Connect with us

Lifestyle

Kucai, Si Keluarga Bawang yang Punya Banyak Manfaat Kesehatan

Kucai adalah tanaman herbal yang masuk dalam keluarga bawang (allium). Masyarakat Indonesia mengenal tanaman ini dengan sebutan ‘daun kucai’ atau ‘bawang kucai’. Biasanya, irisan daun ini digunakan sebagai pelengkap (garnish) pada bubur ayam atau campuran isi lumpia.

Tanaman yang memiliki latin Allium tuberosum ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan. Termasuk salah satunya dipercaya membantu melawan sel kanker. Namun, benarkah klaim satu ini? Yuk, cari tahu jawabannya dalam artikel ini.

Beda kucai dan daun bawang

Banyak orang sulit membedakan antara daun kucai dan daun bawang karena keduanya sama-sama berukuran panjang dan berwarna hijau. Meski sulit dibedakan, sebenarnya Anda bisa loh membedakan daun bawang dan kucai dengan mata telanjang.

Advertisement

Berikut perbedaan keduanya yang perlu Anda ketahui:

  • Pertama, kucai memiliki daun yang lebih kecil jika dibanding dengan daun bawang.
  • Kedua, daun kucai cenderung lebih tipis ketimbang daun bawang. Selain lebih padat, daun bawang umumnya memiliki rongga yang lebih besar.
  • Ketiga, seluruh permukaan kucai dari ujung ke ujung berwarna hijau pekat. Sementara pada daun bawang, bagian bawah hingga akarnya berwarna putih.

Kandungan nutrisi dalam daun kucai

Kucai adalah makanan yang padat nutrisi. Ini artinya, daun ini rendah kalori tapi kaya akan nutrisi bermanfaat, seperti vitamin, mineral, dan antioksidan.

Ya, daun herbal satu kaya akan vitamin K, vitamin A, vitamin C, folat, magnesium, fosfor, kalium, dan juga kolin. Jika diolah dengan cara yang tepat, daun ini tentu menawarkan banyak manfaat baik untuk tubuh Anda.

Manfaat daun kucai untuk kesehatan

Secara umum, berikut beberapa manfaat daun kucai yang perlu Anda ketahui:

1. Menurunkan kolesterol

Daun ini mengandung allicin, yaitu suatu organosulfur yang diklaim dapat membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Allicin dalam herbal ini bertugas untuk melepaskan nitri oksida, sehingga membantu mengurangi kekakuan pada pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

Advertisement

Herbal ini juga mengandung quercetin, yaitu senyawa yang dipercaya dapat mengurnagi risiko penumpukan plak di arteri. Studi menunjukkan bahwa orang yang menjalani diet tinggi flavonoid, seperti quercetin, memiliki kadar kolesterol dan tekanan darah yang lebih rendah.

2. Baik untuk tulang

Kucai memiliki kandungan vitamin K yang berlimpah. Vitamin K penting untuk menjaga kesehatan tulang karena membantu mencegah pengeroposan tulang.

Vitamin K meningkatkan memproduksi protein tulang yang disebut osteocalcin. Osteocalcin inilah yang berperan penting untuk menjaga kepadatan mineral tulang.

3. Mencegah kanker

Berbagai penelitian telah menemukan bahwa sayuran yang masuk dalam keluarga allium (termasuk kucai) diketahui memiliki sifat antikanker.

Advertisement

Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute, para peneliti menemukan bahwa pria dengan asupan sayuran allium yang tinggi berisiko lebih rendah terkena penyakit kanker prostat.

Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa sifat antikanker yang dimiliki sayuran allium dapat membantu melindungi Anda dari risiko kanker esofagus (kerongkongan) dan kanker perut.

Namun, masih dibutuhkan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas guna memastikan manfaat daun kucai untuk mencegah kanker.

4. Menjaga kesehatan otak

Kandungan kolin dalam kucai nyatanya memberikan banyak manfaat untuk tubuh. Pasalnya, kolin adalah salah satu nutrisi penting yang dapat membantu menjaga kesehatan otak, termasuk mempertajam ingatan dan mengatur mood.

Advertisement

Hal ini diperkuat oleh sebuah hasil penelitian terbitan The American Journal of Clinical Nutrition tahun 2011. Penelitian tersebut melaporkan bahwa asupan makanan tinggi kolin membantu meningkatkan fungsi kognitif otak serta penyimpanan memori verbal dan visual.

5. Meningkatkan penglihatan

Daun ini mengandung karoten lutein dan zeaxanthin. Kedua senyawa tersebut diyakini dapat membantu mengurangi stres oksidatif di mata dan memperlambat perkembangan katarak.

Mengonsumsi daun ini dan beragam makanan lain yang juga kaya nutrisi dapat membantu meningkatkan penglihatan Anda.

6. Membantu meredakan stres

Folat dapat membantu meredakan depresi dengan mencegah pembentukan homosistein ​​yang berlebihan di dalam tubuh. Kadar homosistein yang berlebih dalam tubuh dikaitkan dengan serangan jantung, stroke, dan penggumpalan darah.

Advertisement

Tak hanya itu, kadar homosistein yang berlebih juga dapat mengganggu produksi hormon serotonin, dopamin, dan norepinefrin. Ketiga hormon tersebut tak hanya mengatur suasana hati saja, tapi juga keinginan untuk tidur dan nafsu makan Anda. Jadi, bisa dibayangkan, ‘kan, kalau tubuh Anda kekurangan folat?

Kabar baiknya, kucai adalah salah satu makanan yang mengandung folat. Anda juga bisa dapatkan asupan folat dari makanan lain seperti bayam, seledri, buncis, brokoli, dan lainnya.

Yang harus diperhatikan sebelum makan kucai

Bagi beberapa orang, mengonsumsi daun ini mungkin tidak akan menyebabkan masalah apapun, alias tubuhnya tetap baik-baik saja. Namun, lain ceritanya jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap daun ini.

Anda sebaiknya menghindari mengonsumsi daun ini jika sebelumnya memang sudah punya alergi terhadap bawang jenis apa pun. Termasuk bawang putih, bawang merah, bawang bombai, dan bawang jenis lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya reaksi alergi berbahaya bagi tubuh Anda.

Advertisement

Bagi beberapa orang, reaksi alergi bisa menyebabkan bercak merah pada kulit dan gatal. Beberapa orang juga mungkin bisa mengalami hidung tersumbat atau berair, bengkak pada bibir, wajah, lidah, tenggorokan, atau bagian tubuh lainnya.

Mengonsumsi daun ini terlalu banyak mungkin juga dapat menyebabkan senyawa organik tertentu dalam tubuh terlalu tinggi. Alhasil, Anda bisa saja mengalami sakit perut atau gangguan pencernaan lainnya.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional1 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport1 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport1 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional4 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional4 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport6 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport3 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Populer