Lifestyle
Lutut Sakit Saat Ditekuk? Ini 4 Kondisi yang Bisa Jadi Pemicunya

Lutut merupakan salah satu bagian tubuh yang berperan penting untuk membantu menopang badan ketika Anda berdiri dan berjalan. Sayangnya, ada banyak kondisi yang bisa menyebabkan lutut Anda tiba-tiba terasa nyeri atau sakit saat ditekuk. Lantas, apa saja penyebab lutut sakit saat ditekuk? Cari tahu jawabannya di sini.
Berbagai penyebab lutut sakit saat ditekuk
Berikut ini beberapa kondisi paling umum yang bisa menyebabkan lutut sakit saat ditekuk:
1. Keseleo
Mengalami keseleo alias terkilir di bagian ligamen yang membantu mestabilkan lutut ternyata juga dapat menjadi penyebab kondisi ini. Ya, jika salah satu dari beberapa ligamen yang ada di lutut sobek atau terlalu tegang, maka Anda lebih mungkin untuk mengalami lutut sakit saat ditekuk atau bahkan hanya sekadar diluruskan.
Rasa sakit yang muncul bervariasi tergantung pada seberapa parah kerusakan yang terjadi pada ligamen.
2. Nyeri pada tempurung lutut (patellofemoral pain syndrome)
Patellofemoral pain syndrome adalah sebuah kondisi ketika Anda merasakan nyeri di bagian patella, yaitu tulang kecil yang ada di lutut. Nyeri yang muncul biasanya terasa di sekitar lutut atau bagian belakang lutut.
Rasa nyeri yang muncul pun dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahannya. Namun biasanya akan terasa lebih menyakitkan apabila lutut Anda mengalami tekanan dalam waktu yang lama.
Contohnya, naik turun tangga, berlari, atau berdiri terlalu lama. Tak hanya itu, menekuk lutut dalam waktu lama pada saat duduk menonton film atau berada di dalam kereta api, juga dapat menyebabkan nyeri.
3. Bursitis
Bursitis adalah peradangan pada bursa, yaitu kantung berisi cairan pelumas yang berada di antara tulang dan jaringan lunak. Biasanya bursitis muncul pada bagian sendi-sendi yang sering digerakkan, misalnya bahu, siku, pinggul, lutut, dan kaki. Kondisi ini bisa menyebabkan lutut kaku dan terasa sakit saat ditekuk.
Anda lebih mungkin mengalami kondisi ini jika menekuk lutut dan berlutut terlalu lama. Tak hanya itu, mengalami benturan keras karena cedera atau kecelakan di bagian lutut juga dapat menyebabkan kondisi ini.
4. Robekan meniskus
Meniskus adalah lapisan tulang rawan pada lutut yang berfungsi untuk melindungi dan menstabilkan persendian lutut. Jadi, ketika Anda menggerakan sendi lutut, lapisan tulang rawan inilah yang membuat tulang paha dan tulang kering tidak saling bergesekan satu sama lain.
Sobekan meniskus biasanya disebabkan karena Anda tanpa sadar melakukan gerakan memutar pada sendi lutut ketika kaki dalam kondisi menapak dan sendi lutut dalam posisi ditekuk. Cedera pada lutut akibat olahraga atau kecelakaan juga dapat menyebabkan robekan meniskus.
Meniskus yang robek dapat menyebabkan bagian sisi luar atau sisi dalam lutut Anda terasa nyeri, kaku, dan sulit untuk digerakkan. Jika tidak diobati dengan tepat, nyeri dapat kambuh sewaktu-waktu.
5. Penyebab lainnya
Dalam kasus tertentu, kondisi ini juga bisa disebabkan karena kondisi medis yang lebih serius seperti osteoarthritis (pengapuran sendi) dan kanker tulang yang menyerang lutut.
Mengingat ada banyak kemungkinan yang bisa jadi penyebab lutut sakit saat ditekuk, ada baiknya Anda segera berkonsultasi ke dokter untuk menentukan diagnosis yang tepat.
Kabartangsel.com
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Nasional4 minggu agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional4 minggu agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Sport4 minggu agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport4 minggu agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027


























