Connect with us

Lifestyle

Penyebab, Cara Mengobati, dan Mencegahnya

Kehamilan akan membuat banyak perubahan dalam tubuh seorang perempuan. Saat hamil, Anda akan membutuhkan pasokan darah segar dua kali lipat lebih banyak dari sebelumnya. Apabila kebutuhan darah ini tidak tercukupi, ibu hamil akan rentan kena anemia. Anemia pada ibu hamil tidak boleh diabaikan karena bisa membahayakan diri sendiri dan juga janin dalam kandungan.

Penyebab anemia pada ibu hamil

tanda preeklampsia ibu hamil gejala preeklampsia

Anemia adalah kondisi yang terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah, jauh lebih rendah daripada batas normalnya. Anemia juga bisa terjadi jika sel darah merah tidak mengandung cukup hemoglobin yang bertugas menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh.

Kekurangan darah merah dapat menyebabkan Anda cepat merasa lelah atau lemah karena organ dalam tubuh tidak menerima cukup oksigen dan nutrisi. Anda juga mungkin mengalami gejala lain, seperti sesak napas, pusing, atau sakit kepala.

Advertisement

Anemia pada ibu hamil umumnya diakibatkan oleh masalah kekurangan gizi. Anemia yang dialami ibu hamil juga cenderung dipengaruhi oleh perubahan hormon tubuh yang mengubah proses produksi sel-sel darah.

Beberapa kondisi kesehatan seperti perdarahan, penyakit ginjal, dan gangguan sistem imun tubuh juga dapat menyebabkan tubuh kekurangan sel darah merah. 

Jenis anemia yang umum terjadi pada ibu hamil

takut hamil

takut hamil

1. Anemia defisiensi zat besi

Seperti yang telah diuraikan di atas, anemia pada ibu hamil paling sering disebabkan oleh masalah kekurangan zat besi. Anemia ini disebut dengan anemia defisiensi zat besi.

Zat besi diperlukan untuk membantu tubuh memproduksi sel darah merah segar yang kaya oksigen dan nutrisi. Aliran darah, oksigen, serta nutrisi sangat penting untuk mendukung proses tumbuh kembang janin dan memelihara kondisi plasenta tetap optimal.

Advertisement

Penyebab utama dari anemia jenis ini adalah kurang makan makanan kaya zat besi, sejak dari sebelum dan semasa hamil. Namun, mendapatkan asupan zat besi dari makanan saja tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda sepanjang kehamilan.

Kenyataannya, ketika hamil volume darah akan bertambah hingga 50% untuk bisa mencukupi keperluan diri sendiri dan janin yang sedang tumbuh. Itu kenapa kebutuhan zat besi harian tubuh juga harus dipenuhi lewat suplemen zat besi. 

2. Anemia defisiensi folat

Anemia defisiensi folat terjadi ketika tubuh kekurangan asupan asam folat (vitamin B9) dari makanan. Anemia jenis ini juga bisa terjadi akibat malabsorpsi karena tubuh yang tidak dapat menyerap asam folat secara efektif sebagaimana mestinya. Hal ini biasanya disebabkan oleh gangguan pencernaan, seperti penyakit Celiac.

Asam folat adalah vitamin yang penting untuk menjaga kesehatan saat hamil. Fungsi asam folat adalah untuk membentuk protein baru di dalam tubuh yang menghasilkan sel darah merah dan membentuk DNA pada janin.

Advertisement

Mencukupi kebutuhan asam folat dapat mencegah risiko bayi terlahir mengalami cacat tabung saraf, seperti spina bifida dan anencephaly, hingga 72 persen.

3. Anemia defisiensi vitamin B12

Vitamin B12 diperlukan tubuh untuk membantu produksi sel darah merah. Maka jika ibu hamil kurang mengonsumsi makanan tinggi vitamin B12, gejala anemia bisa muncul sebagai akibatnya.

Gangguan pencernaan seperti penyakit Celiac dan Crohn juga dapat mengganggu kerja tubuh menyerap vitamin B12 dengan baik. Selain itu, kebiasaan minum alkohol saat hamil juga dapat menyebabkan anemia defisiensi vitamin B12.

Bahaya anemia pada ibu hamil dan janin

hamil dengan endometriosis

hamil dengan endometriosis

Anemia adalah salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada ibu hamil, tapi tidak boleh disepelekan. Penyakit darah rendah bukanlah kondisi yang bisa sembuh dengan sendirinya.

Advertisement

Apabila jumlah sel darah merah dalam tubuh terlalu sedikit, ibu dan janin dapat kekurangan gizi dan oksigen yang akan membahayakan keselamatan mereka. 

Anemia parah di trimester pertama dilaporkan dapat meningkatkan risiko bayi lambat/gagal berkembang dalam kandungan, lahir prematur, memiliki berat badan rendah saat lahir (BBLR), hingga skor APGAR yang rendah.

Anemia parah pada ibu hamil juga bisa menyebabkan kerusakan organ vital seperti otak dan jantung, dan bahkan kematian. Selain itu, anemia juga dikaitkan dengan risiko keguguran meski belum benar-benar ada penelitian valid yang bisa memastikannya.

Kondisi anemia yang dibiarkan terus berlanjut tanpa pengobatan, memperbesar risiko ibu kehilangan banyak darah selama melahirkan. Ini dapat berakibat serius pada keselamatan ibu. Kemungkinan besar ibu akan memerlukan transfusi darah selama persalinan atau mengalami depresi pascapersalinan.

Advertisement

Tanda dan gejala anemia pada ibu hamil

kontraksi saat hamil

kontraksi saat hamil

Gejala anemia selama kehamilan bisa tidak terlihat sehingga berakhir diabaikan begitu saja. Namun seiring bertambahnya usia kehamilan, gejalanya bisa semakin memburuk.

Maka, kenali dan waspadai gejala anemia umum seperti:

  • 3L (Tubuh terasa lemah, letih, dan lesu terus menerus)
  • Pusing
  • Sesak napas
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Sakit/nyeri dada
  • Warna kulit, bibir, dan kuku memucat
  • Tangan dan kaki dingin
  • Kesulitan berkonsentrasi

Faktor risiko anemia pada ibu hamil

Anemia dapat terjadi pada siapa pun, tapi ibu hamil termasuk orang yang paling rentan mengalaminya.

Semua wanita hamil berisiko mengalami anemia. Anemia disebabkan oleh tubuh yang tidak mampu mencukupi kebutuhan pasokan darah, zat besi, dan asam folat yang lebih banyak dari biasanya semasa kehamilan.

Anemia juga paling berisiko pada ibu hamil yang memiliki kondisi berikut:

Advertisement
  • Sedang hamil kembar. Semakin banyak bayi yang dikandung, semakin banyak darah yang dibutuhkan.
  • Dua kali hamil dalam waktu berdekatan.
  • Muntah dan mual di pagi hari (morning sickness).
  • Hamil di usia remaja.
  • Kurang mengonsumsi makanan kaya zat besi dan asam folat.
  • Sudah memiliki anemia sejak sebelum hamil.

Cara mendiagnosis anemia pada ibu hamil

Risiko anemia pada ibu hamil dapat dicari tahu lewat tes darah saat cek kandungan di trimester pertama. Tes ini juga sangat disarankan bagi setiap ibu hamil yang berisiko atau tidak pernah menunjukkan gejala anemia pada awal kehamilannya.

Tes darah biasanya meliputi tes hemoglobin (mengukur jumlah Hb dalam darah) dan tes hematokrit (mengukur persentase sel darah merah per sampel).

Badan Kesehatan Dunia dan CDC di Amerika Serikat mengatakan ibu hamil tergolong memiliki anemia jika kadar pada trimester pertama dan ketiga, kadar hemoglobinnya (Hb) kurang dari 11 gr/dL atau hematokritnya (Hct) kurang dari 33%. Sementara anemia pada trimester kedua terjadi ketika kadar Hb kurang dari 10,5 g/dL atau Hct kurang 32% setelah dites.

Dokter Anda mungkin akan perlu menjalankan tes darah lain untuk memastikan apakah anemia Anda disebabkan oleh kekurangan zat besi atau karena penyebab lain.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan setiap ibu hamil menjalani tes darah, termasuk cek kadar Hb, idealnya satu kali saat pemeriksaan kandungan pertama, di trimester kedua, dan sekali lagi pada trimester ketiga.

Advertisement

Dokter kandungan nantinya mungkin juga merujuk Anda ke ahli hematologi, dokter spesialis masalah dan penyakit darah. Hematolog dapat membantu dan mengelola anemia Anda saat hamil.

Cara mengatasi anemia pada ibu hamil

tipes saat hamil

tipes saat hamil

1. Makan makanan bernutrisi khusus

Dokter mungkin menyarankan agar Anda menambah lebih banyak makan makanan tinggi zat besi dan asam folat setiap hari. 

Mulanya Anda hanya akan membutuhkan tambahan 0,8 mg zat besi per hari di trimester pertama, hingga 7,5 mg per hari pada trimester ketiga. Sedangkan peningkatan asupan asam folat per trimeser biasanya berkisar dari 400 – 600 mcg per hari, tergantung apa kata dokter.

Makanan yang termasuk tinggi zat besi adalah:

Advertisement
  • Daging (sapi atau unggas) rendah lemak yang dimasak matang.
  • Makanan laut seperti ikan, cumi, kerang, dan udang yang dimasak matang.
  • Telur yang dimasak matang
  • Sayuran hijau, misalnya bayam dan kangkung.
  • Kacang polong.
  • Produk susu yang telah dipasteurisasi.
  • Kentang
  • Gandum

Sementara makanan tinggi folat meliputi:

  • Sayuran daun hijau, seperti bayam, brokoli, seledri, buncis, lobak hijau, atau selada.
  • Keluarga jeruk.
  • Alpukat, pepaya, pisang.
  • Kacang-kacangan, seperti kacang polong, kacang merah, kacang kedelai, kacang hijau.
  • Biji bunga matahari (kuaci)
  • Gandum
  • Kuning telur

4. Mengonsumsi vitamin C lebih banyak

Anemia pada ibu hamil bisa diatasi dengan mengonsumsi sayur dan buah tinggi vitamin C, seperti jeruk, stroberi, kiwi, brokoli, kembang kol, tomat, dan paprika. Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan secara lebih efisien.

Kebutuhan vitamin C harian juga dapat dipenuhi dengan minum suplemen vitamin C, tapi sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter.

Namun, mencukupi asupan gizi dari makanan saja mungkin tidak akan cukup buat ibu hamil. Maka, Anda perlu melakukan langkah selanjutnya, yaitu…

3. Minum suplemen

Sebagai langkah awal pengobatan, dokter akan menyarankan ibu hamil untuk mulai minum suplemen zat besi, vitamin B12, dan asam folat sebagai tambahan vitamin prenatal.

Minum dosis pertama suplemen sebaiknya di pagi hari agar tidak memperparah sensasi mual muntah karena morning sickness.

Advertisement

Jika harus diminum setelah makan, tunggu satu jam dulu baru telan vitamin Anda agar tidak merasa mual. Ibu hamil juga bisa minum suplemen sebelum tidur, karena kemungkinan tidak akan merasa mual ketika sedang tidur. Jangan lupa minum banyak air setelah menelan vitamin.

CDC merekomendasikan ibu hamil untuk mengonsumsi suplemen besi sebanyak 30 mg per hari sejak cek kandungan pertama kali untuk mencegah anemia defisiensi besi.

Sementara untuk suplemen folat, WHO dan Kemenkes RI merekomendasikan minum dosisnya sebanyak 400 mcg/hari sesegera mungkin begitu akan merencanakan kehamilan dan terus dilanjutkan sampai 3 bulan setelah melahirkan.

Cara mencegah anemia pada ibu hamil

sumber zat besi

sumber zat besi

Tidak semua kasus anemia dapat dicegah. Namun, mencukupi asupan zat besi, asam folat, dan vitamin B12 sejak sebelum berencana hamil dapat menghindari kondisi tersebut muncul tiba-tiba semasa mengandung.

Advertisement

Berikut adalah beberapa makanan yang disarankan dan harus dihindari untuk cegah anemia pada ibu hamil:

  • Mengonsumsi daging sapi tanpa lemak minimal 18 gram
  • Mengonsumsi kacang-kacangan minimal setengah cangkir
  • Sayuran berdaun hijau, contohnya bayam sebanyak 1 cangkir
  • Mengonsumsi sereal yang diperkaya zat besi
  • Menghindari minum kopi dan alkohol yang bisa mengurangi kemampuan tubuh menyerap zat besi

Memasak dalam peralatan masak yang terbuat dari besi cor juga dapat membantu meningkatkan asupan  zat besi Anda. Ini karena makanan menyerap sebagian zat besi dari wajan. Perhatikan juga bahwa zat besi dari sumber makanan hewani, seperti daging, dapat terserap tubuh lebih baik dibanding zat besi dari sayuran atau buah.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Banten1 jam ago

HIPPI Banten Gelar Diskusi Bisnis Syariah bersama Pengusaha Nasional Ir. Pramono Dewo

Hukum4 jam ago

Mutasi Polri Terbaru: Ini Daftar Lengkap 264 Pati dan Pamen Beserta Jabatan Baru

Hukum5 jam ago

Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, PP Polri Sampaikan 7 Pesan Moral kepada Kapolri Suyudi Ario Seto

Sport6 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-9 6- November: Persija vs Persebaya, Persib Hadapi Java United

Pemerintahan7 jam ago

MTQ XVII Tangsel Digelar 6-8 November 2026

Politik10 jam ago

Sufmi Dasco Ahmad Soal Kabar Jadi Cawapres: Saya Pastikan Itu Hoax!

Cara Mengetahui Harga Jual dan Beli Kurs Dollar di Money Changer
Tips11 jam ago

Cara Mengetahui Harga Jual dan Beli Kurs Dollar di Money Changer

Sport1 hari ago

Hasil Melbourne Victory vs Persib 1-2: Remontada Dramatis Maung Bandung di ACL Two

Sport1 hari ago

Hasil Melbourne Victory vs Persib Bandung 1-2 di ACL 2

Pendidikan1 hari ago

Program CATAR Dwiwarna Bantu Persiapan Tes Masuk IPDN

Hukum2 hari ago

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Bareskrim Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta dan Eko Hadi Jadi Tersangka

Nasional2 hari ago

Konferensi Pers Polri soal Isu Penyadapan Presiden dan Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal Polisi

Hukum2 hari ago

Presiden Prabowo dan Seskab Teddy Disebut Jadi Target Penyadapan, Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap

Hukum2 hari ago

Sejumlah Jenderal Polisi Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri Angkat Bicara

Nasional2 hari ago

QUTB GLOBAL Apresiasi Doa Lintas Agama di Konser Andrea Bocelli

Jabodetabek3 hari ago

UIN Jakarta Gelar Seminar Kertas Tema SOM MABIMS ke-50

Sport4 hari ago

Hasil Persib vs Isenmulang Kalteng FC 4-0, Luka Menalo Cetak Brace dan Pangeran Biru Raih Kemenangan Terbesar Musim Ini

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman

Sport4 hari ago

Persita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain

Sport4 hari ago

Hasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran

Jabodetabek2 minggu ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport3 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport3 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport3 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport3 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Serba-Serbi1 minggu ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Banten2 minggu ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Sport1 minggu ago

Prediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan

Sport3 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport3 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Nasional3 minggu ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Pemerintahan2 minggu ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Serba-Serbi1 minggu ago

Teks Sumpah Pemuda

Pemerintahan2 minggu ago

Cegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat

Pemerintahan1 minggu ago

Pemkot Tangsel Perkuat Pencegahan TPPO bagi Calon Pekerja Migran

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Penguatan Pendampingan UMKM Cilacap

Populer