Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatatkan Indonesia sampai saat ini belum menjalankan era kenormalan baru atau new normal. Pemerintah juga sudah melakukan evaluasi terhadap daerah-daerah yang akan memulai kenormalan baru. “Saat ini kenormalan baru itu belum dilaksanakan, masih dalam tahap sosialisasi,” tutur Menteri Johnny, di Jakarta, Jum’at (05/06/2020)
Berkaitan dengan evaluasi kesiapan kenormalan baru, menurut Menteri Kominfo terdapat sekitar 102 wilayah kabupaten dan kota yang secara statusnya masuk zona hijau atau warnanya hijau yang belum ada penularannya.
“Daerah-daerah tersebut nantinya berpotensi untuk diberikan kesempatan melakukan penormalan baru. Dengan catatan tetap melaksanakan protokol-protokol, baik protokol kesehatan, protokol transportasi, protokol komunikasi dan semuanya, sehingga kita bisa mengendalikan persebaran Covid-19,” ungkap Menteri Johnny.
Menteri Johnny mengatakan, kenormalan baru bisa berjalan dengan baik apabila ditandai oleh beberapa hal, juga agar pada saat new normal nanti berjalan efektif sehingga upaya untuk meningkatkan produktivitas sekaligus aman dari Covid-19 bisa dicapai, termasuk dalam situasi di mana belum ada obat atau vaksin.
“Recovery rate-nya (tingkat pemulihan) atau sembuh itu berdasarkan imunitas tubuh, belum atas dasar obat atau vaksin. Situasi dunia begitu saat ini, situasi Indonesia juga begitu saat ini,” jelasnya.
Menteri Kominfo menambahkan, melalui kerja sama dengan lembaga-lembaga swasta dan perguruan tinggi, pemerintah melakukan berbagai penelitian untuk segera bisa menghasilkan vaksin-vaksin yang saat ini belum tersedia.
“Belum tersedia juga surveilans-surveilans yang memadai secara nasional, secara besar-besaran. Kita dalam tahap menuju ke sana, yang tadinya PCR test-nya di bawah 10.000, saat ini sudah 10.000 bahkan di atasnya, dan Bapak Presiden inginkan mulai sekarang PCR Test-nya bisa dicapai 20.000 per hari,” paparnya.
Dengan begitu, menruut Menteri Johnny, pemerintah berharap rasio PCR test semakin baik sehingga bisa memetakan dan memotret pendataan persebaran Covid-19 di Indonesia, “Karena situasi itu di mana PCR test masih terus kita lakukan, di saat yang sama vaksin belum ditemukan maka kenormalan baru sangat ditentukan oleh peran serta komunitas,” ujarnya. (rls)
Bisnis5 hari agoBRI Life Gelar “The Board’s Charity Engagement”
Bisnis5 hari agoManfaat Utama Promo Ramadhan di Blibli
Bisnis7 hari agoInterSystems Sabet Empat Penghargaan Global Best in KLAS 2026 untuk Asia, Oseania, dan Eropa
Hukum5 hari agoLewat Apel Siaga Kamtibmas, Polres Tangsel Gaungkan “Jaga Warga – Jaga Tangsel”
Nasional5 hari agoSelama Ramadan, AQUVIVA Hadirkan Sejuknya Air Mineral ke 321 Masjid di Indonesia
Pemerintahan5 hari agoSafari Ramadan 1447 H, Benyamin Davnie Salurkan Total Bantuan Rp405 Juta untuk Imam, Marbot hingga Guru Ngaji
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Gelar Bazar Ramadan 1447 H Serentak di 7 Kecamatan pada 5 Maret 2026
Hukum5 hari agoPolres Tangsel Ungkap Peredaran Narkotika Jenis Etomidate












