Lifestyle
Kenali Berbagai Penyebab Impetigo dan Faktor-Faktor Risikonya

Impetigo adalah infeksi kulit yang sangat menular dan biasanya menyerang bayi dan anak-anak. Impetigo dapat terjadi pada seluruh tubuh, terutama di sekitar hidung, mulut, tangan, dan kaki anak. Memang, apa saja, sih, penyebab impetigo? Cari tahu informasinya di bawah ini.
Apa penyebab impetigo?
Penyebab impetigo yang paling umum adalah kontaminasi bakteri Staphylococcus aureus (S. aureus). Bakteri ini ternyata ada di mana-mana, jadi Anda harus lebih waspada dan jeli mengawasi si kecil saat bermain di luar rumah.
Cara utama penyebaran infeksi impetigo adalah melalui kontak kulit dengan orang yang terinfeksi. Misalnya, saat anak sedang bermain dengan teman sebayanya dan tanpa sadar menyentuh bagian kulit temannya yang terinfeksi impetigo.
Penyebab impetigo juga bisa dari benda-benda di sekitar. Contohnya baju, seprai, handuk, atau benda-benda lainnya yang digunakan oleh anak yang terkena impetigo. Jika benda-benda tersebut digunakan secara bersamaan atau saling pinjam, maka anak Anda akan lebih mudah tertular impetigo.
Penyebab impetigo juga bisa dari kutu, gigitan serangga, infeksi jamur, dan eksim. Namun, ini hanya berperan sebagai pemicu yang dapat mempercepat penularan impetigo – bukan penyebab utamanya.
Berbagai hal yang bisa menjadi pemicu impetigo
Sekalipun Anda sudah menghindari berbagai penyebab impetigo, ada beberapa kondisi yang bisa membuat Anda atau si kecil lebih mudah terkena impetigo. Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko penularan di antaranya:
- Usia. Impetigo lebih sering menyerang anak usia 2 sampai 5 tahun. Orang dewasa juga bisa terkena impetigo, tetapi kasusnya cukup jarang.
- Lingkungan yang ramai. Hati-hati saat berada di tempat ramai, penularan impetigo bisa terjadi dengan cepat. Contohnya di sekolah atau tempat penitipan anak.
- Lingkungan panas dan lembap. Impetigo sering terjadi saat cuaca panas disertai kelembapan tinggi.
- Olahraga tertentu. Kontak kulit dengan orang lain saat olahraga sepak bola, basket, atau gulat dapat meningkatkan risiko terkena impetigo.
- Luka pada kulit. Bakteri penyebab impetigo dapat masuk ke dalam tubuh lewat luka terbuka pada kulit.
Jika ada teman atau anggota keluarga yang terkena impetigo, sebaiknya ambil jarak untuk sementara waktu. Hindari kontak kulit dan menggunakan barang yang sama supaya Anda maupun anak Anda tidak ikut tertular impetigo.
Kabartangsel.com
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoFAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh
Sport2 minggu agoTamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Nasional2 minggu agoPresiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Pemerintahan2 minggu agoAlasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel









































