Nasional
Kemhan Dukung Merdeka Ekonomi melalui Koperasi Desa Merah Putih dan Kemandirian Farmasi Nasional

Jakarta — Dalam semangat peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) menunjukkan dukungan konkret terhadap agenda prioritas nasional, khususnya penguatan ekonomi kerakyatan, melalui program Merdeka Ekonomi dengan penguatan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP). Presiden RI Prabowo Subianto telah meresmikan 80.081 Kopdes MP.
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah partisipasi aktif Kemhan dalam program pengembangan Kopdes MP yang bertujuan memperkuat kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. Program ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 33, yang menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
Pembentukan Kopdes MP dilandasi kebutuhan untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui prinsip gotong royong. Koperasi ini akan dilengkapi infrastruktur pendukung seperti gudang, cold storage, gerai sembako, apotek, kendaraan logistik, dan fasilitas pinjaman super mikro untuk mendukung distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat secara langsung.
Menteri Pertahanan RI beserta jajaran secara aktif menindaklanjuti arahan Presiden RI untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung implementasi Kopdes MP. Salah satu kontribusi nyata Kemhan adalah melalui penguatan kemandirian sektor farmasi nasional, dengan mendorong produksi obat-obatan oleh Lembaga Farmasi (Lafi) TNI dari ketiga matra (TNI AD, TNI AL, dan TNI AU).
Langkah ini merupakan strategi Kemhan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor dan memastikan ketersediaan obat esensial yang berkualitas, baik untuk kebutuhan prajurit maupun masyarakat, khususnya melalui jaringan koperasi desa. Seluruh produk Lafi TNI telah memperoleh izin edar dan sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga terjamin mutu dan keamanannya.
Dalam pelaksanaannya, Kemhan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Koperasi dan UKM, BPOM, serta BUMN Farmasi (dhi. PT Kimia Farma Tbk dan PT Bio Farma Persero), guna memperkuat kontribusi Lafi TNI dalam mendukung gerai apotek Kopdes MP.
Melalui pendekatan ini, Kemhan menunjukkan bahwa sektor pertahanan tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan nasional, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi desa dan ketahanan kesehatan sebagai bagian integral dari ketahanan nasional.
Bisnis1 hari agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan1 hari agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan2 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Pemerintahan6 hari agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan
Nasional7 hari agoHadapi Era Digital, Dandim Manggarai Barat Tingkatkan Pengelolaan Website Resmi Kodim Lebih Aktif dan Informatif
Sport2 hari agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
Cek Fakta2 hari agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD


















