Avandaryl Obat Apa? Kegunaan, Dosis, Efek Samping, dll

By on Jumat, 14 September 2018

Kegunaan

Obat apakah Avandaryl?

Avandaryl adalah obat oral yang mengandung kombinasi rosiglitazone dan glimepiride yang digunakan untuk membantu kontrol gula darah pada pasien diabetes tipe dua. Obat ini tidak digunakan untuk mengontrol gula darah pada pasien dengan diabetes tipe satu dan diabetes ketoasidosis.

Rosiglitazone yang berada di dalam Avandaryl bekerja dengan cara meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Sementara itu, glimepiride merupakan obat oral diabetes yang masuk ke dalam golongan sulfonilurea. Glimepiride dalam Avandaryl bekerja dengan cara meningkatkan produksi insulin oleh tubuh.

Penggunaan Avandaryl yang diimbangi dengan program diet dan olahraga yang tepat akan membuat kontrol gula darah Anda menjadi lebih baik. Avandaryl tidak direkomendasikan untuk digunakan bersamaan dengan insulin. Menggunakan Avandaryl bersamaan dengan insulin akan meningkatkan risiko terkena masalah jantung yang cukup serius.

Bagaimana aturan pakai Avandaryl?

Minumlah Avandaryl sesuai dengan arahan yang diberikan dokter Anda. Obat ini biasanya diminum bersamaan dengan makan besar pertama pada hari itu, satu kali sehari. Telan obat ini secara utuh, jangan memecah, menghancurkan, ataupun mengunyahnya.

Pada mulanya, dokter Anda mungkin akan memberikan dalam dosis rendah terlebih dahulu, baru meningkatkannya secara bertahap sampai menemukan dosis yang optimal untuk kontrol gula darah Anda.

Dosis yang diberikan untuk Anda sudah mempertimbangkan kondisi kesehatan dan respons tubuh Anda terhadap Avandaryl. Jangan mengubah atau memberhentikan konsumsi obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda.

Konsumsilah obat ini secara rutin untuk mendapat manfaat terbaiknya. Untuk memudahkan Anda mengingat, minumlah obat ini pada waktu yang sama setiap harinya bersamaan dengan makanan pertama pada hari itu.

Bagaimana cara menyimpan Avandaryl?

Simpan obat ini dalam suhu ruang yang terhindar dari cahaya langsung. Jangan menyimpan obat ini di tempat yang lembap, seperti kamar mandi. Pastikan untuk menutup rapat botol kemasan ketika tidak digunakan.

Jangan menyiram atau membuang obat ini ke toilet atau saluran pembuangan kecuali jika diinstruksikan. Buanglah obat ini ketika telah memasuki kedaluwarsa atau tidak digunakan lagi. Diskusikan dengan apoteker Anda atau perusahaan pengelola limbah setempat untuk mendapatkan solusi mengenai cara terbaik membuang obat ini.

Dosis

Bagaimana dosis Avandaryl untuk pasien dewasa dengan diabetes tipe 2?

Dosis awal: rosiglitazone 4 mg/glimepiride 1 mg, satu kali sehari bersamaan dengan makan pertama pada hari itu.

Dosis awal bagi dewasa yang telah mendapatkan pengobatan dengan sulfonilurea atau rosiglitazone: 4 mg/2 mg

Dosis maksimal harian: rosiglitazone 8 mg/glimepiride 4 mg.

Pasien yang ingin mengganti obatnya dari rosiglitazone ke Avandaryl dapat meningkatkannya hingga tidak lebih dari 2 mg setelah 1-2 minggu. Semetara itu, untuk pasien yang beralih dari sulfonilurea ke Avandaryl dapat meningkatkannya setelah 8-12 minggu. Tunggulah 2-3 bulan untuk dapat melihat dampaknya.

Dalam dosis dan sediaan apakah Avandaryl (rosoglitazone/glimepiride) tersedia?

Tablet, Oral: 4 mg/1 mg; 4 mg/2 mg; 4 mg/4 mg; 8 mg/2 mg; 8 mg/4 mg.

Efek samping

Efek samping apa yang mungkin disebabkan akibat konsumsi Avandaryl?

Segera temukan bantuan darurat medis apabila Anda mengalami reaksi alergi akibat penggunaan Avandaryl yang ditandai dengan gatal, sesak napas, bengkak pada wajah, mata, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter Anda jika menemukan gejala berikut:

  • Sesak napas meski saat berbaring, pembengkakan, penambahan berat badan yang terlalu cepat
  • Dada terasa nyeri atau berat, yang menjalar ke lengan bahkan rahang, mual, berkeringat
  • Kulit pucat, mudah memar atau berdarah, lemas
  • Sakit perut bagian atas, gatal, kehilangan selera makan, urin pekat, warna tinja yang seperti tanah liat, dan mata atau kulit yang menguning. Hal ini bisa menjadi pertanda dari pankreatitis
  • Kelainan pada penglihatan
  • Reaksi pada kulit, seperti demam, radang tenggorokan, bengkak pada wajah dan lidah, ruam kemerahan pada kulit yang menyebar (terutama pada wajah dan tubuh bagian atas) dan menyebabkan kulit mengelupas
  • Penggunaan rosiglitazone dapat menyebabkan retensi cairan, yaitu kondisi di mana tubuh menahan air yang keluar. Kondisi itu dapat memperburuk atau menyebabkan terjadinya gagal jantung. Pasien harus terus mendapatkan pengawasan ketika mengonsumsi rosiglitazone. Penurunan dosis atau berhenti konsumsi dapat dipertimbangkan jika muncul gejala ini.

Beberapa efek samping Avandaryl yang umum terjadi:

  • Sakit kepala
  • Gejala flu, seperti hidung tersumbat, bersin, dan sakit tenggorokan

Tidak semua efek samping yang terjadi tercantum dalam daftar di atas. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai segala kemungkinan efek samping yang Anda khawatirkan akan terjadi.

Peringatan dan pencegahan

Apa saja yang harus diketahui sebelum mengonsumsi Avandaryl?

  • Informasikan kepada dokter Anda mengenai alergi obat yang Anda miliki, termasuk rosiglitazone dan glimepiride, serta seluruh obat-obatan lainnya
  • Beri tahu seluruh riwayat kesehatan Anda kepada dokter sebelum mengonsumsi obat ini, termasuk sakit yang pernah diderita atau yang sedang diderita, seperti penyakit jantung, riwayat serangan jantung atau stroke, defisiensi enzim, penyakit ginjal atau hati, dan gangguan kelenjar pituitari
  • Informasikan kepada dokter Anda jika Anda memiliki masalah penglihatan yang disebabkan oleh diabetes yang Anda miliki
  • Penggunaan Avandaryl pada perempuan lebih rentan menyebabkan patah tulang pada lengan, paha, atau kaki. Konsultasikan kepada dokter Anda mengenai kemungkinan hal ini
  • Informasikan kepada dokter jika Anda berencana hamil atau tengah hamil. Seperti obat-obatan diabetes lain, obat ini menyebabkan hipoglikemia pada bayi yang dilahirkan dari ibu yang mengonsumsi obat diabetes mendekati waktu kelahiran
  • Penggunaan Avandaryl juga dapat memengaruhi siklus menstruasi dan meningkatkan peluang terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan. Hubungi dokter Anda jika Anda membutuhkan pengaturan kelahiran
  • Penggunaan obat ini dapat membuat Anda lebih mudah terbakar matahari (sensitif terhadap cahaya matahari). Hindari untuk terpapar sinar matahari secara langsung dalam intensitas yang sering. Gunakanlah krim tabir surya atau pakaian yang melindungi ketika Anda berada di luar ruangan

Apakah Avandaryl aman dikonsumsi untuk ibu hamil?

Percobaan pada hewan menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin yang belum dilahirkan, meski belum ada percobaan yang dilakukan kepada manusia. Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat mengelompokkan obat ini ke dalam kategori C (mungkin berisiko).

Ibu menyusui juga tidak disarankan memberikan ASI bagi anaknya ketika mengonsumsi obat ini karena belum ada penelitian apakah Avandaryl ikut keluar tubuh melalui ASI.

Interaksi obat

Beberapa obat tertentu akan menimbulkan interaksi jika digunakan bersama-sama. Hal itu menyebabkan salah satu obat tidak dapat memberikan hasil kerja yang maksimal atau meningkatkan risiko terjadinya efek samping obat yang serius. Meski begitu, terkadang dokter Anda mungkin akan meresepkan kedua obat tersebut secara bersamaan jika diperlukan dengan melakukan penyesuaian dosis.

Informasikan kepada dokter Anda mengenai obat-obatan yang Anda konsumsi sebelum mengonsumsi Avandaryl, terutama jika Anda menggunakan:

  • Insulin
  • Obat jantung atau obat pengatur tekanan darah
  • Obat untuk menurunkan kolesterol

Daftar di atas belum mencakup seluruh jenis obat yang berinteraksi dengan obat. Simpan semua daftar obat yang Anda minum termasuk obat resep ataupun nonresep, vitamin, dan produk herbal.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan jika overdosis Avandaryl?

Segera cari bantuan medis darurat ketika mengalami overdosis akibat Avandaryl. Hubungi 119 atau segera ke rumah sakit terdekat. Overdosis Avandaryl dapat menyebabkan hipoglikemia parah yang mengancam nyawa.

Gejala dari hipoglikemia yang ekstrem adalah rasa lemas, pandangan kabur, berkeringat, kesulitan berbicara, gemetar, sakit perut, bingung, dan kejang.

Apa yang harus saya lakukan jika saya melewatkan jadwal minum obat?

Minumlah dosis yang terlupakan sesegera mungkin ketika Anda mengingatnya. Namun, jika sudah terlalu dekat dengan jadwal selanjutnya, abaikan jadwal yang terlewat dan lanjutkan dengan jadwal reguler. Jangan menggandakan dosis pada satu kali minum obat untuk menebus dosis yang terlewat.

Kabartangsel.com

Source