Connect with us

Opini

Lenyapnya (Etika Politik) Pilkada Tangsel

Oleh: Mufti Azmi Milladi, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Banten (HMB)

Etika Politik seolah dilenyapkan ketika sebuah pertarungan politik digelar.Tak hanya etika, nalar waras dan gagasan cerdas pun seolah hilang entah kemana perginya. Padahal etika dan nalar yang “waras” adalah cerminan bagi sebuah bangsa yang beradab.

Oleh: Mufti Azmi Milladi, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa  Banten (HMB)

Etika Politik seolah dilenyapkan ketika sebuah pertarungan politik digelar.Tak hanya etika, nalar waras dan gagasan cerdas pun seolah hilang entah kemana perginya. Padahal etika dan nalar yang “waras” adalah cerminan bagi sebuah bangsa yang  beradab.

Dalam  sebuah  kontestasi politik etika dan nalar semestinya menjadi panglima. Faktanya, etika hanya menjadi “bumper” untuk saling menjatuhkan dan mencitrakan diri dari para kontestan. Ada yang meneriakkan korupsi, tapi sejak  dalam “pikirannya” korup. Ada yang berteriak “anti  dinasti” tapi pelan dan pasti “membangun dinasti” melalui pelibatan adik, kakak dan keluarga dalam tim sukses. Hasilnya, tentu saja dapat ditebak: rakyat makin muak pada politik yang serba dangkal sebagaimana terjadi  sekarang.

Membangun demokrasi sebagaimana yang kita lakukan saat ini semestinya diperkuat dengan etika politik yang sehat. Sebagai sebuah  cabang dari  filsafat, etika merupakan kumpulan norma moral yang di  dalamnya terdapat (bahkan memaksa) ketaatan untuk mentaatinya.

Advertisement

Bukan sebaliknya. Norma hanya menjadi “bungkus” pemanis guna pencitraan belaka. Utamanya dalam  kontestasi pilkada seperti saat ini.

Perang “pencitraan” melalui berita menjelek-jelekkan kandidat makin menguat ketimbang perang pada “prestasi dan kerja nyata”.  Inilah wajah demokrasi yang  menihilkan kewarasan di ruang publik termasuk di Tangsel.

Pilkada Kota Tangsel kini diikuti oleh tiga pasang kandidat. Kota yang saat  ini sedang giat membangun inipun tak  luput dari  virus “kedangkalan politik” para elit-elitnya.

Prilaku elit politik Tangsel sejalan dengan praktik  kebringasan serta  kerakusan guna mendapatkan kekuasaan sebagaimana tampil dan mengemuka saat  ini.

Advertisement

Padahal, kekuasaan yang pencapaiannya melalui jalur politik tak  seseram dan seburuk yang mereka lakukan (saling menjatuhkan dan tindakan premanisme).

Politik  adalah seni. begitu kata para pemikir. Ibarat  seni, politik  harusnya dilakukan secara  bermartabat dan beradab. Tidak menggunakan sentimen “pribadi” bahkan “kekanak-kanakan”. Menurut para filosof juga, politik adalah cara agar rakyat atau calon pemilihnya terpengaruh dengan gagasan yang dimiliki kandidat. Cara kandidat mempengaruhi inilah yang kemudian dapat ditafsirkan bermacam-macam  oleh para pengikut aliran pemikiran tersebut.

Dalam konteks Tangsel misalnya, kegaduhan politik  kian menjadi-jadi beberapa bulan kebelakang. Khususnya  ketika ketiga pasang calon resmi  menjadi  paslon (pasangan calon) Walikota dan Wakil Walikota Tangsel masa bakti 2016-2021.

Pasangan Calon Walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan (Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie, Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra, Arsid-Elvier) Ilustrasi by Embiet Hb

Perang opini dan saling menjelek-jelekkan antar masing-masing kandidat pun terjadi.  Persoalan “pribadi” yang  sifatnya “private” pun menjadi bulan-bulanan yang terus dimainkan oleh rival kandidat . Targetnya  jelas agar  kepercayaan publik dan para pemilih bergeser pilihannya kepada kandidat  yang “membesarkan” isu  “private” tersebut.

Advertisement

Akhirnya, ruang publik dan ruang  private pun bercampur aduk menjadi  sebuah  opini publik. Masyarakat  yang mencerna itupun tak lagi jernih melihat mana urusan “pribadi” dan urusan “publik”.

Etika pun lenyap entah kemana. Tak ada pencerdasan politik sekaligus pencerahan dalam pengolahan informasi.

Imbasnya, rakyat Tangsel terancam memilih pemimpinnya dengan cara membeli “kucing dalam karung” bahkan tergoda dengan “pemimpin pencitraan” seperti  yang  sudah-sudah.

Rakyat Dikorbankan

Advertisement

Rakyat kini  muak dengan pemimpin yang mengambil keuntungan diatas kelemahan “lawan politik” khususnya urusan pribadi  seseorang.  Rakyat justru menagih kepada elit politik Tangsel untuk memberikan kecerdasan mana  yang “urusan publik” dan manapula yang  urusan “private, keluarga” dan sebagainya. Bukan malah mencampur adukkan kedua hal tersebut menjadi satu kesatuan yang menyesatkan.

Sayangnya, fakta dilapangan sudah menguat. Bahwa isu “private” kini menjadi “jualan politik” kepada calon konstituennya. Pendidikan politik yang identik dengan “pencerahan” berbalik menjadi  “pembodohan” yang dilakukan kandidat  tertentu kepada  warga  Tangsel.

Inilah tugas penting bagi  pegiat demokrasi khususnya  di Kota Tangsel ini. Memperkeruh suasana dengan banjir informasi yang menyesatkan hanya akan menumpulkan kesadaran demokratis rakyat Tangsel.

Karena itu, upaya  para kandidat  yang mengusung “kejelekkan” kandidat  utamanya dalam konteks  “private” merupakan kesalahan fatal  yang berimbas  pada kandidat  itu sendiri. Etika yang  ditabrak sekaligus “dikangkangi” saat pilkada menjadi ukuran kepemimpinan  kandidat tersebut.

Advertisement

Bagaimana mereka dapat menjadi pemimpin yang “baik” jika cara yang digunakan penuh “dosa dan cara-cara kotor alias barbarian”?

Lagipula, berita negatif tak selamanya berbuah negatif. Bukankah semakin dijelek-jelekkan manusia itu akan menjadi pusat perhatian. Bukankah semakin kontroversial seseorang semakin banyak  yang  ingin menjadi sahabat dan temannya? inilah hukum dalam konteks komunikasi massa sebagaimana  tertuang pada buku-buku perkuliahan.

Dalam konteks etika politik itulah kami menghimbau  agar pilkada Tangsel (seharusnya) tak mesti  gaduh dengan urusan private  yang dialamatkan kepada  kandidat  tertentu. Persoalan utama yang seharusnya  dan hingga kini masih menjadi pertanyaan mendasar bagi  para kandidat tersebut adalah “gagasan dan ide” apa  yang diberikan jika mereka diamanahkan untuk memimpin kota yang berpenduduk 1 juta lebih manusia ini?

Selain gagasan yang mereka milki,  pertanyaan selanjutnya dan paling penting bagi warga Tangsel ialah; sudah berbuat  apakah para  kandidat  tersebut bagi  Warganya?

Advertisement

Saatnya ruang publik diisi dengan perdebatan yang cerdas dan mencerahkan. Sudah  saatnya  rakyat  diberikan pemahaman terkait  program dan kebijakan-kebijakan apa saja yang akan diberikan para kandidat bagi warga Tangsel saat mereka memimpin.

Bukan sebaliknya sebagaimana yang kita lihat dan cermati beberapa waktu belakangan ini. Para  kandidat saling  sibuk menghabiskan energi “memblow up” urusan “private” yang sesungguhnya bertujuan untuk mencari  simpatik  rakyat Tangsel.

Meskipun disadari bukanlah simpatik  yang didapat malah kebalikkanya,  rakyat makin hari  semakin simpatik dan meyakini pada pihak yang diserang (dizholimi) dan menjadi antipati dengan  pemimpin yang “mengambil keuntungan (pragmatisme) politik” khususnya mereka yang mengangkat isu “private” seseorang  dalam ajang pilkada  Tangsel kali ini.

Siapakah mereka? mari kita cermati pada 1 atau 2 bulan kedepan.

Advertisement
Nasional15 jam ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport17 jam ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport18 jam ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport22 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport2 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport2 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 hari ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 hari ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 hari ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba untuk Publisher
Techno3 hari ago

Alternatif Google AdSense yang Layak Dicoba Publisher

Obituari4 hari ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Bisnis5 hari ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Hukum5 hari ago

Patroli 3 Pilar Polsek Curug Intensifkan Cipta Kondisi, Jaga Wilayah Tetap Kondusif

Nasional5 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Nasional6 hari ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Nasional6 hari ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan 1 Lengkap

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4–6 September 2026

Nasional3 minggu ago

Hasil Muktamar ke-35 NU: KH Miftachul Akhyar Rais Aam, Gus Kikin Ketua Umum PBNU 2026-2031

Sport3 minggu ago

Ferry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?

Sport2 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Banten3 minggu ago

Dewa United Datangkan Bek Muda Alfharezzi Buffon dari Garudayaksa

Pemerintahan3 minggu ago

Pilar Saga Ichsan Dorong Desainer Lokal Tembus Tingkat Global

Hukum3 minggu ago

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Mutasi 424 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

Pemerintahan3 minggu ago

Benyamin Davnie: Hingga Akhir Agustus 2026, Cek Kesehatan Gratis di Tangsel Capai 53 Persen

Sport2 minggu ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Kabupaten Tangerang3 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Dion Wilhelmus Eddy Markx dari Persib Bandung untuk BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Pemerintahan2 minggu ago

Komisi Informasi Banten Nilai Inovasi Pemkot Tangsel Semakin Meningkat

Pemerintahan3 minggu ago

DLH Kota Tangsel Gelar Uji Emisi Selama 3 Hari, Targetkan 1.500 Kendaraan

Sport3 minggu ago

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia U-20: Jadwal, Jam Kick Off, dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Pemerintahan2 minggu ago

Pilar Saga Ichsan Tinjau Pembangunan Turap di Vila Pamulang, Grand Serpong dan Bukit Nusa Indah

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 AFC 2027

Populer