapat apresiasi dari salah satu penumpang kereta bernama Budi. Ia menyambut baik pembagian masker oleh Kementerian Kesehatan.
“Bagus, udah dapat masker gratis, cuma untuk masuk ke stasiun harus ada penekanan untuk memakai masker,” katanya saat diminta tanggapan.
Ia mengaku kemana pun dirinya pergi, masker dan hand sanitizer selalu ia bawa.
“Selain masker, saya selalu bawa hand sanitazier. Intinya kalau diri sendiri sudah bisa dijaga, kita bisa jaga orang lain,” ucap Budi. (rls/fid)
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Pemerintahan2 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi














