Connect with us

Lifestyle

Kepala Kliyengan Sampai Terasa Seperti Melayang, Mungkin Ini Sebabnya

Pernahkah tiba-tiba Anda mengalami kepala yang terasa seolah melayang atau ringan? Perasaan melayang di kepala atau dikenal dengan lightheadedness merupakan bagian dari kepala pusing, ada pula yang menyebutnya kliyengan. Kondisi ini bisa membuat seseorang merasa hampir pingsan.

Sebenarnya, apa yang menyebabkan terjadinya kondisi ini? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Penyebab kepala terasa seolah melayang (kliyengan)

Kepala pusing dapat digambarkan dengan berbagai gejala, salah satunya kepala Anda yang terasa seolah melayang. Orang juga menyebutnya dengan kepala yang terasa ringan.

Munculnya sensasi tidak menyenangkan di kepala ini ternyata dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Berikut berbagai penyebab yang umumnya sering menyebabkan kepala terasa ringan.

Advertisement

1. Efek samping penggunaan obat

Setiap obat memiliki efek samping setelah diminum. Contohnya, seperti kepala terasa ringan dan melayang-layang.

Obat yang menimbulkan efek samping tersebut biasanya bekerja dengan menurunkan tekanan darah atau membuat Anda lebih sering buang air kecil (diuretik).

Jika efek samping tersebut membuat Anda tidak nyaman, lakukan konsultasi ke dokter. Minta dokter untuk memberikan obat lain atau menyesuaikan kembali dosisnya.

2. Dehidrasi

Efek samping penggunaan obat diuretik, ternyata tidak jauh berbeda dengan ketika Anda mengalami dehidrasi. Keduanya menandakan tubuh kekurangan cairan sehingga bisa memicu Anda merasa kliyengan.

Advertisement

Dehidrasi dapat terjadi ketika suhu udara terlalu panas dan Anda kurang minum. Bisa juga terjadi ketika Anda demam tinggi dan tubuh terus mengeluarkan keringat.

Tanpa cairan yang mencukupi, volume darah akan menurun. Akibatnya, darah yang mengalir ke otak akan berkurang dan menyebabkan kepala terasa melayang.

Untuk mengatasi kondisi ini, segelas air adalah solusi terbaik. Selain air, cairan tubuh juga bisa didapatkan dari makanan, seperti buah, sayur, dan sup.

Pada kondisi yang kritis, Anda mungkin memerlukan infus sampai kondisi Anda kembali stabil.

Advertisement

3. Tekanan darah menurun sementara

Sistem saraf otonom membantu tubuh untuk mengatur perubahan tekanan darah ketika Anda berdiri.

Seiring bertambahnya usia, sistem ini akan memburuk sehingga menyebabkan penurunan tekanan darah sementara.

Kondisi ini disebut juga dengan hipotensi ortostatik yang dapat menimbulkan kepala kliyengan.

Turunnya tekanan darah sementara ini biasanya bersifat jangka panjang. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena beberapa obat dapat mengurangi gejalanya, seperti fludrocortisone atau midodrine.

Advertisement

Konsultasikan lebih dahulu pada dokter sebelum Anda menggunakan obat ini.

4. Gula darah rendah

Glukosa adalah makanan utama bagi otak. Ketika asupan gula menurun, kadar gula darah akan ikut menurun.

Akibatnya, tubuh termasuk otak akan menggunakan energi sesedikit mungkin. Kondisi ini dapat menyebabkan kepala Anda tiba-tiba terasa seolah melayang.

Makan camilan atau minum jus bisa membantu Anda untuk menormalkan kembali gula darah.

Advertisement

Jika menurunnya gula darah terkait dengan diabetes, Anda harus rutin mengecek gula darah. Jangan lupa, untuk melakukan minum obat diabetes dan cek kesehatan secara rutin.

5. Serangan jantung dan stroke

Pada kasus parah, kliyengan bisa menjadi tanda serangan jantung atau stroke. Biasanya, gejala seperti sesak napas, nyeri dada, atau kelemahan di salah satu sisi tubuh akan menyertai.

Namun pada lansia, kepala yang seolah terasa melayang bisa menjadi gejala serangan jantung atau stroke.

Apalagi jika gejala tersebut sangat sering terjadi. Langkah yang paling tepat untuk mengatasinya adalah segera memeriksakan kesehatan Anda ke dokter.

Advertisement

Haruskah pergi ke dokter?

penyebab sakit kepala dan mata serta pusing

Kepala kliyengan umumnya menyerang orang dewasa dan lansia. Meskipun tidak semua penyebabnya membahayakan jiwa, bukan berarti Anda boleh menyepelekannya.

Seorang asisten dosen bagian Penanganan Kegawatdaruratan di Harvard Medical School, dr. Shamai Grossman, menyatakan, “Jangan abaikan kondisi, sekalipun lightheadedness bukan disebabkan oleh penyebab serius. Ini bisa menyebabkan cedera serius karena terjatuh akibat keseimbangan terganggu.”

Jangan tunda konsultasi ke dokter, jika kepala terasa melayang yang Anda alami dibarengi dengan kondisi berikut:

Advertisement
  • Sakit dada hingga menyebar ke area lengan, leher, dan rahang
  • Mual dan disertai sakit kepala parah
  • Satu sisi tubuh terasa lemah, mati rasa, atau tidak mampu digerakkan
  • Detak jantung menjadi lebih cepat atau tidak teratur

Kabartangsel.com

Source

Nasional20 jam ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional20 jam ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional2 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport1 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport1 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport1 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport1 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan2 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan2 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Bisnis2 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Populer