Connect with us

Lifestyle

Kenali Jenis-jenis Alat Transportasi Umum di Malaysia, Yuk!

Kuala Lumpur, Malaysia
Kuala Lumpur, Malaysia (Unsplash)

Alat Transportasi Umum di Malaysia – Malaysia merupakan negara tetangga yang paling dekat dengan Indonesia. Tak heran, negara ini menjadi salah satu negara tujuan wisata orang-orang Indonesia saat ke luar negeri. Selain karena jaraknya yang dekat, Malaysia juga punya banyak tempat wisata menarik.

Anda yang pernah berkunjung ke Malaysia pasti tahu. Di sana ada banyak transportasi umum yang banyak digunakan. Selain canggih, alat-alat transportasi ini juga nyaman digunakan.

Nah sebelum Anda ke Malaysia, selain update syarat masuk Malaysia, ada baiknya Anda mengenal terlebih dahulu alat-alat transportasi ini agar mudah menjelajahi kota-kota yang ada di negara ini naik transportasi umum yang murah dan juga efisien.

1. Alat Transportasi Umum yang Berbasis Rel

Ini yang paling menarik untuk dibahas. Malaysia punya beberapa jenis alat transportasi yang berbasis rel. Alat-alat transportasi ini meliputi KL Monorail, KLIA Ekspres dan KLIA Transit, MRT, LRT, serta KTM Komuter. Yang menariknya, semua transportasi ini kecuali KTM Komuter, sudah terintegrasi dengan baik satu sama lainnya. Sistem ini disebut sebagai Klang Valley Integrated Rail Transit.

Advertisement

KL Monorail

KL Monorail (travelvui.com)

KL-Monorail merupakan moda transportasi berbasis rel yang pengoperasiannya dilakukan secara melayang (elevated). Alat transportasi ini hanya satu jalur saja. Kereta ini menghubungkan stasiun KL sentral dengan Titiwangsa.

Anda yang ingin ke Bukit Bintang, Chinatown, Petaling Street Night Market, atau ke Berjaya Times Square, bisa menggunakan alat transportasi yang satu ini.

LRT (Light Rapid Transit)

Moda transportasi yang satu ini juga populer. Namanya Light Rapid Transit atau LRT. Jalur LRT di Malaysia terbagi menjadi dua, yakni Laluan Ampang atau Sri Petaling serta Kelana Jaya. Nah kedua kedua jalur ini akan bertemu di Stasiun Masjid Jamek. Anda yang ingin berkunjung ke Chinatown, ke Central Market, atai KLCC, bisa menggunakan LRT ini.

MRT (Mass Rapid Transit)

Malaysia’s urban transportation woes are being alleviated by the MRT rail network, thanks to its cloud-ready approach. (Shutterstoc)

MRT di Malaysia mulai beroperasi di tahun 2016. MRT ini bisa Anda gunakan mulai dari Stasiun Muzium Negara. Sebuah stasiun yang letaknya tak jauh dari stasiun KL Sentral. Dengannya, Anda bisa mampir ke KL Sentral, kemudian Pasar Seni, Bukit Bintang, atau berbagai tempat populer lainnya. Saat ke ke Malaysia, Anda wajib mencoba MRT ini.

KLIA Ekspres

 

KLIA Ekspres (economytraveller)

KLIA Ekspres merupakan moda transportasi yang paling praktis untuk digunakan. Kereta ini menghubungkan bandara menuju pusat kota KL Sentral. Keberangkatannya juga banyak, yakni tiap 15-20 menit sekali. Meski harganya disebut lebih mahal daripada naik bus, naik KLIA Ekspress cukup efisien dalam waktu. Aman, nyaman, dan bebas macet pula.

KLIA Transit

KLIA Transit (nst.com.my)

KLIA Transit (nst.com.my)

KLIA-Transit mirip dengan KLIA Ekspress. Kereta ini menghubungkan perjalanan dari airport KLIA 2 atau KLIA 1, ke KL Sentral, dan juga sebaliknya. Akan tetapi KLIA Transit ini cenderung seperti kereta komuter. Kereta ini akan berhenti di stasiun tertentu, sebelum menuju ke KL Sentral.

Anda yang menuju Salak Tinggi, Cyberjaya, Putrajaya, atau Bandar Tasik Selatan. Bisa menggunakan moda transportasi ini. Sebab sebelum tiba di KL Sentral, alat transportasi ini melewati tempat-tempat tersebut.

Advertisement

KTM Komuter

KTM Komuter

KTM Komuter (Wikipedia)

KTM yang merupakan singkatan dari Kereta Tanah Melayu, merupakan sebuah kereta api komuter. Kereta ini mampu menjangkau area The Klang Valley dan sekitarnya. Jalurnya terbagi menjadi dua, yakni Laluan Seremban serta Laluan Pelabuhan Klang (Port Klang). Anda yang hendak ke Batu Cave bisa menggunakan moda transportasi ini.

2. Bus

Bus memang ada di negara mana saja, termasuk Malaysia. Nah di sana, bus yang ada meliputi GO KL dan juga Rapid KL.

GO KL

Go KL (nst.com.my)

Go KL (nst.com.my)

Bus GO KL adalah moda transportasi di KL yang sifatnya gratis, sebab diperuntukkan bagi para wisatawan. Bus ini punya rute yang mengelilingi pusat kota. Misalnya saja di Kuala Lumpur. Namun kini, GL KL juga banyak digunakan warga Malaysia. Jadinya tak heran jika seringnya Go KL ini penuh dengan penumpang.

Rapid KL

Rapid KL

Rapid KL bisa dibilang merupakan alat transportasi milik negara. Layaknya bus yang ada di kita, Rapid KL juga banyak terdapat di halte-halte bus. Rutenya juga banyak. Termasuk yang melewati tempat-tempat wisata.

3. Taksi

Alat transportasi yang satu ini juga banyak terdapat di mana-mana. Begitu juga di Malaysia. Dan persis seperti di kita, di sana taksi juga ada 2 macam, yakni Taksi Argo dan Taksi Online.

Taksi Argo

Ya benar, ini seperti di tanah air. Yakni taksi yang tarifnya ditetapkan berdasarkan argo. Taksi argo ini pun mahal karena memang transportasi ini sangat menekankan pada kenyamanan serta keleluasaan jalurnya.

Di Malaysia, taksi argo bisa ditemukan di mana-mana. Dari mulai di jalan umum, restoran, kafe, hotel, atau tempat lainnya.

Advertisement

Taksi Online

Di Malaysia juga terdapat taksi online seperti yang sering digunakan di Indonesia. Anda bisa memesannya via aplikasi. Dan tentunya, taksi online ini tarifnya lebih murah dari taksi argo.

Itu tadi macam-macam alat transportasi yang ada di Malaysia. Saat ke sana, sebaiknya Anda menggunakan transportasi umum untuk kemudahan berkunjung kesana sini dan tiketnya juga murah.

Anda berencana ke Malaysia? Pesan saja tiketnya di Traveloka untuk berangkat di kemudian hari. Jika ada halangan tidak bisa berangkat, Anda bisa cancel tiketnya dengan mudah. Jangan lupa juga untuk selalu ikuti protokol kesehatan yang berlaku dimana saja ya! (red/fid)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport23 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport23 jam ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport1 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport1 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport1 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan2 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer